News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Ngamuk! Dedi Mulyadi Bongkar Kinerja Melempem Dispar Subang: Gubernur Aja Dicuekin Apalagi Rakyat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ngamuk kepada Dinas Pariwisata Subang yang dinilai mengabaikan tugasnya. KDM sampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Kab. Subang
Rabu, 8 April 2026 - 18:23 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

 

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi ngamuk kepada Dinas Pariwisata Subang yang dinilai mengabaikan tugasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen itu terjadi pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Subang, pada Senin (6/4/2026). 

Awalnya, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menyinggung soal Suku Sunda yang terikat pada leluhurnya yang disebut karuhun, namun disalah artikan sebagai mistisisme.

Padahal, di negara lain karuhun itu melahirkan konstitusi sehingga di masa depan negaranya tetap terjaga.

Pemikiran tersebut harus diperbaiki dengan menjaga dan merawat Tanah Air mulai dari menjaga kebersihan dan keteraturan. 

Maka pemerintah harus melakukan tindakan atau aksi secara cepat dan tidak bisa terlalu lama didiskusikan.

“Kalau kita membuka ruang terus-terusan lebih banyak diskusinya daripada tindakannya, Anda akan depresi menghadapi berbagai multi kepentingan pada setiap lingkungan,” ungkap Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi di DPRD Subang, pada Senin (6/4/2026).

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

Menurut KDM, Kabupaten Subang telah tumbuh menjadi Kabupaten Pertanian dan Kabupaten Industri. Maka daerah tersebut akan maju jika dapat memadukan kedua aspek tersebut.

Bila telah berhasil maka akan terlihat efeknya pada bidang pariwisata. 

“Saya selalu menyampaikan, Pariwisata adalah efek bukan tujuan. Kalau sawah, sungai, kota, kampung semua di urus. Sungainya jernih, laut bebas sampah, kabel-kabel berseliweran dikubur dibawah tanah, jalan-jalan tertata, lebar, halus. Nggak usah kita promosi,” ujarnya.

“Nggak usah pakai Dinas Pariwisata, nggak usah!” ketus KDM.

Dedi Mulyadi mengatakan tak perlu repot untuk mempromosikan pariwisata. Bila daerah tersebut telah tertata dengan rapi, maka pariwisata akan ramai di media sosial.

Secara otomatis pariwisata Subang akan meningkat tanpa mengeluarkan biaya APBD untuk promosi.

“Cukup posting di media sosial, orang sudah rame. Hari ini banyak vlogger, hari ini banyak aktivis media sosial yang tiap hari kerjaannya adalah menceritakan jalan baik dan menceritakan jalan jelek, menceritakan daerah indah,” jelas Gubernur Jabar itu.

“Semua nggak usah lagi dipromosikan sama kita. Nggak usah pakai biaya APBD. Nanti juga akan datang orang,” sambungnya.

Lantas, orang nomor satu di Jabar itu menegaskan tugas pemerintah cukup mendampingi rakyat. Seperti halnya Dinas Pariwisata dapat mendampingi rakyat mengelola pariwisata yang terbebas dari parkir liar maupun spanduk yang berantakan. 

Dirinya menyinggung kebiasaan dinas teknis yang biasanya tidak akan bergerak kalau tidak ada proyek.

“Dan rata-rata dinas teknis di manapun nggak jalan. Kenapa? Semua orientasinya adalah proyek. Ada proyeknya baru ada kegiatannya. Tidak ada proyeknya, tidak ada kegiatannya,” sindir Dedi Mulyadi.

Kemudian, KDM sempat menghubungi Dinas Pariwisata Kabupaten Subang untuk mengurus Lembur Pakuan.

Namun ia merasa kesal karena tidak ada respons dari Dispar.

“Saya ngurus Lembur Pakuan itu. Berapa kali saya minta Pariwisata Kabupaten Subang untuk ngurus kayak nggak respons, padahal Gubernur yang minta apalagi rakyat,” tegas KDM.

Oleh karena itu, ia kerap meminta kepada aparat untuk bergerak menuntaskan masalah, tidak melalui prosedur supaya cepat selesai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari gini kalau prosedural nggak akan selesai. Saya ingin setiap hari menyelesaikan masalah. Saya setiap hari ada problem yang harus saya selesaikan. Kenapa? Kita ingin mencapai kemajuan,” pungkasnya.

(kmr) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT