News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasihat Tegas Dedi Mulyadi Usai Lihat Guru Bersihkan Ruang Kelas di SMAN 2 Subang: Jangan Takut Dibully Warga

Dedi Mulyadi heran lihat guru bersihkan kelas di SMAN 2 Subang. Ia beri nasihat tegas agar guru tak takut dibully warga dan dorong siswa lebih aktif lagi.
Minggu, 5 April 2026 - 23:27 WIB
Dedi Mulyadi di SMAN 2 Subang
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

 

tvOnenews.com - Aksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik. Dalam inspeksi mendadak (sidak) ke SMAN 2 Subang, ia dibuat heran sekaligus prihatin saat mendapati guru harus turun tangan membersihkan ruang kelas. Situasi ini langsung memicu teguran tegas dari Dedi Mulyadi terkait peran siswa di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sidak yang dilakukan pada 1 April 2026 tersebut berlangsung hampir bersamaan dengan kunjungannya ke SMKN 2 Subang. Dalam kunjungan itu, Dedi Mulyadi menilai kondisi lingkungan sekolah jauh dari standar kelayakan, terutama dari sisi kebersihan dan kerapihan.

Ia menemukan sejumlah masalah, mulai dari pos jaga yang berantakan dengan pakaian tergantung sembarangan hingga furnitur sekolah yang sudah usang dan tidak terawat.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi dan Kepala Sekolah SMAN 2 Subang. (Sumber: YouTube Kang Dedi Mulyadi)

Kondisi tersebut membuatnya menegur pihak sekolah, termasuk kepala sekolah, karena dianggap kurang memperhatikan estetika lingkungan.

Dedi Mulyadi juga menyoroti kebiasaan merapikan hanya bagian depan sekolah, sementara area belakang dibiarkan terbengkalai. 

Menanggapi hal itu, pihak sekolah memberikan penjelasan dan berjanji akan segera melakukan perbaikan.

Meski sempat terlihat marah dan berbicara dengan nada tinggi, Dedi Mulyadi tetap menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki fasilitas pendidikan. 

Ia bahkan memberikan bantuan sebesar Rp20 juta untuk memperbaiki plafon ruang kelas yang sudah tidak layak.

Selain itu, ia juga memberikan jaminan kepada para tenaga pendidik agar tidak ragu dalam mengarahkan siswa untuk terlibat dalam kegiatan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Namun, setelah kembali meninjau kondisi sekolah, Dedi Mulyadi justru menemukan hal yang tidak terduga. 

Ia melihat sejumlah guru membersihkan kelas karena siswa kelas 12 sudah tidak lagi datang ke sekolah setelah menyelesaikan masa pendidikannya.

Melihat kondisi tersebut, ia langsung menyampaikan pandangannya secara tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Enggak, saya gini, aplikasi pendidikan di kita ini mulai lemah ya, Bu ya. Saya lihat siswa itu banyak tapi guru punya keraguan untuk mengambil keputusan. Misalnya urusan kebersihan,” ujar Dedi Mulyadi dalam unggahan YouTube pribadinya pada 5 April 2026.

dedi mulyadi
Guru SMAN 2 Subang Bersihkan Ruang Kelas. (Sumber: YouTube Kang Dedi Mulyadi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT