News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Langsung Ketar-ketir, Aduan Pungli Pajak Kendaraan Rp700 Ribu Ditanggapi Dedi Mulyadi: Tidak Boleh Dipersulit!

Dugaan pungli pajak kendaraan Rp700 ribu di Bandung Barat viral. Dedi Mulyadi gerak cepat menindaklanjuti dan tegaskan pelayanan publik tidak boleh dipersulit.
Sabtu, 4 April 2026 - 21:50 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL

tvOnenews.com - Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam pelayanan publik kembali menjadi sorotan di Jawa Barat.

Kali ini, kasus mencuat dari Kabupaten Bandung Barat setelah sebuah video viral memperlihatkan keluhan warga yang diminta membayar tambahan biaya hingga Rp700 ribu saat hendak membayar pajak kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tersebut langsung mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dengan tegas menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pelayanan publik, khususnya dalam hal pembayaran pajak kendaraan, tidak boleh dipersulit oleh oknum tertentu.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang warga yang mengaku diminta biaya tambahan agar proses pembayaran pajak kendaraannya dapat dilakukan.

Dalam penjelasan yang muncul di video tersebut, biaya tambahan itu disebut sebagai biaya untuk “nembak” KTP pemilik asli kendaraan.

Alasan tersebut muncul karena data kepemilikan kendaraan tidak sesuai dengan identitas pemilik saat ini.

Namun, alih-alih diberikan solusi yang jelas dan sesuai prosedur, warga justru diminta membayar sejumlah uang tambahan yang dinilai memberatkan.

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

Akibatnya, warga tersebut tidak dapat melanjutkan proses pembayaran pajak.

Situasi ini memicu kemarahan publik dan menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi serta integritas pelayanan di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi langsung memberikan pernyataan tegas melalui media sosial pribadinya.

Ia mengapresiasi keberanian masyarakat dalam menyampaikan pengaduan, sekaligus memastikan bahwa laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Saya mengucapkan terima kasih atas pengaduannya dan segera kami tindak lanjuti pengaduan tersebut untuk dilakukan langkah-langkah penanganan yang cepat dan tepat,” ujar Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tidak boleh ada tambahan biaya di luar ketentuan resmi dalam proses pembayaran pajak kendaraan.

Menurutnya, tugas pemerintah adalah mempermudah, bukan mempersulit masyarakat.

“Membayar pajak tidak boleh dipersulit, tidak boleh ada tambahan-tambahan yang memperberat. Karena tugas pemerintah adalah memudahkan orang membayar pajak,” tegasnya.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons luas dari masyarakat.

Banyak warganet yang mengaku pernah mengalami hal serupa, bahkan dengan nominal pungutan yang bervariasi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • Youtube Kang Dedi Mulyadi

Salah satu netizen menyoroti syarat administrasi yang dinilai terlalu rumit, seperti keharusan menyertakan KTP pemilik asli kendaraan.

Ia berpendapat bahwa dokumen seperti STNK dan BPKB seharusnya sudah cukup untuk proses pembayaran pajak.

“Hilangkan persyaratan harus ada KTP pemilik asli, menurut saya STNK dan BPKB sudah memenuhi syarat,” tulisnya.

Komentar lain juga menyebutkan pengalaman serupa dengan pungutan tambahan saat membayar pajak lima tahunan.

Bahkan, ada yang mengaku diminta hingga Rp1 juta untuk proses tertentu.

Fenomena ini menunjukkan bahwa dugaan pungli dalam pelayanan pajak kendaraan bukanlah kasus tunggal.

Hal ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.

Langkah cepat yang diambil oleh Dedi Mulyadi dinilai sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan pelayanan publik yang bersih dan transparan.

Ia juga menegaskan bahwa pajak kendaraan memiliki peran penting dalam pembangunan, terutama untuk infrastruktur jalan.

Oleh karena itu, proses pembayarannya harus dibuat semudah mungkin agar masyarakat tidak enggan untuk memenuhi kewajibannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap pelayanan publik di tingkat lapangan.

Peran masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran menjadi kunci dalam menciptakan sistem yang lebih baik dan bebas dari praktik pungli. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harapan Besar Calvin Verdonk setelah Lihat Kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026, Calon Bintang Besar Timnas Indonesia?

Harapan Besar Calvin Verdonk setelah Lihat Kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026, Calon Bintang Besar Timnas Indonesia?

Penampilan impresif wonderkid Persija Jakarta Dony Tri Pamungkas di ajang FIFA Series 2026 rupanya tak hanya mencuri perhatian suporter, tapi juga rekan setim-
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 7 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak peluang dan strategi finansialmu.
Gugat SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, SMK IDN Bogor: Harusnya Ada Pembinaan, Bukan Langsung Cabut Izin

Gugat SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, SMK IDN Bogor: Harusnya Ada Pembinaan, Bukan Langsung Cabut Izin

Kasus permasalaha pencabutan izin operasional SMK IDN Bogor oleh SK Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memasuki babak baru. Pihak sekolah resmi menggugat SK itu.
Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Dalam laga yang turut menyeret nama bek sekaligus kapten Timnas Indonesia Jay Idzes itu, terjadi drama mewarnai kemenangan tipis Sassuolo atas Cagliari pada ...
Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang rezeki dan tantangan finansial besok.
Mengejutkan! Gattuso Tolak Pesangon Usai Mundur dari Timnas Italia

Mengejutkan! Gattuso Tolak Pesangon Usai Mundur dari Timnas Italia

Sikap terpuji ditunjukkan Gennaro Gattuso usai mengakhiri masa jabatannya bersama Timnas Italia. Laporan dari Italia menyebutkan bahwa Gattuso memilih untuk tidak menuntut pesangon demi memastikan staf pelatihnya mendapatkan kompensasi yang layak.

Trending

Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Dalam laga yang turut menyeret nama bek sekaligus kapten Timnas Indonesia Jay Idzes itu, terjadi drama mewarnai kemenangan tipis Sassuolo atas Cagliari pada ...
Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang rezeki dan tantangan finansial besok.
Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT