Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
tvOnenews.com - Langkah cepat yang ditunjukkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, aksinya dalam merespons isu kesejahteraan satwa di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo menuai banyak apresiasi, terutama setelah dirinya diajak berdiskusi oleh aktivis lingkungan sekaligus musisi, Melanie Subono.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi sempat mengunjungi Bandung Zoo dan melihat langsung kondisi satwa di sana.
Dalam kunjungannya, ia memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan hewan, termasuk seekor gajah Sumatera betina yang terlihat hidup sendirian tanpa pasangan.
Kondisi tersebut membuatnya prihatin. Ia pun mencari tahu lebih lanjut dan mendapati bahwa gajah tersebut sudah lama tidak memiliki pasangan karena tidak adanya gajah jantan di lokasi.
Situasi ini dinilai tidak ideal, mengingat kebutuhan sosial hewan tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian, Dedi Mulyadi langsung berinisiatif untuk mendatangkan gajah pejantan dari Sumatera.
Ia bahkan tanpa ragu menghubungi pihak terkait, termasuk Kementerian Kehutanan untuk membahas izin serta kemungkinan realisasi rencana tersebut.
Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa KDM tersebut juga menawarkan diri untuk menanggung biaya yang dibutuhkan.
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
Namun, rencana tersebut mendapat tanggapan dari Melanie Subono.
Melalui media sosial, ia memberikan sudut pandang berbeda terkait solusi yang ditawarkan.
Menurut Melanie Subono, menambah satwa baru bukanlah solusi utama jika kondisi habitat dan pengelolaan di kebun binatang belum optimal.
Ia justru menyarankan agar dana yang ada dialokasikan untuk memperbaiki kualitas hidup seluruh satwa di Bandung Zoo.
Ia juga menyinggung pentingnya fokus pada perbaikan sistem, termasuk pakan, kesehatan, serta pengelolaan kandang.
Bahkan, ia mengusulkan agar gajah yang ada dikembalikan ke habitat yang lebih sesuai seperti kawasan konservasi, jika memang diperlukan pasangan.
Menariknya, respons Dedi Mulyadi terhadap masukan tersebut terbilang sangat cepat.
Tanpa melalui perantara staf, ia langsung menghubungi Melanie Subono secara pribadi untuk membahas lebih lanjut solusi terbaik.
Melalui unggahan di media sosialnya, Melanie Subono mengungkapkan rasa apresiasinya atas respons tersebut.
Ia mengaku dihubungi langsung oleh Dedi Mulyadi dan diajak untuk bertemu serta berdiskusi langsung di lokasi.
“Langsung sama saya saja, tidak usah lewat staf. Kita ketemu di lokasi dan ngobrol di sana,” tulis Melanie Subono menirukan pernyataan Kang Dedi.
Sikap terbuka dan responsif ini pun langsung menuai pujian dari publik.
Banyak netizen menilai bahwa langkah yang diambil oleh Dedi Mulyadi menunjukkan kepemimpinan yang peduli dan cepat tanggap terhadap isu penting.
Beberapa komentar bahkan menyebut bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan satwa menjadi salah satu keunggulan dari sosoknya.
Tidak sedikit pula yang mengapresiasi keberaniannya untuk berdialog langsung tanpa birokrasi yang berbelit.
“KDM kalau urusan hutan dan hewan juaranya,” tulis salah satu netizen.
“Itulah KDM bapak aing, selalu merespons yang urgent demi kebaikan Bandung Zoo,” tulis lainnya.
Isu kesejahteraan satwa di kebun binatang memang menjadi perhatian serius, terutama setelah sebelumnya muncul kabar terkait kematian dua ekor anak Harimau Sumatera akibat masalah kesehatan.
Hal ini semakin memperkuat urgensi perbaikan sistem pengelolaan di Bandung Zoo.
Langkah Dedi Mulyadi yang terbuka terhadap masukan publik dan langsung mengambil tindakan dinilai sebagai pendekatan yang progresif.
Dengan adanya dialog antara pemerintah dan aktivis seperti Melanie Subono, diharapkan solusi yang dihasilkan dapat lebih komprehensif dan berkelanjutan. (adk)
Load more