News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merobohkan bangunan bengkel tambal ban kumuh di jalur Pantura Lama, Cirebon. Pemilik, Yeyep senang diganti yang baru.
Jumat, 3 April 2026 - 23:07 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) melihat barang dagangan milik Yeyep di sebuah bengkel ban dan las yang kumuh di pinggir jalur Pantura Lama, Cirebon
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Mantan Bupati Purwakarta ini bertanya terkait hasil jasa tambal ban dan las. Yeyep menuturkan, kadang-kadang pendapatan dihasilkan dari kedua jasa ini hanya sebesar Rp100 ribu.

"Kalau lagi ramai?," tanya KDM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biasanya mentok Rp150 ribu, Pak," jawab Yeyep.

Meski begitu, Yeyep mengaku pendapatan biasa dihasilkan olehnya tak mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Ia bahkan berbicara kepada KDM bahwa dirinya mengalami kendala harga sewa bangunan.

Harga sewa bangunan untuk tempat mencari nafkahnya dinilai sangat berat. Meski sudah kumuh dan tidak layak, ia merogoh gocek sebesar Rp10 juta per tahun hanya keperluan sewa lahan.

Kata Yeyep, penghasilan per harinya tidak menentu. Ia mengaku uang dari hasil mengais rezeki sehari harus ditabung untuk kebutuhan biaya sewa bangunan kumuh tersebut.

Dari penghasilan per hari, Yeyep juga harus tetap memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Ia pun merasa pendapatannya selalu kekurangan demi memenuhi kedua aspek tersebut.

KDM justru melontarkan kekagumannya. Ia melihat ada kreativitas diciptakan Yeyep karena rela memungut ban-ban bekas di jalan untuk kembali diukir agar terlihat baru.

Gubernur Jabar itu kemudian tertampar dengan pengakuan Yeyep. Di balik jalan yang sudah mulus, ternyata sangat mempengaruhi pendapatan tukang tambal dan las di pinggir jalan.

Yeyep mengaku pendapatannya menurun drastis sejak jalur Pantura Lama di sekitar Cirebon diperbaiki oleh KDM melalui Pemprov Jabar.

"Kalau jalan rusak, pendapatan biasanya lebih karena banyak yang menambal (ban)," jelas Yeyep.

KDM melihat di balik kemajuan infrastruktur, masih banyak kehidupan rakyat kecil yang mengalami kesusahan.

KDM pun memberikan solusi menarik terhadap Yeyep. Ia menginginkan bengkel tersebut menjadi saung yang bersih dan tertata rapi.

Alih-alih kecewa, Yeyep justru bahagia. Ia tampak senang karena tempat usahanya dibongkar agar menjadi bangunan baru.

"Bongkar dulu sama Bapak. Ini mau saya bikin saung. Yang bagus, pakai injuk, pakai saung kayak pangkalan ojek, mau nggak Bapak?," kata KDM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mau Bapak," sahut Yeyep dengan bahagia.

KDM mengingatkan Yeyep. Meski bangunan itu akan disulap menjadi saung yang baru, tukang bengkel tersebut harus selalu menjaga kebersihan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT