Siswa SMK di Bandung Berbondong-bondong Ucapkan Terima Kasih kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Ada Apa?
- Kolase tangkapan layar YouTube Lembur Pakuan Channel & iStockPhoto/Mangkelin
Ia menginginkan proses pendidikannya lancar. Dalam hal ini, beasiswa tersebut bisa memberikan kebahagiaan untuk keluarga.
"Selama ini saya selalu menahan diri untuk tidak membeli alat tulis baru karena harus mendahulukan kebutuhan yang lebih mendesak. Melihat binar lega di mata orang tua saya karena biaya sekolah berkurang adalah kebahagiaan luar biasa," bebernya.
Senada dengan Fadiya, Aira, dan Melati, Nurri Tiara Kirani menganggap beasiswa yang diterima olehnya meringankan perekonomian keluarga. Ia bersyukur bisa membeli kebutuhan sekolah dari uang program ini.
Lailla memberikan ungkapan yang berbeda. Beasiswa diterima olehnya membuat semangatnya semakin menyala untuk belajar di sekolah.
Kemudian, Lailla mengatakan, beasiswa ini menumbuhkan motivasinya agar bisa meningkatkan prestasi selama mengenyam pendidikan di sekolah.
Akbar Miftah Ash-Shiddieq merasakan hal serupa. Ia menyebut Beasiswa Pancawaluya membuat orang tuanya bahagia karena tidak begitu berat mengeluarkan uang demi pendidikan anaknya.
"Kebetulan, yang bekerja di rumah hanya ibu," katanya.
Akbar Miftah tidak ingin program ini hanya dirasakan oleh dirinya sendiri. Ia berharap siswa di Jabar juga merasakan serupa.
"Saya harap program ini bisa terus berjalan lancar akrena di luar sana masih banyak orang tua yang belum mampu memenuhi kebutuhan sekolah anaknya," harapnya.
Siswa terakhir, Dendi Nurahman mengaku dirinya langsung berterima kasih kepada KDM. Menurutnya, kebijakan ini sangat bermanfaat.
"Terima kasih Pak Gubernur atas bantuan beasiswanya. Semoga, Bapak Gubernur sehat selalu dan Allah senantiasa memperlancar rezekinya," tukasnya.
Diketahui, KDM membuka Beasiswa Personal Pancawaluya sejak 2025 lalu. Gagasan pendidikan ini sebagai sebuah upaya pendekatan baru dalam dunia pendidikan di Jabar.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar memberikan uang tunai sebesar Rp3,6 juta/tahun untuk per siswa. Bantuan pendidikan ini diharapkan dapat membantu keperluan sekolah hingga memberikan jaminan kesetaraan akses pendidikan bagi siswa kurang mampu.
Sebanyak 9.401 siswa SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Jabar memperoleh Beasiswa Personal Pancawaluya. Program ini sudah ditentukan melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 422.5/Kep.777-Disdik/2025.
Load more