News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Rabu, 1 April 2026 - 04:34 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

tvOnenews.com - Kabar gembira datang untuk Jawa Barat. Gubernur Dedi Mulyadi meminta warga untuk bersiap menyambut program renovasi rumah dalam skala besar. Tak tanggung-tanggung, puluhan ribu rumah tidak layak huni akan segera diperbaiki dalam waktu dekat.

Program ini menjadi angin segar bagi masyarakat kecil, khususnya mereka yang selama ini kesulitan mendapatkan akses bantuan perumahan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi menegaskan, kali ini sistemnya dibuat lebih terbuka agar bisa dijangkau langsung oleh warga tanpa harus memiliki akses politik atau kedekatan dengan pemerintah.

Dalam unggahan Instagram terbarunya, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). 

Ia bahkan turun langsung membahas rencana ini bersama Menteri PKP, Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Menteri Ara.

Dedi Mulyadi mengatakan, “Ini kita lagi sama Pak Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, PKP. Jadi ada dua hal penting jadi pembicaraan saat ini.”

Ia menjelaskan, program ini akan dimulai dari Jawa Barat sebagai percontohan nasional. Selama ini, menurutnya, banyak warga yang kesulitan mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni karena keterbatasan akses.

“Yang pertama, ini kita mulai dari Jawa Barat, Kementerian PKP bekerja sama dengan Pemprov Jabar. Selama ini kan akses untuk mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni itu sulit kalau tidak punya akses ke pemerintah, nah kemudian tidak punya akses politik. Nah sekarang ini di Jawa Barat dulu akan mempelopori dengan Pak Menteri adalah warga bisa mengakses langsung melalui perorangan mendaftarkan rumah tidak layak huni, untuk menjadi bagian dari rencana pembangunan perumahan, betul enggak Pak Menteri?” ujar Dedi Mulyadi.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Ara memberikan dukungan penuh terhadap terobosan yang diinisiasi Dedi Mulyadi.

“Itu terobosan yang luar biasa, memberikan akses kepada rakyat seluas-luasnya, selama mengikuti aturan,” kata Menteri Ara.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menjelaskan syarat utama bagi warga yang ingin mendapatkan bantuan renovasi rumah. Ia menekankan bahwa program ini ditujukan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Jadi intinya mah, satu, rumahnya itu ada dan dimiliki orang tidak punya.”

“Kedua, tanahnya tidak bermasalah lah bahasanya. Enggak punya alasan artinya tanah milik sendiri, bukan milik kebun orang lain.”

Tak hanya itu, untuk mempermudah proses pendaftaran, pemerintah juga tengah menyiapkan sebuah aplikasi khusus yang bisa diakses langsung oleh masyarakat.

“Sebentar lagi ada aplikasinya akan kita siapkan, kerja sama Pemprov Jabar dengan Kementerian PKP,” jelasnya.

Program ini dipastikan akan segera berjalan dalam waktu dekat. Menteri Ara bahkan menyebut pelaksanaannya bisa dimulai pada April mendatang.

“Ada puluhan ribu rumah di Jawa Barat yang akan direnovasi, dalam waktu yang enggak lama lagi, mulai April kita sudah bisa mulai. Karena menggerakkan ekonomi, karena satu rumah yang direnovasi itu pekerjanya minimal tiga orang, jadi membuka lapangan pekerjaan baru, warung juga akan menjadi ramai, toko material juga rame, sopir truk juga,” ungkap Menteri Ara.

Program renovasi rumah ini tidak hanya berdampak pada perbaikan hunian warga, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah. 

Dengan banyaknya proyek renovasi, berbagai sektor usaha kecil hingga tenaga kerja lokal diprediksi akan ikut terdampak positif.

Menutup pernyataannya, Dedi Mulyadi menyampaikan pesan yang menyentuh sekaligus penuh harapan bagi masyarakat Jawa Barat.

“Pokoknya rumah yang roboh akan kita bangun, hati yang rapuh akan kita sembuhkan.”

Program ini pun menjadi bukti nyata komitmen Dedi Mulyadi dalam menghadirkan kebijakan yang tidak hanya menyentuh aspek pembangunan fisik, tetapi juga kesejahteraan sosial masyarakat Jawa Barat secara luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT