News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MUI Tiba-tiba Beri Kartu Kuning untuk Anwar Sanjaya, Minta sang Presenter Dapat Sanksi Tegas, Ada Apa?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti presenter Anwar Sanjaya (Anwar BAB). MUI desak KPI sanksi tegas imbas ada dugaan kekerasan dan erotis ke Kiky Saputri.
Jumat, 20 Maret 2026 - 02:24 WIB
Presenter Anwar Sanjaya alias Anwar BAB
Sumber :
  • Instagram/@anwar_bab

Namun saat menit ke 8:56, Anwar beraksi melakukan gerakan joget dengan menggoyangkan bokongnya sambil ngebor. Saat itu sang  presenter berjoget sambil turun naik.

Kemudian, MUI menyoroti gerakan goyangan serupa dilakukan Anwar dalam program ditayangkan pada 2 Maret 2026 di menit ke 3:14 dan 3:16.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Rida, goyangan itu sangat tidak relevan saat dijadikan bahan candaan secara berlebihan. Lalu pada tanggal yang sama saat di menit ke 7:15, Anwar dinilai melakukan kekerasan fisik.

Mewakili MUI, ia sangat menyayangkan saat Anwar melakukan piting. Aksi tersebut membuat Kiky terjatuh.

"Tidak hanya pada temuan pemantauan tahap kedua, kami jugua menemukan bahwa, Anwar Sanjaya terindikasi melakukan pelanggaran ketika kami memantau di tahap pertama," terangnya.

Ia tidak habis pikir alasan presenter itu melakukan tindakannya secara berlebihan. Menurutnya, sosok publik figur yang tampil dalam ruang publik memberikan contoh yang baik.

"Tentu indikasi pelanggaran tersebut tidak patut dilakukan siapapun, terutama puublik figur seperti Anwar Sanjaya," katanya.

Ia menjelaskan alasan MUI melakukan pemantauan siaran Ramadhan terhadap Anwar saat di tahap pertama pada 18-28 Februari 2026.

Di tengah-tengah periode tersebut, kata dia, Tim Pemantau Siaran Ramadhan MUI menemukan adanya dugaan pelanggaran dari Anwar.

Ia menjelaskan, tim pemantau dari MUI menduga Anwar melanggar dalam bentuk kekerasan fisik, kekerasan verbal, body shaming hingga erotis.

Saat tampil pada 19 Februari 2026, di menit ke 2:06, Anwar diduga mengajak Kiky mengandung unsur body shaming. Sang presenter saat itu mengatakan, "Maaf ye, ini kayak ulekan puyer."

"Tanggal 20 Februari 2026 di menit ke 1:43, Nasar menambahkan ejekan buat Kiki 'Enggak mungkin anaknya cantik, emaknya aja kayak biji ketumbar'," tutur Rida sambil mencontohkan adanya dugaan pelanggaran kekerasan verbal kepada Kiky Saputri.

Ia menambahkan, MUI menyoroti adegan Anwar saat tampil pada 20 Februari 2026. Kala itu sang presenter memperagakan goyangan serupa yang dinilai terasosiasi pada gerakan erotis laki-laki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian pada tanggal 19 Februari 2026 di menit ke 2:56-2:57, Anwar melakukan adegan tidak pantas membuka celananya," tukasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari yang bersangkutan untuk menyikapi peringatan itu. Namun, Anwar mengunggah tulisan dari postingan Instagram lain bermakna permintaan maaf menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT