News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

​​​​​​​Mertua Vina Cirebon datang jauh dari Tiongkok menemui Dedi Mulyadi untuk klarifikasi kasus viral. Mereka mengungkap kekecewaan hingga fakta mengejutkan.
Selasa, 17 Maret 2026 - 03:25 WIB
Mantan Mertua Vina Cirebon dan Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi

tvOnenews.com - Kasus yang sempat viral terkait Vina, perempuan asal Desa Gombang, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, mantan mertua Vina dari Tiongkok datang langsung ke rumah Dedi Mulyadi untuk memberikan klarifikasi sekaligus mengungkap hal mengejutkan terkait peristiwa yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Seperti diketahui, sebelumnya Vina (26) sempat viral setelah mengunggah video permohonan pertolongan melalui Instagram. Dalam video tersebut, ia mengaku menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus “pengantin pesanan” di China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vina juga mengaku disekap, paspornya ditahan, serta mengalami kekerasan fisik dan dipaksa melayani suami yang diduga memiliki kondisi khusus.

dedi mulyadi
Mantan Mertua Vina Cirebon saat Bertemu Dedi Mulyadi. (Sumber: YouTube Dedi Mulyadi)

Dalam kondisi tersebut, Vina meminta bantuan kepada tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar dapat dipulangkan ke Indonesia. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil setelah pemerintah membantu proses kepulangan Vina ke Tanah Air.

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon turut membantu proses penjemputan Vina di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (6/3/2026).

Namun setelah Vina kembali ke Indonesia, muncul fakta baru yang mengejutkan. Mantan ayah dan ibu mertua Vina dari Tiongkok datang jauh-jauh ke Indonesia untuk menemui Dedi Mulyadi dan memberikan penjelasan terkait kabar yang viral tersebut.

Pertemuan itu terlihat dalam unggahan Instagram dan YouTube pribadi Dedi Mulyadi pada 16 Maret 2026. Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi menanyakan maksud kedatangan mereka.

“Jadi ibu, waktu itu kan sudah dijelasin sama ibu, masalah apalagi sekarang?” tanya Dedi Mulyadi.

Susi yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah untuk mengklarifikasi kabar yang sempat viral.

“Mau klarifikasi yang kemarin, kan orangnya juga udah pulang kan. Apa yang ingin ibu sampaikan?” lanjut Dedi Mulyadi.

Susi kemudian menyampaikan bahwa berita mengenai Vina juga viral di China sehingga membuat keluarga suami merasa perlu datang langsung ke Indonesia.

Dedi Mulyadi kemudian menegaskan bahwa dirinya hanya membantu memfasilitasi kepulangan warga yang membutuhkan bantuan.

“Kalau saya kan tugas saya itu memfasilitasi kalau memang ada orang pulang dan setiap orang berhak menjelaskan berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya. Kan gitu loh. Tugas saya kan itu aja. Saya kan bukan penyidik. Gimana ceritanya?” kata Dedi Mulyadi.

Dalam pertemuan tersebut, Susi juga menjelaskan bahwa pria yang datang bersamanya adalah mantan ayah mertua Vina. Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi tampak terkejut.

“Vina kan punya suami ya orang China. Nah ini mertuanya Vina. Sengaja dari China ke sini?” tanya Dedi Mulyadi.

“Sengaja,” jawab Susi, sementara mantan ayah mertua Vina mengangguk.

Dedi Mulyadi kemudian menanyakan sudah berapa lama mereka berada di Indonesia.

“Sudah berapa hari China ke sini juga?” tanyanya.

Pertanyaan itu dijawab oleh mantan ayah mertua Vina dalam bahasa China yang kemudian diterjemahkan oleh istrinya.

“Udah dari tanggal 6,” ujar mantan ibu mertua Vina menerjemahkan ucapan suaminya.

Dalam pertemuan itu, mantan ayah mertua Vina juga menunjukkan sebuah video yang berkaitan dengan unggahan Vina yang viral di media sosial. Ia mengaku merasa kecewa dengan video tersebut.

“Dia kan ngomong waktu di YouTube itu ya. Waktu awal dia speak up di HP dia kemudian disebar. Bukan di saya,” jelas Dedi Mulyadi.

Mantan ibu mertua Vina kemudian menyampaikan penjelasan dari suaminya.

“Kan dia ngejelasin katanya dia tuh sakit gigi waktu ini, terus tiap malam enggak bisa tidur, enggak tahu karena apa. Enggak tidur terus nangis-nangis gitu. Jadi dia bikin alibi karena katanya dia dipukul atau gimana gitu, padahal enggak,” ujar mantan ibu mertua Vina.

Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa saat dirinya menanyakan langsung mengenai dugaan kekerasan, Vina tidak memberikan penjelasan rinci.

“Tapi ketika saya tanya ‘kamu dipukul apa?’ ya enggak mau ngomong juga. Saya di… oh kalau enggak nurut saya dipukul. Tapi dipukulnya gimana? Ah sudah rahasia saya, kan begitu,” kata Dedi Mulyadi.

Mendengar penjelasan tersebut, mantan ibu mertua Vina memberikan tanggapan.

“Berarti kan enggak, Pak,” ujarnya.

“Iya, kan udah selesai masalahnya orang sudah pulang,” jawab Dedi Mulyadi.

Meski demikian, pihak keluarga mengaku tetap merasa sedikit kecewa atas kejadian yang sempat viral tersebut.

“Cuma agak-agak sedikit kecewa gitu,” kata mantan ibu mertua Vina.

Dalam percakapan itu juga terungkap hal lain yang cukup mengejutkan. Dedi Mulyadi menyebut bahwa keluarga suami sebelumnya telah memberikan uang sebesar Rp100 juta sebagai mahar pernikahan.

“Itu kakaknya yang di Cirebon. Kan dapat uang Rp100 juta nih dari sini. Dapat uang kan Rp100 juta kan. Nah, uang Rp100 juta buat mahar kan. Nah kemudian uangnya itu dipakai sama kakaknya. Bertengkar sama kakaknya di handphone, di video,” ungkap Dedi Mulyadi.

Penjelasan tersebut kembali diperkuat oleh mantan ibu mertua Vina.

“Dia nangis karena uangnya itu dimakan sama kakaknya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa mantan ayah mertua Vina sempat bertanya kepada Vina mengenai alasan dirinya menangis.

“Terus dia tanya, ‘Kenapa kamu nangis-nangis terus?’ katanya kayak gitu perihal itu,” lanjutnya.

Di akhir percakapan, Dedi Mulyadi menyampaikan pandangannya terkait peristiwa tersebut. Menurutnya, dari sudut pandang keluarga suami, mereka datang ke Indonesia untuk mencari jodoh bagi anaknya.

“Kan kalau dari sisi kewajiban ya kan ini ke Indonesia cari jodoh. Iya kan? Cari jodoh buat anaknya. Kemudian ketemulah mungkin dengan bosnya Bu Susi. Kemudian bertemu Vina lah yang menjadi orang yang diperkenalkan dengan anaknya. Kemudian dinikahkan di sana, kemudian dia merasa tidak betah segala macam sikap dikembalikan kan gitu loh. Kan tidak TPPO kalau itu,” ujar Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan tersebut pun kembali menarik perhatian publik karena menghadirkan sudut pandang lain dalam kasus yang sebelumnya viral di media sosial.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT