Ustaz Solmed Angkat Bicara Usai Namanya Terseret Kasus Ustaz SAM: Fitnah, Biar Urusan Ini di Akhirat
- YouTube/drRichardLee
tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang pendakwah berinisial SAM tengah menjadi sorotan publik.
Kasus tersebut bahkan telah dilaporkan secara resmi ke Bareskrim Polri oleh para korban melalui kuasa hukum mereka.
Di tengah ramainya pemberitaan, nama pendakwah Ustaz Solmed ikut terseret karena banyak warganet menduga bahwa sosok yang dimaksud dengan inisial SAM adalah dirinya.
Menanggapi hal tersebut, suami dari April Jasmine itu akhirnya memberikan klarifikasi secara langsung melalui media sosial.
Mulanya, kasus ini mencuat setelah seorang pendakwah berinisial SAM dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah santri.
Laporan tersebut disampaikan oleh para korban melalui kuasa hukum mereka kepada pihak kepolisian.
Kuasa hukum korban, Benny Jehadu, menjelaskan bahwa terlapor merupakan sosok yang cukup dikenal publik.
Ia disebut sering tampil dalam program televisi sebagai juri dalam acara hafiz Al-Qur’an di salah satu stasiun TV swasta.
“Terlapor ini inisialnya SAM, beliau ini sering mengisi salah satu acara di TV swasta,” ujar Benny Jehadu.
Benny juga mendesak pihak kepolisian untuk segera mengambil langkah tegas terhadap terlapor.
Menurutnya, laporan yang diajukan sudah memasuki tahap penyidikan karena penyidik dinilai telah mengantongi sejumlah bukti.
“Tentu kami secara tegas terkait laporan kami adalah harapan kami kepada teman-teman penyidik untuk segera panggil terhadap terlapor ya, lalu segera ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Benny.
Dalam proses pelaporan tersebut, pihak kuasa hukum korban juga menyerahkan sejumlah barang bukti kepada penyidik.
Bukti yang dimaksud antara lain berupa jejak digital percakapan serta rekaman video yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Kuasa hukum korban lainnya, Wati Trisnawati, menjelaskan bahwa salah satu video yang diserahkan berkaitan dengan peristiwa tabayyun yang pernah dilakukan sebelumnya.
“Bukti yang diserahkan kita tadi ke penyidik, bukti chat ya, terus video, dan ada beberapa bukti yang lain juga. Kalau video itu ada kayak semacam pada saat itu ada tabayyun, jadi ada permohonan maaf dari si pelaku ini kepada tokoh-tokoh ulama,” jelas Wati.
Menurut kuasa hukum, para korban mengalami trauma psikologis yang cukup mendalam akibat kejadian tersebut.
Mereka terdiri dari beberapa orang dengan latar usia yang berbeda.
“Korban untuk klien kami ada lima orang. Ini kasusnya pelecehan seksual terhadap bukan anak perempuan, laki-laki, sesama jenis. Di bawah umur itu ada, yang dewasa juga ada,” terang Benny Jehadu.
Dugaan tindakan asusila ini disebut telah berlangsung cukup lama, bahkan terjadi dalam rentang waktu beberapa tahun.
Pihak kuasa hukum menyebut bahwa kejadian tersebut diduga terjadi sejak tahun 2017 hingga 2025 dengan lokasi kejadian yang berbeda-beda.
“Paling untuk waktunya sekitar tahun 2017. Ada yang 2017, 2018, sampai ada yang 2025. Tapi waktunya berbeda-beda,” kata Wati Trisnawati.
Setelah kabar ini beredar luas, sebagian warganet mulai menebak-nebak sosok pendakwah yang dimaksud dengan inisial SAM.
Salah satu nama yang sempat disinggung adalah Ustaz Soleh Mahmud atau yang lebih dikenal sebagai Ustaz Solmed.
Tidak ingin isu tersebut semakin berkembang, Ustaz Solmed akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat, (13/3/26).
Dalam unggahan tersebut, pendakwah yang memiliki nama lengkap Saleh Mahmud Munawir itu menegaskan bahwa dirinya bukan sosok yang dimaksud dengan inisial SAM.
“INFO PENTING. Lagi rame nih soal inisial SAM. Nama saya itu = Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau mau pakai inisial ya SMM bukan SAM. Kok bisa-bisanya sih pada nyasar ke IG saya?” tulisnya.
Ia juga menanggapi dengan santai komentar warganet yang memenuhi kolom komentarnya. Beberapa di antaranya bahkan menuliskan pesan bercanda seperti “titip sendal” dan “titip jeruk”.
Meski demikian, Ustaz Solmed tetap menegaskan bahwa tuduhan yang diarahkan kepadanya tidak benar dan merupakan fitnah.
“Ya udah, gini aja deh, yang udah pada nitip sendal dan jeruk di akun IG saya, plus sudah ikut memfitnah dan buruk sangka ke saya, biar urusan ini di akhirat tidak berkepanjangan,” tulisnya.
Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah berinisial SAM sendiri saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. (adk)
Load more