GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Top 5 Artikel Sepekan: Respons Natalius Pigai Soal MBG, Polemik Paspor WNA Anak Dwi Sasetyaningtyas, Striker Belgia Siap Bela Timnas Indonesia

Berikut ini top 5 artikel di tvOnenews.com dalam satu pekan terakhir. Mulai dari respons Natalius Pigai soal MBG, kontroversi penerima LPDP Dwi Sasetyaningtyas.
Minggu, 1 Maret 2026 - 11:03 WIB
Menteri HAM Natalius Pigai
Sumber :
  • Kementerian HAM

tvOnenews.com - Inilah deretan artikel paling populer di website tvOnenews.com dalam satu pekan terakhir dari tanggal 22 Februari sampai 28 Februari 2026.

Mulai dari respons Natalius Pigai saat Ketua BEM UGM laporkan MBG ke UNICEF, polemik paspor WNA anak Dwi Sasetyaningtyas sampai striker Belgia siap bela Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Menteri HAM RI, Natalius Pigai
Menteri HAM RI, Natalius Pigai
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Menteri HAM RI Natalius Pigai merespons sikap BEM UGM yang mengirimkan surat terbuka kepada UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund).

Surat yang dikirimkan pada 6 Februari 2026 ini merupakan respons atas tragedi meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur yang diduga mengakhiri hidup karena tak mampu membeli alat tulis seharga kurang dari Rp10 ribu.

Melalui Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, mereka mendesak agar UNICEF mengentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah Indonesia.

Merespons hal itu, Natalius Pigai menegaskan bahwa siapa pun yang ingin menghapus program MBG tersebut berarti melawan prinsip HAM. 

“Makan bergizi gratis adalah permintaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Untuk pendidikan bagi orang kecil, anak-anak kecil. Kesehatan bagi anak-anak kecil. Makanan yang bergizi bagi anak-anak kecil adalah sesuai dengan apresiasi dan permintaan dan harapan dari UNICEF. Ya, harapan dari UNICEF,” kata Pigai, Jumat (20/2/2026).  

Baca Selengkapnya: Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

 

2. Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal 

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri agenda peringatan HUT Ke-53 KSPSI di PT Victory Chingluh Indonesia, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (16/2).
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri agenda peringatan HUT Ke-53 KSPSI di PT Victory Chingluh Indonesia, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (16/2).
Sumber :
  • Antara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa tidak ada pandang buluh terkait kasus tindak pidana pencucian uang setelah dilakukan penggeledehan oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak, Kamis (19/2/2025). 

Kasus ini merupakan hasil pengembangan perkara tambang emas ilegal di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2019-2022 yang telah diputus Pengadilan Negeri Pontianak. 

Menurut dia, penggeledahan yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari proses penyidikan yang dilaksanakan Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri terkait perkara tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal tindak pidana secara bersama-sama menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan atau pemurnian, penjualan emas yang berasal dari pertambangan tanpa izin.

“Jadi intinya kita meminta Bareskrim menelusuri dan menindak tegas siapapun yang terlibat,” jelas Jenderal Listyo Sigit kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya: Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

 

3. Sikapi Polemik Paspor Anak WNA Inggris, Bobon Santoso Sesalkan Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP: Kami Bangga sebagai WNI 

Bobon Santoso soroti kontroversi Dwi Sasetyaningtyas
Bobon Santoso soroti kontroversi Dwi Sasetyaningtyas
Sumber :
  • Kolase Instagram/@bobonsantoso/@sasetyaningtyas

Konten kreator Bobon Santoso menyikapi kontroversi ucapan dari diaspora Dwi Sasetyaningtyas yang mengatakan bangga paspor anaknya menjadi warga negara asing (WNA) Inggris. 

Tyas merupakan WNI yang mengenyam pendidikan di Delft University of Technology, Belanda jurusan Sustainable Energy Technology melalui beasiswa LPDP.

“Aku tahu dunia terlihat nggak adil, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,“ kata Dwi Sasetyaningtyas.

Dengar pernyataan Dwi Sasetyaningtyas, Bobon Santoso langsung memberikan sindiran telak. Menurutnya, dia bangga dengan status Warga Negara Indonesia (WNI) meski dirinya keturunan Tionghoa.

“Kami bangga terlahir sebagai WNI,” tulis Bobon Santoso dalam Instagram pribadinya, Minggu (22/2/2026).

Baca Selengkapnya: Sikapi Polemik Paspor Anak WNA Inggris, Bobon Santoso Sesalkan Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP: Kami Bangga sebagai WNI!

 

4. Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Terlanjur Pamer Anak WNA, Kemenkum: Anaknya Masih WNI, Tak Bisa Asal Pindah

Dwi Sasetyaningtyas bagikan kebahagiaannya lantaran anak-anaknya resmi menjadi Warga Negara Asing.
Dwi Sasetyaningtyas bagikan kebahagiaannya lantaran anak-anaknya resmi menjadi Warga Negara Asing.
Sumber :
  • Istimewa

Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum (Kemenkum) memastikan anak alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas, masih berstatus sebagai warga negara Indonesia (WNI). 

Widodo, selaku Dirjen AHU Kemenkum merujuk pada status Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Irwantoro yang sampai sekarang masih berstatus WNI. 

“Sampai saat ini, kedua orang tua ini (Dwi Sasetyaningtyas dan Arya Irwantoro) adalah warga negara Indonesia. Kalau dua warga negara Indonesia memiliki keturunan, tentu anaknya adalah anak Indonesia gitu,” jelas Widodo di kanal YouTube Ditjen AHU Kemenkum, Jumat (27/2/2026). 

Mengacu pada status Indonesia yang menganut prinsip kewarganegaraan tunggal pada garis keturunan, maka anak yang dilahirkan secara hukum mengikuti kewarganegaraan orang tuanya.

“Jika kemudian yang bersangkutan, baik ibu bapaknya adalah WNI, maka anaknya seharusnya secara umum berkewarganegaraan Indonesia, melekat di dalamnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan,“ paparnya.

Baca Selengkapnya: Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Terlanjur Pamer Anak WNA, Kemenkum: Anaknya Masih WNI, Tak Bisa Asal Pindah

 

5. Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp43 Miliar Berdarah Jogja

Robin Mirisola dan Ole Romeny, striker berdarah Indonesia
Robin Mirisola dan Ole Romeny, striker berdarah Indonesia
Sumber :
  • Instagram @robin.mirisola - Instagram @oleromeny

Penampilan Ole Romeny di klubnya Oxford United menuai sorotan karena dia belum catatkan gol ataupun assist dalam 14 laga berturut-turut.

Bahkan dalam laga terakhirnya bersama Oxford United, Minggu (22/2), Ole Romeny yang masuk sebagai pemain pengganti hanya mendapat rating 5,9 dari situs FotMob.

Karena hal inilah, Timnas Indonesia dituntut mencari striker baru yang lebih tajam. Nama pemain muda Belgia keturunan Jogja Robin Mirisola jadi sorotan.

Saat ini, Robin Mirisola telah promosi ke tim utama klub papan atas Belgia KRC Genk dan mengoleksi enam gol dan lima assist dari 16 laga musim lalu saat perkuat tim muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada musim 2025/2026 ini, striker keturunan Jogja tersebut telah catatkan masing-masing satu gol dan satu assist dari 12 pertandingan untuk KRC Genk di Liga Belgia.

Baca Selengkapnya: Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp43 Miliar Berdarah Jogja

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dibocorkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Nahas, Pemotor Tewas Seketika Akibat Terlindas Bus di Puncak Bogor

Seorang pemotor tewas usai terlibat kecelakaan di wilayah Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (20/3/2026). Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor,

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT