News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuasa Hukum Ungkap Alasan Denada Mangkir Sidang Berkali-kali Saat Ressa Ingin Bertemu

​​​​​​​Kuasa hukum ungkap Alasan Denada Mangkir Sidang berkali-kali saat Ressa ingin bertemu. Denada disebut sudah diwakili pengacara dalam proses gugatan.
Selasa, 10 Februari 2026 - 10:52 WIB
Ressa Rizky Rossano dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Cumicumi / Instagram @denadaindonesia

tvOnenews.com - Kuasa hukum mengungkap Alasan Denada Mangkir Sidang berkali-kali saat ressa ingin bertemu denada, di tengah proses hukum yang masih berjalan hingga kini.

Ketidakhadiran Denada dalam beberapa agenda persidangan memang sempat memicu sorotan publik, terutama karena gugatan yang diajukan Ressa Rizky Rossano masih terus berlanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Denada tercatat sempat mangkir sebanyak tiga kali dari sidang mediasi di Pengadilan Negeri Banyuwangi terkait gugatan perdata yang dilayangkan oleh Ressa. 

Saat itu, alasan ketidakhadirannya disebut karena jadwal sidang berbenturan dengan kontrak pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan.

Namun memasuki awal Februari 2026, situasi berkembang ke babak baru. Denada secara resmi telah mengakui Ressa sebagai putra kandungnya setelah 24 tahun dirahasiakan.

Meski pengakuan tersebut sudah disertai permintaan maaf, pihak Ressa tetap melanjutkan gugatan senilai Rp7 miliar atas dugaan penelantaran anak.

Di tengah kondisi tersebut, kuasa hukum Denada kini berupaya agar gugatan itu bisa dicabut dan persoalan diselesaikan secara kekeluargaan. 

Denada sendiri disebut sudah mulai menjalin komunikasi langsung dan berencana menemui Ressa secara pribadi untuk membangun hubungan yang sempat terputus.

Keluarga dan manajemen menegaskan bahwa Denada saat ini fokus memperlakukan kedua anaknya, Ressa dan Aisha Aurum, secara setara di tengah proses hukum yang masih bergulir.

Moch Iqbal, kuasa hukum Denada, menjelaskan bahwa ketidakhadiran Denada dalam sidang sebenarnya tidak selalu menjadi masalah karena secara aturan, prinsipal dapat diwakili oleh kuasa hukumnya. 

Dalam wawancara di kanal YouTube Cumicumi pada 9 Februari 2026, ia mengatakan, “Masalah datang atau endak itu gini, Mbak. Kalau masalah sidang, yang datang itu boleh dia datang, boleh sama kuasa hukumnya, atau satu-satu boleh. Kalau dia enggak datang, kuasa hukumnya yang datang kan sudah ada surat kuasa namanya.”

Ia juga menegaskan agenda sidang berikutnya masih bersifat administratif, sehingga kehadiran Denada tidak diwajibkan. 

“Nah, minggu depan ini kan agendanya masih pembacaan gugatan. Pembacaan gugatan kan ya cuma baca gitu tok, terus dikasih waktu kesempatan untuk menjawab, berarti enggak usah datang enggak masalah,” lanjutnya.

Moch Iqbal turut menjelaskan bahwa sistem pemanggilan sidang juga langsung ditujukan kepada tim kuasa hukum karena alamat dan administrasi sudah terdaftar atas nama mereka. 

“Jadi gini, panggilan itu dipanggil ke alamat sesuai surat kuasa, dan surat kuasa di situ kan alamatnya di kami, email juga di kami. Kemarin daftar e-court juga sudah kami yang daftar. Jadi panggilannya itu langsung ke kita,” jelasnya.

Ia menegaskan kembali bahwa posisi Denada sebagai prinsipal sudah terwakili penuh oleh kuasa hukum sehingga tidak harus hadir di setiap agenda. 

“Kalau ke prinsipalnya itu kan sudah terwakili ini, Mbak, jadi kan enggak mungkin dua kali,” pungkasnya.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan, publik kini menantikan langkah Denada untuk benar-benar bertemu Ressa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski persidangan tetap berlangsung, harapan untuk penyelesaian secara damai dan kekeluargaan masih terus diupayakan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Ramalan Cinta Shio 7 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, hingga Babi

Ramalan Cinta Shio 7 April 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, hingga Babi

​​​​​​​Ramalan cinta shio 7 April 2026 untuk tikus hingga babi, lengkap untuk single dan berpasangan. Ketahui peruntungan asmara dan cara menjaga hubungan.
Skandal Penalti Lawan Bosnia! Kiper Italia Donnarumma Ngamuk, Ternyata Contekan Dicuri Bocah 14 Tahun

Skandal Penalti Lawan Bosnia! Kiper Italia Donnarumma Ngamuk, Ternyata Contekan Dicuri Bocah 14 Tahun

Kekalahan timnas Italia di babak play-off Piala Dunia menyisakan kontroversi besar. Kiper andalan Gli Azzurri, Gianluigi Donnarumma, dilaporkan sangat marah usai pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina, dan kini terungkap penyebabnya.

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT