News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah Ini Tanda-tanda Sosok Ayah Biologis Ressa Rosano Bakal Diungkap? Tantangan Adik Denada Sudah Diiyakan

​​​​​​​Polemik ressa rizky rossano memanas saat denada dan Enrico saling bersuara soal ayah biologis. Apakah sosok sang ayah akan segera terungkap? Cek di sini!
Kamis, 5 Februari 2026 - 12:30 WIB
Pihak Ressa Rossano, Ronald Armanda dan Adik Denada, Enrico Tambunan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / CURHAT BANG Denny Sumargo / Instagram @enricotambunan

Ronald juga mempertanyakan mengapa tanggung jawab justru diarahkan kepada Denada.

“Katanya kan seharusnya yang bertanggung jawab kan bapaknya. Kenapa kok tantenya dan omnya kok minta tanggung jawab kepada keponakannya? Keponakannya itu loh yang dimaksudkan Denada sebagai ibunya. Nah, kalau ada peristiwa itu kan seharusnya kan keponakannya akan dilindungi atau dia ibunya,” kata Ronald.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ronald
Pihak Ressa Rossano, Ronald Armanda. (Sumber: YouTube Cumicumi)

Penjelasan Hukum Tentang Ayah Biologis

Lebih lanjut, Ronald menjelaskan bahwa persoalan ayah biologis tidak bisa diproses secara sederhana.

“Nah, begini Bang Riko. Jadi konstruksi hukum itu di dalam Pasal 43 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan itu kan bilang bahwa anak itu kan hanya memiliki hubungan keperdataan dengan ibunya, ya,” jelas Ronald.

Ia kemudian menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi yang memperluas aturan tersebut.

“Sebelum frasa itu diperluas oleh Mahkamah Konstitusi lewat Putusan Nomor 46 Tahun 2010, bahwa bapak biologisnya juga bisa memiliki hubungan keperdataan asalkan memang bisa dibuktikan melalui teknologi dan ilmu pengetahuan, kan itu,” lanjutnya.

Menurut Ronald, tanpa pengakuan dari pihak ibu, gugatan tidak bisa dilakukan begitu saja.

“Jadi jenengan kan enggak tahu apa-apa itu. Kita enggak bisa masuk langsung minta tanggung jawab bapaknya. Wong ibunya saja enggak mengakui kok, logikanya kok gimana caranya,” tegas Ronald.

Ronald Armada menegaskan bahwa keputusan untuk mengungkap siapa ayah biologis sepenuhnya berada di tangan Ressa.

“Terkait dengan permintaan gugatan untuk mengajukan siapa bapaknya itu, sampai sekarang kan belum ada dari Ressa inisiasi itu, dan itu haknya Ressa,” ujar Ronald.

Ia juga menyebut hal tersebut sebagai hak asasi.

“Itu pure hak asasinya Ressa untuk mengetahui siapa bapaknya. Tapi insyaallah, sebagai manusia ya alamiah, siapa yang enggak ingin tahu sifat bapaknya mungkin. Next,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hingga kini inisiatif itu belum muncul.

“Sebab apa? Inisiasi itu enggak pernah ada, belum pernah ada ke Ressa karena Ressa juga belum jumpa dengan ibunya. Kan Ressa kan pingin tanya, ‘Bu, sebetulnya bapak saya siapa?’ Nah, ini saja belum ketemu, permintaan maaf saja model seperti itu,” pungkas Ronald.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT