News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung

Dalam video klarifikasinya, Irfan Hakim sesumbar membagikan kebahagiaannya mendengar Denada Tambunan telah mengakui Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.
Sabtu, 31 Januari 2026 - 01:04 WIB
Denada Tambunan, Irfan Hakim, Al Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase Instagram/@denadaindonesia/@irfanhakim75 & tvOne/Happy Oktavia

Jakarta, tvOnenews.com - Presenter Irfan Hakim mengaku senang mendengar sohibnya, Denada Tambunan mengakui pemuda Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandung.

Irfan Hakim mengungkapkan kebahagiaannya setelah dihujat netizen. Ia belakangan ini difitnah seolah berpihak kepada Denada ketimbang Ressa Rizky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pagi hari ini gua berita katanya pihak kuasa hukum Denada sudah mulai membuka pengakuan, bahwa Denada mengaku dia (Ressa Rizky Rossano) adalah anaknya," ujar Irfan Hakim dalam video klarifikasi dilansir dari Instagram @irfanhakim75, Sabtu (31/1/2026).

Melalui wawancara secara virtual, kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal ditanya soal keputusan Denada atas gugatan perdata kasus dugaan penelantaran. Ia mengatakan, kliennya mengakui Ressa sebagai anak kandungnya.

Irfan Hakim
Irfan Hakim
Sumber :
  • Instagram/@irfanhakim75

Iqbal menegaskan persoalan yang terjadi bukan mengakui atau tidaknya. Denada bahkan mengklaim telah memenuhi kebutuhan hidup Ressa Rizky.

Kuasa hukum Denada itu mencontohkan. Denada memenuhi kebutuhan sekolah hingga bentuk materi lainnya. Putri dari mendiang Emilia Contessa itu juga mencurahkan kasih sayang layaknya ibu kandung Ressa.

Irfan Hakim bersyukur mendengar pernyataan dari kuasa hukum Denada. Ia hanya menginginkan sahabatnya kembali bahagia dan memberikan kasih sayang secara penuh kepada Ressa Rizky

"Alhamdulillah. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik, komunikasi dan hubungan yang baik antara ibu dan anak, begitupun sebaliknya," kata Irfan.

Pengakuan Denada Tambunan Cairkan Kasus Dugaan Penelantaran Ressa Rizky Rossano

Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano & Denada Tambunan
Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano & Denada Tambunan
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia

Menurut Irfan, klaim Denada mengakui Ressa sebagai anak kandung dapat mencairkan suasana. Sebab, ketegangan kasus sahabatnya menjadi pusat perhatian publik secara serius.

Ia memahami betul publik geram dengan Denada. Namun dari pengakuan tersebut, ia berharap tidak ada lagi pihak atau oknum memperkeruh kasus sahabatnya dengan Ressa Rizky.

"Mudah-mudahan tidak ada yang memanfaatkan momen ini untuk kepentingan sendiri, baik dari pihak dalam maupun pihak luar," harap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Irfan meluruskan soal pernyataan dirinya dinilai membela Denada. Video wawancara kepada Hotman Paris mengundang amarah netizen.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

"Kesannya gue menormalisasikan hubungan ibu-anak, anak-ibu yang tidak jelas. Kemudian, gue mendukung, men-support tentang hal itu. Kenapa bisa muncul? Ada framing antara podcast di Densu dengan tugas gue di acara FYP wawancara Bang Hotman Paris. Itu tidak seperti yang dibayangkan," jelasnya.

Irfan menegaskan, video dirinya bertanya kepada Hotman Paris jauh sebelum video Ressa dan keluarga ditayangkan di podcast Denny Sumargo.

"Pada tanggal tersebut (saat wawancara di tanggal 20 Januari 2026), belum ada pernyataan jelas dari kedua belah pihak. Memang ada statement dari pihak Ressa tapi belum sepanjang di podcast Densu," paparnya.

Lagi pula, presenter berusia 50 tahun itu belum memahami alasan Ressa baru menggugat di usia 24 tahun. Ia meminta penjelasan dari paparan Hotman Paris.

Ia memahami kisah pilu Ressa. Sebab, ia juga menjadi seorang anak dan orang tua, sehingga tidak membenarkan sikap Denada yang diduga telah menelantarkan anak kandung selama 24 tahun.

"Saya adalah salah satu host talkshow, saya tidak bisa berpihak kepada salah satu narasumber. Saya harus netral dan saya lakukan hal itu sampai detik ini," tegasnya.

Ia juga tidak mempunyai hak ikut campur prahara sahabatnya lebih jauh. Pihak yang berwenang menyelesaikan kasus dugaan penelantaran anak kandung hanya dari pihak keluarga Denada dan Ressa.

Ia mengaku telah mendapatkan versi cerita dari Denada. Namun ia tidak membenarkan penjelasan sahabatnya maupun pihak Ressa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terima kasih hujatan, terima kasih kata-kata kasarnya kepada saya, termasuk kepada istri dan anak saya. Bahkan, sampai keluarga saya. Saya membuat ini agar tidak ada lagi yang melakukan fitnah kepada saya. Sukses untuk Denada, sukses untuk Ressa. Saya mendoakan agar kasus mereka berdua cepat selesai dengan baik," tutupnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT