Chiki Fawzi Dinyatakan Batal Jadi Petugas Haji 2026 Meski Sempat Diminta Kembali
- YouTube/TransTVOfficial
"Dari pas malam-malam diminta pulang dengan sebuah alasan yang 'tidak ada hubungannya dengan kriteria dan pelanggaran', saya udah ikhlas. Karena itu perintah dari yang lebih atas dari Kemenhaj," tulisnya diunggahan yang sama.
Terkait situasi tersebut, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan penjelasan resmi kepada media.
Ia menegaskan bahwa tidak semua peserta yang mengikuti diklat PPIH 2026 otomatis lolos menjadi petugas haji.
Menurut Dahnil, setidaknya ada enam orang peserta yang dicopot, termasuk di antaranya karena faktor kesehatan.
"Misalnya karena faktor kesehatan. Ada yang (hasil) MCU (medical check-up)-nya penyakit jantung. Bahkan ada yang harus dipasang ring. Maka rekomendasi dokter (yang bersangkutan) tidak bisa ikut," jelas Dahnil.
Ia juga menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara profesional oleh tim pelatih dan instruktur di bawah pimpinan Wakil Kepala Diklat PPIH Arab Saudi, Kolonel (Purn) Muftiono.
Semua penilaian didasarkan pada kriteria seperti kehadiran, kedisiplinan, ketertiban, dan kesiapan mental.
“Pak Menteri (Gus Irfan) dan saya tidak pernah ikut campur tentang kriteria dan standar penilaian mereka. Kemudian niatnya jangan sampai niatnya nebeng haji. Tidak satu pun peserta yang diistimewakan," tegas Dahnil.
Ia menambahkan, Kemenhaj tidak bisa melakukan intervensi terhadap hasil asesmen tersebut.
“Kalau ada yang kecewa karena dicopot itu wajar. Saran kami, tahun depan dipersiapkan lagi dengan maksimal karena seleksinya akan lebih ketat,” ujarnya. (adk)
Load more