News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap Bertarung di Persidangan, Kuasa Hukum Ressa Rizky Meminta Maaf kepada Denada: Kau yang Memaksa Saya Bertindak

Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada sekaligus kakak Ressa sampaikan permohonan maaf kepada Denada karena gugatan ini pada akhirnya harus berlanjut ke persidangan
Kamis, 29 Januari 2026 - 23:14 WIB
Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia

tvOnenews.com - Kasus gugatan Ressa Rizky kepada Denada atas dugaan penelantaraan anak nampaknya belum menemukan titik terang.

Hakim mediator dalam sidang mediasi antara Ressa Rizky Rossano dan Denada telah dinyatakan gagal pada Rabu (29/1/2026) sehingga kasus ini akan dilanjutkan pada tahap berikutnya yaitu masuk ke pokok perkara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada, mengaku kecewa dengan keputusan dari sidang mediasi ini. Padahal, pihaknya berusaha untuk meminta tambahan waktu guna kembali menempuh jalur mediasi namun tidak dikabulkan.

“Mediasi barusan saya pikir kurang memuaskan. Sudah dinyatakan gagal, padahal saya sudah meminta kepada hakim mediator itu untuk melakukan penambahan waktu. Artinya saya juga ingin menghindari jangan sampai pihak tergugat itu ketika kita masuk ke persidangan itu dinyatakan potensial loss menjadi aktual loss,” ungkap Ronald Armada pada tayangan YouTube Reyben Entertainment.

Meski demikian, Ronald mengungkapkan sedikit kelegaan setelah mendengar pernyataan dari kuasa hukum tergugat yang menyebut bahwa selama ini Denada tidak pernah tidak mengakui Ressa sebagai anaknya.

“Secara de facto sudah ada pengakuan dari pihak kuasa hukumnya tadi bahwa selama ini katanya sudah mengakui Ressa sebagai anaknya, sudah menyayangi Ressa, dan sudah melakukan pemenuhan terhadap kebutuhan-kebutuhan Ressa,” jelas Ronald.

“Termasuk katanya sudah pernah membelikan mobil, memberikan nafkah, rumah dan sebagainya,” sambungnya.

Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada cerita kasus Denada Tambunan di podcast YouTube Denny Sumargo
Kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano, Ronald Armada cerita kasus Denada Tambunan di podcast YouTube Denny Sumargo
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

Menurutnya, pernyataan tersebut seharusnya disampaikan secara terbuka di hadapan majelis hakim. Ia pun menegaskan pihaknya siap menghadirkan bukti-bukti kuat dalam persidangan.

“Seharusnya fase itu kan fase di persidangan nantinya. Tetapi kalau memang mereka mau mengajak ke persidangan, malah kita buktikan nanti. Kalau memang sudah terbukti, sebaliknya malah itu tidak terbukti kan jadinya malu sendiri. Itu yang saya sayangkan,” terangnya.

Padahal sebelumnya, pihak Ressa telah membuka ruang untuk menyelesaikan perkara ini secara damai melalui proses mediasi. Namun kini, peluang tersebut telah dinyatakan tertutup.

Dengan kondisi tersebut, Ronald menyatakan kesiapan penuh untuk melanjutkan perkara hingga ke tahap persidangan.

“Ketika saya kemarin sudah membuka pintu lebar-lebar untuk terjadinya perdamaian di tengah mediasi, menginginkan untuk mengoptimalkan mediasi itu sekarang sudah tertutup,” kata kuasa hukum Ressa Rizky. 

“Sekarang malah saya nyatakan pintu saya terbuka untuk bermain di ranah persidangan yang kemudian kita harus fight. Kalau yang fight ini kan pasti ada yang jatuh, ada yang tidak. Karena memang mereka inisiasinya seperti itu, ya silahkan. Kalau bagi saya ‘Bismillahirrahmanirrahim’ sekaligus nanti mungkin ya ‘Alhamdulillah’,” lanjutnya.

Menjelang dimulainya proses hukum tersebut, Ronald yang sekaligus kakak Ressa menyampaikan permohonan maaf kepada Denada karena gugatan ini pada akhirnya harus berlanjut ke persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya nyatakan bahwa saya mohon maaf Mbak Dena, tidak ada inisiasi saya untuk menjatuhkan sampean tapi sampean yang mengkondisikan dan meminta dan memaksa saya untuk bertindak seperti ini,” pesan Ronald kepada Denada.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT