News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Sekadar Minta Diakui Anak, Kuasa Hukum Denada Singgung Motif Lain di Balik Tuntutan Ressa

Kuasa hukum Denada buka suara soal tuntutan Rp7 miliar dari Ressa. Ia sebut ada motif lain di balik tuntutan yang tak sekadar minta diakui sebagai anak.
Kamis, 29 Januari 2026 - 18:57 WIB
Potret Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo - Instagram/denadaindonesia

tvOnenews.com - Kasus antara Denada Tambunan dan sosok yang mengaku anak kandungnya, Ressa Rizky Rossano, terus menjadi perhatian publik.

Setelah beberapa waktu lalu Ressa menyampaikan keinginannya agar diakui secara terbuka oleh Denada sebagai anak kandung, kini proses hukum antara keduanya resmi bergulir di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik permintaan Ressa yang disebut “hanya ingin pengakuan”, kuasa hukum Denada mengungkap adanya tuntutan materi senilai Rp7 miliar yang membuat pihaknya keberatan.

Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, membenarkan bahwa sidang mediasi antara kedua belah pihak telah dilakukan, namun gagal mencapai kesepakatan.

“Jadi gini, ini tadi kan sudah proses mediasi gugatannya ya. Pertama, gugatan sudah diajukan berarti mereka sudah menempuh jalur hukum atas permasalahan yang mereka anggap benar. Nah, selanjutnya di resume mediasi permintaan penggugat itu sama dengan yang ada di gugatan, intinya ya Rp7 miliar itu. Nah, setelah itu kita keberatan, sehingga mediasi gagal,” jelas Iqbal dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.

Lebih lanjut, Iqbal menegaskan bahwa pihak Denada selama ini tidak pernah menolak keberadaan Ressa.

Menurutnya, Denada tetap memenuhi kewajibannya sebagai seorang ibu, baik secara moral maupun materi.

Ressa Diduga Anak Kandung Denada
Ressa Diduga Anak Kandung Denada
Sumber :
  • YouTube/Cumicumi.com

"Pihak Denada ini nggak pernah tidak menganggap Ressa itu tidak sebagai anak. Karena semua juga dipenuhi, sekolah juga dipenuhi semua. Intinya nggak ada masalah apa-apa sebetulnya dari pihak Denada," ujar Iqbal.

Iqbal juga menjelaskan bahwa Denada tidak hadir dalam mediasi karena sedang menjalankan kewajiban pekerjaan.

Namun, ia memastikan bahwa sang artis tetap kooperatif mengikuti proses hukum yang berjalan.

“Denada tadi kebetulan ada kepentingan pekerjaan jadi gak datang. Mediasi gagal, perkara lanjut ke sidang pokok. Tapi kalau di tengah jalan ada perdamaian, tentu akan tetap kami upayakan,” tambahnya.

Mengenai tudingan bahwa Denada menolak mengakui Ressa, kuasa hukum membantah keras.

Ia menegaskan kasih sayang Denada terhadap Ressa tidak pernah berubah, bahkan masih mengirimkan bantuan keuangan secara rutin.

“Kasih sayang tetap dicurahkan, biaya-biaya tetap dipenuhi. Saya punya bukti transfernya, kemarin itu Januari tetap dikirimi,” ujarnya.

Ressa Rizky Rossano
Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo

Namun, Iqbal menilai ada hal yang janggal di balik gugatan tersebut.

Ia mempertanyakan alasan tuntutan tetap berjumlah besar padahal pihak penggugat sebelumnya menegaskan bahwa mereka tidak menuntut uang.

“Cuma gini, apabila semua sudah dipenuhi sama pihak Mbak Denada maupun almarhumah Bunda Emilia, baik materi maupun kasih sayang, yang saya tanya ini loh, terus drama apa ini?" ungkapnya.

Dalam penjelasannya, Iqbal mengungkap adanya kemungkinan motif lain yang mendorong gugatan tersebut, bukan sekadar keinginan untuk diakui sebagai anak.

Ia menyoroti perbedaan antara pernyataan publik Ressa dan isi dokumen resmi yang diajukan ke pengadilan.

"Kalau ibarat minta hanya pengakuan anak, di resume kan ditulis jelas saya hanya minta pengakuan anak, tidak minta uang. Tapi di gugatan sama resume itu sama (tertulis permintaan yang menyangkut uang),” jelasnya.

Terkait dampak kasus ini terhadap karier Denada, kuasa hukumnya memastikan bahwa aktivitas profesional sang artis tidak terganggu.

"Sama sekali gak ganggu profesinya. Beliau tetap beraktivitas sebagaimana mestinya,” kata Iqbal menegaskan.

Sebelumnya, Ressa memang sempat membuat publik terenyuh saat muncul di podcast Denny Sumargo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia dengan suara bergetar mengatakan bahwa yang ia inginkan hanyalah diakui oleh Denada sebagai anak, bukan harta atau uang.

"Ressa bisa kerja sendiri, cari uang sendiri. Cuma untuk ketenangan hati selama ini Ressa tunggu mulai dulu sampai sekarang pun ibu nggak mau ngakuin," ucap Ressa. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT