News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dosa Besar Denada Tak Hanya ke Ressa Rizky, Sang Tante Curhat Komunikasi Keluarga Besarnya Diblokir

Tante Denada Tambunan, Mama Ratih Puspita Dewi cerita komunikasi keluarga besarnya dan Al Ressa Rizky Rossano diblokir sang penyanyi tanpa alasan yang jelas.
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:58 WIB
Mama angkat Ressa Rizky Rossano, Ratih Puspita Dewi & Denada Tambunan
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Instagram/@denadaindonesia

Ia menceritakan awal mula dirinya baru mengetahui komunikasinya diblokir Denada. Ia coba menghubungi Denada lantaran ingin menitipkan Ressa Rizky.

"Saya sudah tua kan, 'Mbak titip Ressa ya'. Enggak ada (balasan). Baru ketahuan kalau itu kena blokir. Saya enggak minta apa-apa, saya titip masih ada pesan WA ke Mbak Denada," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia meyakini pesan yang dikirim melalui WA tidak sampai kepada Denada. Pasalnya, setiap pesannya masih ceklis satu menandakan nomor ponselnya diputus oleh Denada.

"Belum kebaca sama dia karena sudah kena blokir. Jadi, sampai sekarang dia belum baca WA saya," ucapnya.

Ronald selaku menantunya merasa geram dengan sikap Denada. Ia mengaku cara tersebut membuat keluarga besarnya tersinggung.

"Saya pikir kok orang ini nggak punya adab," geram Ronald.

Ia sampai sekarang bertanya-tanya kenapa mertuanya juga menjadi korban. Padahal, Ratih dan Dino mengasuh Ressa selama 24 tahun tanpa ada pamrih.

Ia menambahkan, keluarga besar paman Denada tidak pernah meminta imbalan atas pengasuhan Ressa. Ia menantang jika ada desakan dari mertuanya terkait menuntut materiil.

"Kalau pernah, nanti dibuktikan di persidangan! Kita akan malu kalau semua terbukti sebaliknya," tegasnya.

Menguak Tabir Alasan Denada Menjauh

Ronald coba menumpahkan pendapat terkait Denada memutus silaturahmi dan komunikasi. Ia menduga agar prahara status Ressa Rizky tidak melebar ke berbagai pihak.

Ia memahami jika ada upaya tersebut. Namun, cara seperti itu juga bukanlah hal baik karena bisa memutus hubungan keluarga pamannya dan almarhumah Emilia Contessa.

"Apa pikirannya ke sana apa gimana? Tanya kabarnya (Ressa) enggak ada, kok Mamanya juga diblokir," tanya dia sambil heran.

Ia kembali menyinggung sikap Denada saat mertuanya membawa Ressa datang ke Jakarta. Sang artis justru tidak menemui mereka sama sekali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyayangkan sikap tersebut. Padahal, Mama Ratih dan Dino yang membawa Ressa rela menunggu dua hari berturut-turut.

"Dua hari berturut-turut dibiarkan berdiri di depan rumahnya 3,5 jam, itu dua kali. Padahal Papa (Dino Rossano Hansa) sudah komunikasi dengan Denada, tapi nggak dibuka pintu," paparnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT