News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pihak Keluarga Adik Emilia Contessa Geram, Sebut Denada Tidak Ada Itikad Baik: Jangan Salahkan Aib Terbongkar

Keluarga adik Emilia Contessa, Ronald Armada melihat Denada Tambunan tidak beritikad baik usai 3 kali mangkir sidang mediasi dengan Al Ressa Rizky Rossano.
Jumat, 23 Januari 2026 - 17:09 WIB
Al Ressa Rizky Rossano, Denada Tambunan, istri Dino Rossano Hansa, Ratih Puspita Dewi
Sumber :
  • Kolase Instagram/@@ressarossano__/@denadaindonesia & Tangkapan layar YouTube CumiCumi

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak keluarga adik almarhumah Emilia Contessa, Ronald Armada menyayangkan sikap Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan. Proses mediasi sebenarnya menjadi cara penyelesaian terbaik atas kasus dugaan penelantaran anak.

Ronald Armada yang juga kuasa hukum Al Ressa Rizky Rossano menyesali proses mediasi kembali gagal. Padahal pihaknya menerima permintaan mediasi dari Denada Tambunan dilakukan di luar pengadilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mediasi ini sebetulnya forum paling bijak ketika para pihak hadir untuk menyelesaikan perkara dalam konteks ada campur tangan pihak luar karena mediasi berlangsung tertutup," ujar Ronald Armada dalam konferensi pers lewat Zoom Meeting dikutip, Jumat (23/1/2026).

Mediasi Gagal Tanda Tidak Ada Itikad Baik dari Denada Tambunan

Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano (24) & Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan
Pemuda asal Banyuwangi, Al Ressa Rizky Rossano (24) & Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan
Sumber :
  • Kolase Instagram/@ressarossano__/@denadaindonesia

Alih-alih permintaan tersebut terwujud, mediasi yang berlangsung di luar Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, tidak dapat terealisasikan dengan baik.

Menurut Ronald, kegagalan mediasi berlangsung di pengadilan maupun luar pengadilan menandakan tidak ada itikad baik dari Denada Tambunan. Pihak Ressa enggan menyalahkan jika perkara dugaan penelantaran anak kandung menjadi bahan konsumsi publik.

"Dalam artian bisa kita menyimpulkan bahwa, pihak tergugat itu sudah siap membedah perkara (dugaan penelantaran anak kandung) sampai ke mana pun, artinya bisa ke ruang publik," jelasnya.

Ronald berpendapat bahwa, Denada diduga telah siap kasus dialami Ressa terbuka di ruang publik. Baginya, hal itu tidak menjadi masalah untuk pihak Ressa dan keluarga adik Denada, Dino Rossano Hansa.

"InsyaAllah kami lebih siap. Itu aja sudah!," tegasnya.

Imbau Denada agar Tidak Menyalahkan Ressa Rizky Rossano

Penyanyi Denada
Penyanyi Denada
Sumber :
  • YouTube/Comic8Revolution

Lebih lanjut, Ronald sebagai perwakilan keluarga Dino dan Ressa mengingatkan kepada Denada. Jika perkara tersebut telah terbuka di ruang publik, maka pihaknya enggan mau disalahkan oleh sang artis.

Ronald menganggap bahwa, aib yang terbongkar merupakan tindakan dicerminkan oleh rapper papan atas tersebut. Menurutnya, proses sidang dan mediasi di pengadilan, menjadi titik awal untuk menyelesaikan perkara dialami Ressa dan keluarga Dino.

"Kalau seumpamanya memang kalau peristiwa hukum ini sudah bisa diketahui publik dan sampai apa yang terjadi, mohon maaf, dalam koridor ini sampai membuka aib ke mana-mana, jangan salahkan saya. Sebab, sistem persidangan itu yang pastinya terbuka untuk umum," paparnya.

Heran Denada Mangkir Persidangan 3 Kali

Tiga Kali Mangkir sebagai Tergugat di Mediasi PN Banyuwangi, Denada Ganti Pengacara
Tiga Kali Mangkir sebagai Tergugat di Mediasi PN Banyuwangi, Denada Ganti Pengacara
Sumber :
  • Happy Oktavia

Ronald merasa bingung kenapa Denada tidak menampakkan wajahnya. Padahal sidang mediasi sebagai upaya penyelesaian secara kekeluargaan.

Sebagaimana diketahui, Ressa menggugat Denada ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, dengan nomor perkara 288. Selain Ressa, Dino Rossano Hansa dan istri, Ratih Puspita Dewi juga melayangkan hal sama per 28 November 2025.

Sidang mediasi atas gugatan tersebut sempat terjadi pada 8 Januari 2026. Kemudian, PN Banyuwangi kembali menggelar mediasi kedua pada 15 Januari 2026.

Sayangnya Denada belum bisa hadir dengan alasan pekerjaan. Ia pun diwakili oleh tim kuasa hukumnya yang membuat mediasi buntu.

Terakhir kali, PN Banyuwangi memberikan kesempatan untuk proses mediasi ketiga pada Kamis (22/1/2026). Namun, Denada lagi-lagi mangkir dan mediasi di ruang Mediasi dan Diversi PN Banyuwangi, hanya berlangsung sekitar 10 menit.

"Ada forum penyelesaian sifatnya tertutup, tetapi mereka kayaknya enggak menangkap hal itu. Itu aja sudah. Pasrtinya kan sudah siap untuk dibuka di muka umum, sederhananya itu saja," terangnya.

Cikal Bakal Denada Digugat Ressa Rizky dan Keluarga Dino Rossano Hansa

Sosok Al Ressa Rizky Rossano (kiri), Dino Rossano Hansa (tengah), dan Denada Tambunan (kanan)
Sosok Al Ressa Rizky Rossano (kiri), Dino Rossano Hansa (tengah), dan Denada Tambunan (kanan)
Sumber :
  • Kolase tvOne/Happy Oktavia, Istimewa, Instagram/@denadaindonesia

Dalam kesempatan itu, Ronald menjelaskan alasan membuat dirinya termotivasi mewakili Ressa menggugat Denada. Hal ini bermula dari permasalahan mobil.

"Jadi cikal bakal motivasi saya ngajukan gugatan ini awalnya dari mobil. Mobil itu sebetulnya Ressa yang membeli, dengan uang yang diberikan oleh pamannya dan bibinya untuk DP mobil nilainya Rp90 juta, tetapi yang dimasukkan hanya Rp20 juta," ucap Ronald Armada.

Kehadiran mobil tersebut sebenarnya sangat membantu aktivitas Ressa setiap harinya. Akan tetapi, pemuda berusia 24 tahun itu disuruh pihak keluarga Denada agar mencicil bayaran mobil itu sendiri.

"Entah dengan cara menyewakan mobil itu atau dengan cara nge-grab," lanjutnya.

Ronald mengatakan, persoalan semakin rumit setelah mobil yang dicicil Ressa mengatasnamakan adik kandung Denada Tambunan, Muhammad.

Pihak Denada malah melayangkan somasi akibat Ressa dan keluarga pamannya terlambat membayar cicilan. Ironisnya, perkara ini sampai melibatkan polisi.

"Bahkan mendatangkan polisi ke rumah mamanya Ressa yang sekarang mengasuh (Ratih Puspita Dewi). Mamanya sampai hampir pingsan gara-gara dituduh penggelapan mobil," tuturnya.

Ia tidak menyayangka atas sikap Denada. Justru seharusnya sang penyanyi diduga sebagai ibu kandung mempunyai taunggung jawab atas pembelian dan cicilan mobil tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak keluarga paman dan bibi Denada sakit hati atas tuduhan tersebut. Hal inilah membuat mereka ikut Ressa menggugat penyanyi berusia 47 tahun itu.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT