GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Asal Ambil KPR Rumah, Ini Pertimbangan Penting Supaya Cicilan Tak Jadi Beban Panjang

Sebelum ambil KPR rumah, perhatikan keuangan jangka panjang, hitung DP dan bunga, serta pastikan lokasi dan kondisi rumah aman agar cicilan tidak jadi beban.
Jumat, 16 Januari 2026 - 22:17 WIB
Ilustrasi Rumah Subsidi
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

tvOnenews.com - Membeli rumah dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memang menjadi impian banyak orang.

Namun, sebelum menandatangani perjanjian kredit, ada sejumlah hal penting yang wajib dipertimbangkan agar cicilan KPR tidak menjadi beban berat di masa depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari kanal YouTube Ngomongin Uang, berikut beberapa hal yang perlu kamu pahami sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR.

1. Perhatikan Kondisi Keuangan Jangka Panjang

Banyak orang tergesa-gesa mengambil KPR karena tekanan sosial, entah dorongan untuk segera memiliki rumah, keinginan membuktikan diri pada orang tua, atau sekadar ingin terlihat sukses di usia muda.

Padahal, keputusan terburu-buru ini bisa berujung penyesalan.

Yang harus dipahami, poin terpenting dari KPR bukanlah seberapa cepat pengajuan disetujui, tetapi seberapa mampu kamu melunasi cicilan dalam jangka panjang.

Karena KPR biasanya berlangsung belasan hingga puluhan tahun, maka kondisi finansialmu di masa depan sangat menentukan.

Pastikan kamu sudah memiliki rencana pengelolaan keuangan, termasuk cadangan dana jika sewaktu-waktu kehilangan penghasilan.

Pengalaman masa pandemi bisa dijadikan pelajaran: banyak orang gagal membayar cicilan karena penghasilannya tiba-tiba hilang.

Selain itu, perhitungkan juga biaya tambahan di luar cicilan, seperti biaya notaris, provisi, pajak jual beli, appraisal, hingga balik nama sertifikat yang totalnya bisa mencapai lebih dari 5% dari harga rumah.

2. Hitung dengan Cermat DP dan Cicilan

Bank kini banyak menawarkan DP (uang muka) rendah bahkan 0% untuk rumah pertama. Sekilas terdengar menggiurkan, tapi kamu perlu memahami konsekuensinya.

Semakin kecil DP yang dibayar, semakin besar jumlah pinjaman dan bunga yang harus ditanggung.

Sebagai contoh, jika kamu membeli rumah senilai Rp1 miliar dengan DP Rp300 juta, maka total pinjaman Rp700 juta dengan bunga tetap 8,75% selama 10 tahun akan menghasilkan cicilan sekitar Rp8,7 juta per bulan.

Namun jika DP hanya Rp100 juta, pinjaman naik menjadi Rp900 juta dan cicilan melonjak ke Rp11,2 juta per bulan.

Total harga rumah yang kamu bayarkan pun meningkat karena akumulasi bunga menjadi lebih besar.

Selain itu, perlu diingat bahwa sebagian besar bank hanya menetapkan bunga tetap (fixed rate) di tahun-tahun awal, kemudian berubah menjadi bunga mengambang (floating rate) yang mengikuti suku bunga acuan. Ini berarti cicilan bisa meningkat sewaktu-waktu.

3. Teliti Sebelum Membeli

Rumah adalah aset besar yang nilainya bisa mencapai miliaran rupiah, maka kamu wajib meneliti dengan cermat sebelum membeli.

Cek lokasi rumah, apakah berada di area rawan banjir, longsor, atau bencana lainnya. Tanyakan langsung pada warga sekitar agar kamu tidak menyesal setelah akad KPR ditandatangani.

Selain itu, periksa status tanah dan bangunan. Pastikan rumah tidak berdiri di zona hijau yang dilarang untuk pemukiman.

Cek juga kondisi fisik bangunan, dari fondasi, kusen, atap, hingga sistem sanitasi karena faktor-faktor ini akan menentukan besarnya biaya renovasi di masa depan.

Jangan lupa memverifikasi keaslian sertifikat tanah dan status kepemilikannya, apakah hak milik, hak guna bangunan, atau hak pakai.

4. Pastikan Rumah Sesuai dengan Kebutuhan

Pertimbangan terakhir yang sering diabaikan adalah kompatibilitas rumah dengan gaya hidup dan kebutuhan kamu.

Pastikan jarak dari tempat tinggal ke kantor, sekolah, rumah sakit, hingga pasar masih dalam jangkauan wajar.

Akses transportasi, fasilitas umum, dan keamanan lingkungan juga sangat penting diperhitungkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain lokasi, pastikan lingkungan sosialnya juga mendukung kenyamanan hidup. Konflik antarwarga atau suasana lingkungan yang tidak sesuai dengan gaya hidup bisa menjadi sumber stres di kemudian hari.

Membeli rumah bukan hanya soal bangunan, tetapi juga tentang bagaimana kamu akan hidup di dalamnya selama bertahun-tahun ke depan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Banyak yang menilai ini sebagai momen kebangkitan Ezra setelah cukup lama absen dari Timnas Indonesia
Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Khabib Nurmagomedov ternyata pernah mengajukan permintaan tak lazim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Apakah itu?
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT