News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wardatina Mawa Menolak Damai, Insanul Fahmi Curiga Ada Pihak Ketiga: Mawa yang Ku Kenal Tak Seperti Itu

Insanul Fahmi mengatakan bahwa dirinya akan tetap mengupayakan untuk berdamai dengan Wardatina Mawa meski hingga kini masih belum bisa bertemu dengan istri maupun anak
Selasa, 13 Januari 2026 - 19:46 WIB
Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube dr Richard Lee, MARS/Instagram @wardatinamawa

tvOnenews.com - Perselisihan antara Wardatina Mawa, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli hingga kini masih belum terlihat ujungnya.

Sebelumnya, Insanul Fahmi dan Inara Rusli telah mengajukan Restorative Justice (RJ) sebagai upaya untuk berdamai dengan Wardatina Mawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, Wardatina Mawa menolak untuk berdamai dan tetap melanjutkan proses hukum yang telah berjalan. 

Mendengar keputusan Wardatina Mawa untuk menolak perdamaian, Insanul Fahmi yang hingga kini masih suaminya mencurigai bahwa istrinya di bawah pengaruh oleh pihak lain.

Ditemani kuasa hukumnya, Insanul Fahmi mengatakan bahwa dirinya akan tetap mengupayakan untuk berdamai dengan Wardatina Mawa meski hingga kini masih belum bisa bertemu dengan sang istri maupun anak.

“Pasti kita tetap upayakan yang terbaik untuk perdamaian. Karena kalau kayak gini kan kasian anak juga. Saat ini masih belum bisa ketemu, masih dibatasi,” ungkap Insanul Fahmi, dilansir pada tayangan YouTube Cumicumi.

Insanul mengaku sangat mengenal Wardatina Mawa, ia mengatakan bahwa Mawa yang ia kenal tidak seperti ini.

Dirinya mencurigai adanya tekanan dari orang-orang yang memiliki kepentingan lain di belakang istrinya.

“Pernah ku kenal Mawa sebenarnya tidak seperti itu. Pasti ini karena ada kepentingan-kepentingan orang lain yang di belakang,” ujarnya.

Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi
Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo/ Instagram @insanulfahmi

Pengusaha muda ini memahami tekanan yang dirasakan Wardatina Mawa karena masih memiliki ikatan batin yang kuat dari pasangan suami dan istri.

Namun, karena adanya hasutan dari orang lain dibelakangnya, sehingga ia merasakan bahwa sang istri mendapatkan tekanan.

“Aku tahu Mawa mungkin merasa ter-pressure (tertekan) ya karena batin. Dari batin sebenarnya kita masih punya ikatan yang kuat, kita juga masih sama-sama punya perasaan,” terang Insanul Fahmi.

“Tapi memang menurut aku karena dihasut terus dengan orang-orang yang ada di belakangnya, dengan orang-orang yang punya kepentingan lain yang membuat dia jadi merasa ter-pressure,” pungkasnya.

Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto menambahkan bahwa penolakan Restorative Justice tidak akan menghentikan langkah hukum kliennya. 

Pihaknya akan mencermati jalannya proses hukum, karena menurutnya penolakan RJ merupakan hal yang lumrah.

Meski begitu, ia menegaskan Insanul Fahmi masih menunjukkan itikad baik terhadap Wardatina Mawa.

“Kalau Restorative Justice ditolak, itu suatu hal yang biasa. Tapi dalam hal ini, Insan masih ada itikad baik untuk Mawa,” kata Tommy.

“Katanya kan nggak mau ketemu sama keluarganya, Insan sudah memenuhi melalui tim kuasa hukum untuk bisa memfasilitasi ketemu nanti. Nah, hasilnya seperti apa biarkan saja. Kalau memang RJ ditolak, ya proses hukum jalan, lanjutin kita sama-sama kawal,” sambungnya.

Sebagai seorang Suami, Insanul harus bertemu dengan Mawa untuk bertanggung jawab dan meminta maaf atas kesalahannya.

Namun apabila kliennya tidak diberikan kesempatan, maka Tommy mengatakan bahwa Insan harus segera mengambil langkah.

“Saya cuma berkata bahwa istri dan suami yang masih melekat ini harus dipertemukan dan harus minta maaf karena dia (Insanul) salah. Jadi orang salah harus minta maaf dan harus benar-benar di depannya Mawa dan keluarganya kalau perlu, dia sudah siap,” ucap Tommy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jelas-jelas harus dipertanggungjawabkan, Insan harus ketemu dengan Mawa. Tapi kalau tetap nggak bisa juga ya sudah. Insan harus punya limit waktu juga, punya kepastian, dia harus bersikap,” tandasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT