News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbongkar Alasan Mawa Menolak Mentah-mentah Ajakan Damai Inara dan Insanul

​​​​​​​Drama Mawa memanas! Terungkap alasan Wardatina Mawa menolak mentah-mentah ajakan damai Inara dan Insanul terkait restorative justice dan proses hukum.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:49 WIB
Wardatina Mawa, Inara Rusli, dan Insanul Fahmi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube MAIA ALELDUL TV / Instagram @gosip_danu

tvOnenews.com - Konflik cinta segitiga yang melibatkan Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, dan Inara Rusli semakin memanas setelah muncul upaya damai dari pihak Insanul Fahmi dan Inara. 

Namun, respons tegas justru datang dari Mawa yang secara terang-terangan menolak ajakan damai tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Insanul Fahmi melalui kuasa hukumnya menyatakan itikad baik untuk kembali menjalin komunikasi dengan Mawa. 

mawa
Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / Insatgram Insanul Fahmi / YouTube MAIA ALELDUL TV)

Ia bahkan disebut siap merendahkan diri di hadapan keluarga Mawa demi memperbaiki hubungan yang telah retak. 

Langkah tersebut diambil lantaran selama ini komunikasi pribadi antara Insanul dan Mawa kerap tersumbat akibat pengaruh pihak ketiga yang diduga sengaja memperkeruh suasana.

Tak hanya Insanul, Inara Rusli juga menunjukkan kesiapannya untuk berdamai. Inara bahkan bersedia bertemu langsung dengan Mawa dalam sebuah pertemuan tiga pihak yang juga melibatkan Insanul Fahmi. Namun, harapan damai itu justru bertepuk sebelah tangan.

Mawa Tegas Tolak Restorative Justice

Sikap tegas Mawa akhirnya terungkap ke publik. Melalui kuasa hukumnya, Mawa menolak mentah-mentah ajakan restorative justice yang diajukan oleh Inara dan Insanul Fahmi terkait laporan dugaan perzinahan.

Dalam wawancara yang diunggah kanal YouTube Intens Investigasi pada 10 Januari 2026, Althur Napitupulu selaku kuasa hukum Wardatina Mawa menyampaikan pernyataan resmi terkait penolakan tersebut.

“Terkait dengan restorative justice memang kita sudah berbicara dengan Mawa dan juga keluarga. Nah, terkait dengan hal tersebut memang pada prinsipnya kita menolak adanya restorative justice tersebut,” ujar Althur.

Tak hanya itu, pihak kuasa hukum juga telah mengirimkan surat resmi kepada penyidik sebagai bentuk penolakan atas permintaan damai tersebut.

“Dan pada hari ini kita sudah mengirimkan surat tanggapan berupa penolakan terhadap RJ yang diajukan oleh Saudara IF dan Saudari IR. Kita harapkan dengan adanya surat tanggapan dan surat dari kami kuasa hukum Mawa ee proses penyidikan segera dijalankan,” lanjutnya.

Pertimbangan Internal dan Penolakan Poligami

Althur menjelaskan bahwa ada pertimbangan internal yang menjadi dasar kuat keputusan Mawa menolak damai. Namun, alasan tersebut tidak bisa dipaparkan secara detail ke publik.

“Pertimbangan-pertimbangan internal yang tidak bisa disampaikan,” katanya singkat.

Saat awak media menyinggung kemungkinan penolakan Mawa terhadap poligami sebagai salah satu alasan, Althur membenarkan hal tersebut.

Awak media bertanya, “Salah satunya menolak untuk poligami juga, Bang atau seperti apa?”
“Salah satunya seperti itu,” jawab Althur.

Pernyataan ini memperjelas sikap Mawa yang tetap kukuh pada pendiriannya. Ia memilih menutup peluang rujuk dan menolak opsi poligami yang sempat dikaitkan dalam konflik ini.

Mawa Tetap Ajukan Perceraian

Tak berhenti sampai di situ, kuasa hukum Mawa lainnya, Darma Praja Pratama, menegaskan bahwa kliennya tetap akan melanjutkan proses perceraian dari Insanul Fahmi.

“Mawa tetap akan bercerai. Hanya waktunya memang masih belum dipastikan kapannya karena memang masih menjalani di proses di Polda ini,” ungkap Darma.

Pernyataan tersebut memperkuat posisi Mawa yang memilih jalur hukum dan menutup kemungkinan damai, baik dengan Inara maupun Insanul Fahmi.

Tanggapan soal Dugaan Ilegal Akses

Kuasa hukum Wardatina Mawa juga menanggapi upaya pihak Inara yang disebut-sebut ingin agar Mawa diperiksa polisi sebagai terduga terlapor atas dugaan ilegal akses terhadap Insanul Fahmi. 

Menurut pihak Mawa, dugaan ilegal akses dan dugaan perzinahan merupakan dua peristiwa yang berbeda dan tidak bisa disamakan.

Ia menegaskan bahwa Mawa adalah korban dalam dugaan perzinahan yang melibatkan Inara dan Insanul Fahmi. 

Oleh karena itu, pernyataan dari pihak Inara dianggap menyesatkan dan tidak sesuai fakta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, sikap Mawa menolak damai semakin jelas. Keputusan Mawa tolak damai bukanlah keputusan emosional semata, melainkan hasil pertimbangan matang bersama keluarga dan kuasa hukum. Kasus ini pun dipastikan masih akan terus bergulir dan menjadi perhatian publik.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT