News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas PA Dorong Penyelesaian Kekeluargaan Konflik Ayah Farel Prayoga dan Manajer Rais

​​​​​​​Komnas PA mendorong penyelesaian kekeluargaan konflik ayah Farel Prayoga dan manajer Rais. Farel menegaskan tak ingin membawa masalah ke ranah hukum.
Selasa, 6 Januari 2026 - 11:05 WIB
Ayah Farel, Farel Prayoga, dan Manajer Rais
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / TikTok @fareluniverse / Instagram @rais_simpson

tvOnenews.com - Perseteruan antara ayah Farel Prayoga dan sang manajer, Muhammad Rais, terus menjadi sorotan publik. 

Konflik yang bermula dari polemik pengelolaan keuangan itu kini semakin memanas setelah muncul pernyataan-pernyataan terbuka dari masing-masing pihak di ruang publik, termasuk dalam podcast dan media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Farel Prayoga sendiri kembali menjadi perbincangan luas. Penyanyi muda yang dikenal lewat lagu Ojo Dibandingke itu terseret konflik antara ayah kandungnya dan pihak manajemen, meski berulang kali menyatakan tidak ingin masalah tersebut berlarut-larut dan berharap bisa diselesaikan secara baik-baik.

farel prayoga
Farel Prayoga, Manajer Rais, dan Sang Ayah. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / Instagram @rais_simptson / TikTok @fareluniverse)

Konflik ini mencuat setelah ayah Farel Prayoga merasa tidak terima dengan pernyataan Farel dan manajernya dalam podcast Denny Sumargo. 

Ayah Farel kemudian menantang Muhammad Rais untuk membuktikan klaim-klaim yang disampaikan, terutama terkait persoalan keuangan yang disebut-sebut mencapai nominal besar.

Situasi yang terus berkembang ini akhirnya mendapat perhatian dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). 

Dua hari lalu, tepatnya pada 4 Januari 2026, Farel Prayoga dan manajernya memberikan keterangan khusus terkait huru-hara tersebut. 

Mereka hadir dengan pendampingan Hagistio Pradika, S.Pd., Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta. Video pernyataan itu diunggah di kanal YouTube Reyben Entertainment.

Dalam sesi wawancara dengan awak media, Hagistio Pradika menyampaikan pandangan Komnas PA terhadap konflik yang melibatkan anak di bawah umur tersebut. 

Ia menegaskan bahwa penyelesaian secara kekeluargaan menjadi prioritas utama.

farel prayoga
Farel Prayoga, Mnaajer Rais, dan Hagistio Pradika, S.Pd., Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta. (Sumber: YouTube Reyben Entertainment)

“Kalau pandangan saya ya, saya sih sebisa mungkin ya sebisa mungkin ini diselesaikan secara kekeluargaan gitu ya,” ujar Hagistio Pradika, S.Pd., Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta.

Menurutnya, pendekatan kekeluargaan penting untuk menjaga kondisi psikologis anak, terlebih Farel Prayoga masih berada pada usia yang rentan terhadap tekanan mental akibat konflik orang-orang di sekitarnya.

Namun demikian, Komnas PA juga menegaskan kesiapan mereka jika konflik tersebut nantinya berkembang ke ranah hukum. 

Pendampingan hukum disebut menjadi bagian dari tanggung jawab lembaga dalam melindungi hak anak.

“Dan kami dari Komnas Perlindungan Anak juga siap untuk memediasi. Jika memang nantinya ya, jika memang nantinya ini masuk ke jalur hukum, ke ranah hukum kami juga siap untuk memberikan kuasa hukum buat Farel seperti itu,” lanjut Hagistio.

Awak media kemudian menanyakan langsung kepada Farel Prayoga terkait kemungkinan membawa persoalan ini ke jalur hukum. 

Menanggapi pertanyaan tersebut, Farel dengan tegas menyatakan keinginannya untuk menyelesaikan konflik secara kekeluargaan.

“Pastinya enggak sih ya. Aku sebagai anaknya pasti ingin diselesaikan secara keluarga cuma enggak tahu mereka gimana,” kata Farel Prayoga.

Pernyataan tersebut mempertegas sikap Farel Prayoga yang sejak awal mengaku tidak nyaman berada di tengah konflik antara ayah dan manajernya. 

Ia berharap persoalan ini tidak terus melebar dan dapat diselesaikan tanpa harus melalui proses hukum yang panjang.

Hingga kini, polemik antara ayah Farel Prayoga dan manajer Rais masih terus bergulir dan menyedot perhatian publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterlibatan Komnas PA menjadi sinyal bahwa konflik ini tidak hanya dipandang sebagai urusan internal, tetapi juga menyangkut perlindungan hak dan masa depan seorang anak yang berkarier di industri hiburan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT