News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ridwan Kamil Kerap Spill Nama Aura Kasih dalam Pantun, Kuasa Hukum: Semua Orang Pakai Pantun itu

Sidang lanjutan perceraian Atalia Praratya dan Ridwan Kamil diajukan dari sebelumnya dijadwalkan pada 21 Januari 2026, justru berlangsung pada hari ini, Rabu (31/12/2025)
Rabu, 31 Desember 2025 - 22:51 WIB
Ridwan Kamil dan Aura Kasih
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @ridwankamil @aurakasih

tvOnenews.com - Sidang perceraian Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya kembali dilanjutkan.

Sidang lanjutan perceraian Atalia Praratya dan Ridwan Kamil diajukan dari sebelumnya dijadwalkan pada 21 Januari 2026, justru berlangsung pada hari ini, Rabu (31/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlihat Atalia Praratya menghadiri sidang yang berlangsung di Pengadilan Agama Bandung ditemani dengan kuasa hukumnya, Debi Agusfriansa.

Namun, Ridwan Kamil absen dalam sidang dan diwakilkan oleh tim kuasa hukumnya.

Kuasa Hukum Ridwan Kamil, Wenda Aluwi menjelaskan agenda sidang hari ini yaitu pembacaan gugatan.

Dalam isi gugatan yang diberikan Atalia, Wenda menegaskan tidak ada nama lain seperti yang dirumorkan selama ini.

“Prinsipnya kami di dalam persidangan seperti yang disampaikan bahwa gugatan yang disampaikan oleh tim kuasa hukum ibu Atalia tidak ada nama lain. Tidak ada inisal AK, LM, siapa lagi. Hanya ada pak RK dan ibu Atalia,” jelas kuasa hukum Ridwan Kamil, Wenda Aluwi pada tayangan YouTube Intens Investigasi.

Tim Kuasa Hukum Ridwan Kamil dan Atalia Praratya
Tim Kuasa Hukum Ridwan Kamil dan Atalia Praratya
Sumber :
  • YouTube Cumicumi

Dirinya juga mengatakan tim kuasa hukum tidak menggali informasi selain yang berkaitan dengan persidangan.

Sehingga segala hal yang tidak diungkapkan dalam persidangan maka Penasihat Hukum tidak memiliki kewenangan untuk menanyakannya kepada yang bersangkutan.

Sebelumnya, Ridwan Kamil kerap menyebutkan nama Aura Kasih dalam pantunnya di setiap acara.

Wenda mengatakan bahwa hal tersebut tidak ada yang spesial lantaran sebagian besar orang Jawa Barat kerap berpantun.

“Oh itu kalau di Jawa Barat, pantun itu dipakai semua orang. Jadi sekarang dimana-mana paling gampang tuh Aura Kasih, Terima Kasih gitu kan,” ujarnya.

“Saya rasa tidak ada yang spesial dengan itu semua pakai kok,” pungkasnya.

Hal ini sependapat dengan kuasa hukum Atalia, Debi Agusfriansa yang juga menegaskan bahwa tidak ada satupun nama yang dicantumkan dalam berkas gugatan cerai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terkait nama-nama seperti AK, LM, dan SM, saya pastikan tidak pernah ada dalam isi gugatan. Jadi kami justru heran kenapa isu itu bisa melebar di luar konteks perkara. Netizen ini bahkan melebihi gugatan yang kami ajukan,” kata Kuasa Hukum Atalia, Debi Agusfriansa.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT