News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Didik Ibu Adimas Firdaus alias Resbob Dipertanyakan Imbas Kontroversi Anaknya Hina Suku Sunda

Adimas Firdaus alias Resbob kembali tuai kontroversi usai hina suku Sunda. Publik soroti cara didik sang ibu usai anaknya kerap terseret masalah.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 12:04 WIB
Ibu Resbob alias Adimas Firdaus
Sumber :
  • YouTube/DennySumargo

tvOnenews.com - Nama Adimas Firdaus alias Resbob kembali menjadi sorotan publik setelah terseret dalam kontroversi.

Kali ini, ia dikecam warganet karena diduga menghina suku Sunda dan suporter Persib Bandung, Viking, melalui unggahannya yang dinilai menyinggung isu SARA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbuatannya tersebut memicu kemarahan netizen, bahkan menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dikenal sebagai tokoh Sunda.

Dedi Mulyadi turut menyoroti ucapan Resbob yang dianggap tidak pantas, mengingat isu suku dan identitas budaya merupakan hal yang sangat sensitif di Indonesia.

Aksinya pun dianggap tidak memberikan contoh yang baik bagi generasi muda di era digital. Netizen ramai-ramai menyayangkan sikapnya yang seolah tak belajar dari kesalahan sebelumnya.

Sebelumnya, nama Adimas Firdaus dan saudaranya, Muhammad Jannah alias Bigmo, juga sempat menjadi perbincangan hangat karena diduga menyebar hoax soal Azizah Salsha, putri anggota DPR RI Andre Rosiade.

Sosok konten kreator Resbob alias Adimas Firdaus hina suku Sunda hingga suporter Persib Viking
Sosok konten kreator Resbob alias Adimas Firdaus hina suku Sunda hingga suporter Persib Viking
Sumber :
  • Istimewa

Perselisihan itu bahkan berujung pada laporan polisi, namun tampaknya pengalaman tersebut belum cukup membuat keduanya berhati-hati dalam bersikap di media sosial.

Akibat berbagai kontroversi yang terus muncul, publik pun mulai mempertanyakan cara didik sang ibu, Putri, yang selama ini mendukung aktivitas anak-anaknya di media digital.

Ibu dari Resbob dan Bigmo tampil di kanal YouTube Denny Sumargo untuk mengklarifikasi perilaku kedua anaknya yang kerap menimbulkan masalah.

Dalam podcast tersebut, Denny Sumargo menanyakan bagaimana sebenarnya hubungan Putri dengan anak-anaknya.

"Baik-baik aja. Baik-baik banget. Cuman kalau ngeselin ya udah kasih terapi dulu. Strap,” ujarnya.

Namun, pernyataan ini justru membuat penonton menilai ada sisi kedekatan yang terlalu longgar antara orang tua dan anak, hingga terkesan kurang tegas.

Ketika ditanya tentang cara mendidik anak, Putri menjelaskan bahwa ia sebenarnya sering memberi nasihat keras setiap kali anak-anaknya membuat kesalahan.

Bikin Gaduh karena Hina Viking dan Suku Sunda, Ternyata Resbob Pernah Dilaporkan Azizah Salsha ke Polisi
Bikin Gaduh karena Hina Viking dan Suku Sunda, Ternyata Resbob Pernah Dilaporkan Azizah Salsha ke Polisi
Sumber :
  • youtube resbob

“Langsung telepon malam, kata-katain lah, marah-marahin. Heh, di mana? Emang dasar lu ya, anak enggak tahu diri. Masih juga enggak nurut omongan orang tua. Kan sudah dibilang berkali-kali jangan bawa-bawa politik, jangan bawa-bawa SARA, jangan bawa agama, jangan nyebut nama orang atau negara,” ujarnya tegas.

Putri mengaku selalu mengingatkan anak-anaknya agar lebih berhati-hati dalam berbicara di depan publik, terutama karena Indonesia memiliki hukum dan aturan.

“Elu mau podcast ngomongin apaan terserah, tapi jangan bawa-bawa itu. Karena ini bernegara ada hukumnya. Jangan bikin Bunda deg-degan,” tambahnya.

Meski begitu, pengakuan ibu Resbob bahwa anaknya tetap mengulangi kesalahan membuat publik menilai nasihat itu belum cukup efektif.

Apalagi, dalam podcast tersebut terungkap pula bahwa sang anak, mengaku sempat mengonsumsi minuman beralkohol sebelum membuat konten yang menimbulkan kontroversi.

“Itu jelas salah. Abang gue itu enggak ada niatan jahat, tapi emang agak linglung dikit. Asal bunyi aja orangnya,” kata Bigmo menjelaskan perilaku Resbob.

Ia juga menambahkan bahwa mungkin ada pengaruh minuman dalam tindakan abangnya.

Mendengar hal itu, sang ibu sempat kaget.

“Minum? Bener kamu minum?” yang kemudian dijawab jujur oleh anaknya, “Iya Bun, jujur.”

Putri hanya bisa mengucap Istighfar berkali-kali mendengar pengakuan tersebut.

“Jadi kenapa harus minum sih? Kan Bunda udah bilang berkali-kali,” ujar Putri menegur anaknya, yang dijawab enteng oleh Jannah, “Lagi butuh buat kerjaan, Bun.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jawaban itu kembali membuat ibunya mengelus dada.

Kini, Aliansi Sunda Banten Bersatu melaporkan Adimas Firdaus alias Resbob ke Polda Banten atas dugaan tindak pidana penghinaan dan ujaran kebencian terhadap suku Sunda. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT