News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Sentil Resbob Sudah Hina Imbas Rasis ke Suku Sunda dan Viking: Kita Ahli Membunuh Tanpa Menyentuh

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kembali singgung YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob yang diduga hina dan rasis ke suku Sunda dan suporter Persib Bandung, Viking.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:29 WIB
YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob & Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Kolase TikTok/@resbobbb & Istimewa

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali merespons soal YouTuber Adimas Firdaus alias Rebob. Video siaran langsung Resbob diduga menghina suku Sunda viral di media sosial.

Dedi Mulyadi juga menyoroti video viral Resbob tidak sekadar rasis terhadap suku Sunda, tetapi juga melakukan penghinaan pada suporter Persib Bandung, Viking Persib Club.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal ini, Dedi Mulyadi bereaksi atas video viral Resbob setelah beberapa kali didesak warganet. Ia saat ini tetap fokus menolong warganya yang terdampak bencana banjir Sumatera.

"Saya ngurus dulu orang Sunda yang kejebak di lokasi bencana," tulis Dedi Mulyadi dalam kolom komentar Instagram pribadinya dikutip, Sabtu (13/12/2025).

Dedi Mulyadi Sentil Perbuatan Resbob Sudah Hina

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bereaksi atas video konten kreator Adimas Firdaus alias Resbob diduga hina Suku Sunda
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bereaksi atas video konten kreator Adimas Firdaus alias Resbob diduga hina Suku Sunda
Sumber :
  • Kolase Antara & Istimewa

Di tengah itu, Dedi mengetahui betul amarah dari masyarakat Jawa Barat. Hal ini mengingat video Resbob berurusan dengan dugaan penghinaan terhadap suku Sunda.

Mantan Bupati Purwakarta itu menyebut sikap diperlihatkan Resbob telah hina. Akan tetapi, ia saat ini enggan menindaklanjuti sanksi perbuatan YouTuber tersebut sepenuhnya.

Menurut Dedi, warga Jabar mampu memberikan sanksi Resbob dengan mudah. Sebab pelaku dugaan penghinaan terhadap suku Sunda hanyalah satu orang.

Bagi Dedi, Resbob mudah ditangkap oleh aparat. Apalagi identitas dari YouTuber tersebut telah terbongkar di ruang publik.

"Itu orang yang hina, cuma satu, masa kalian nggak bisa selesaikan?," tegasnya.

Dedi Mulyadi Minta Orang Sunda Tak Tersulut Emosi

Meski begitu, pria berusia 54 tahun ini meminta kepada warga Jabar dan orang sunda tetap sabar. Emosi terhadap Resbob tidak boleh berlarut-larut.

Dedi Mulyadi meyakini ada balasan dari orang Sunda yang elegan terhadap orang Sunda. Ia menyinggung akan ada efek jera menimpa Resbob.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mempercayai orang Sunda tidak perlu main fisik. Kata dia, paling penting mahasiswa Prodi Ilmu Politik UWKS itu dijerat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Warga Aceh ngopi sambil numpang charge handphone karena listrik masih padam di beberapa tempat. Warga Sunda sedang ramai dengan Resbob, stay calm karena kita ahli membunuh tanpa menyentuh," jelas Dedi Mulyadi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT