News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Kasus Tumbler Anita Dewi, Zulkifli Hasan Peringatkan Anggotanya: Jangan Hilang, Nanti Satu Indonesia Rusuh

​​​​​​​Viral kasus tumbler Anita Dewi, Zulkifli Hasan kini memperingatkan anggotanya untuk menjaga barang pribadi agar tidak memicu kegaduhan nasional.
Jumat, 28 November 2025 - 10:18 WIB
Zulkifli Hasan, Anita Dewi dan Suami
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / TikTok @amanat_nasiaonal @anitadewi_lestari

tvOnenews.com - Viral Kasus tumbler Anita Dewi, kini menyeret perhatian tokoh politik nasional. 

Setelah lebih dari tiga hari menjadi perbincangan publik, insiden hilangnya tumbler senilai Rp300.000 ini tak hanya ramai di media sosial, tetapi juga disentil langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula dari curhatan seorang penumpang KRL bernama Anita Dewi L. melalui akun Threads @anitadewl pada akhir November 2025. 

Anita mengaku kehilangan tumbler merek Tuku yang ia titipkan di bagasi gerbong wanita saat menumpang KRL rute Tanah Abang–Rangkasbitung pada 24 November 2025.

Menurut kronologi, cooler bag miliknya ditemukan utuh di Stasiun Rangkasbitung, lengkap dengan tumbler di dalamnya. 

Esok harinya, Anita bersama suaminya, Alvin Harris Setiadi kembali ke stasiun untuk mengambil barang tersebut. Namun saat tas diserahkan, tumbler berwarna biru itu sudah tidak ada.

Petugas yang memproses laporan, Argi Budiansyah, sempat menawarkan mengganti rugi, tetapi Anita menolak dan justru membagikan keluhannya di Threads. 

Keluhan itulah yang menyulut hujatan besar publik dan membuat nama Anita Dewi menjadi trending nasional.

Viralnya curhatan itu berbuntut panjang. Petugas Argi disebut dipecat oleh mitra KAI, meski KAI Commuter menegaskan bahwa tidak ada pemecatan resmi dan hanya evaluasi internal.

Publik bersimpati pada Argi, terlebih karena ia disebut telah membeli tumbler baru untuk menggantikan milik Anita.

Di sisi lain, dampak terberat justru dirasakan Anita sendiri. Perusahaan tempatnya bekerja, PT Daidan Utama Pialang Asuransi, memutus hubungan kerja per 27 November 2025. 

Surat pemecatan itu menuai kritik karena dianggap tidak profesional lantaran tidak memakai kop surat resmi.

Suami Anita, Alvin, kemudian menyampaikan permintaan maaf di media sosial dan berjanji akan mengusut rekaman CCTV untuk membuktikan hilangnya tumbler tersebut. 

Sementara itu, warganet terus memperdebatkan apakah curhatan Anita wajar atau justru berlebihan sehingga merugikan pihak lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah ramainya kasus ini, Zulkifli Hasan ikut menyoroti viralnya tumbler milik Anita Dewi. 

Saat menghadiri pertemuan kader PAN di Jakarta pada 27 November 2025, Zulhas melontarkan sindiran yang langsung kembali menghidupkan perbincangan publik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT