News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menanggapi Tumbler Tuku Anita Hilang di KRL, KAI Pastikan Tidak Ada Pemecatan tapi Pemeriksaan dan Pembinaan Menyeluruh

Botol minum atau tumbler Tuku milik Anita menjadi viral. Setelah dirinya mengeluhkan kehilangan benda tersebut di media sosial.
Jumat, 28 November 2025 - 04:57 WIB
Menanggapi Tumbler Tuku Anita Hilang di KRL, KAI Pastikan Tidak Ada Pemecatan tapi Pemeriksaan dan Pembinaan Menyeluruh
Sumber :
  • Instagram cakapviral

Jakarta, tvOnenews.com- Pihak kereta api Indonesia atau KAI menanggapi, kabar kehilangan tumbler merek Tuku di dalam kereta Commuter Line atau sering disebut KRL

Tumbler Tuku dan pasangan suami istri Alvin Haris dan Anita Dewi.
Tumbler Tuku dan pasangan suami istri Alvin Haris dan Anita Dewi.
Sumber :
  • Istimewa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Botol minum atau tumbler Tuku milik Anita menjadi viral. Setelah dirinya mengeluhkan kehilangan benda tersebut. 

Sekalipun tas cooler bag sudah dikembalikan oleh pihak petugas di Stasiun KRL. Anita sepertinya tidak merasa puas karena kehilangan Tumbler Tuku.

Usai kabar kehilangan tumbler Tuku Anita viral. Pihak KAI Commuter memberikan respons tegas bahwa rumor pemecatan karyawan tidak dibenarkan.  

Sebagaimana disampaikan VP Corporate Communications KAI Anne Purba kepada tvOnenews.com Kamis (26/11). Ia menegaskan tidak ada pemecatan melainkan pemeriksaan dan pembinaan pegawai. 

Selain itu, Anne menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bahwa barang pribadi tetap berada dalam tanggung jawab masing-masing pengguna jasa. 

“Kami melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, mulai dari koordinasi dengan mitra petugas, sampai memastikan SOP dijalankan hingga dokumen layanan. Setiap keputusan terkait petugas harus berbasis fakta yang lengkap agar adil bagi semua pihak,” tegas Anne.

"Sistem ini bisa berjalan karena ada integritas petugas yang menjaga kejujuran mereka, jadi ada kesadaran pelanggan untuk bersama-sama menjaga barang pribadi,” sambungnya. 

Menanggapi Tumbler Tuku Anita Hilang di KRL, KAI Pastikan Tidak Ada Pemecatan tapi Pemeriksaan dan Pembinaan Menyeluruh
Menanggapi Tumbler Tuku Anita Hilang di KRL, KAI Pastikan Tidak Ada Pemecatan tapi Pemeriksaan dan Pembinaan Menyeluruh
Sumber :
  • Instagram cakapviral

 

Kronologi Tumbler Tuku Hilang 

Awal peristiwa ini bermula pada Senin malam, ketika Anita membawa tumbler tuku pulang kerja menggunakan Commuter Line rute Tanah Abang–Rangkasbitung.

Kemudian, turun di Stasiun Rawa Buntu sekitar pukul 19.40 WIB. Baru menyadari bahwa sebuah cooler bag miliknya tertinggal di bagasi gerbong khusus perempuan dan membuat laporan. 

Setelah membuat laporan, keesokan harinya, Anita mendatangi Stasiun Rangkasbitung untuk mengambil cooler bag tersebut bersama suaminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dicek kembali ternyata satu barang hilang yaitu tumbler merek Tuku. Ini pun mendapatkan tanggapan kecewa yang diposting Anita ke Medsos.

Setelah kejadian ini, Anita dan Suami pun meminta maaf dan mengaku siap bertanggung jawab. Sebab desas-desusnya Anita sudah dipecat. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT