Meski Banyak Digoda Perempuan Lain, Insanul Fahmi Lebih Pilih Poligami dengan Inara Rusli: Selama Ini Aku Butuhkan
- Tangkapan layar YouTube dr Richard Lee
tvOnenews.com - Insanul Fahmi, suami dari Wardatina Mawa, kembali menjadi pusat perhatian publik setelah akhirnya mengakui telah menikah siri dengan Inara Rusli.
Pernikahan tersebut dilakukan pada Agustus 2025, di tengah statusnya yang masih sah menikah secara negara dengan Mawa sejak 2019.
Pengakuan mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Insan dalam tayangan podcast dr. Richard Lee, di mana ia blak-blakan mengurai alasan di balik keputusannya menikah lagi.
Insan menjelaskan, rumah tangganya dengan Mawa memang sudah lama tidak baik-baik saja. Sejak beberapa tahun terakhir, mereka kerap dilanda konflik yang membuat suasana di rumah menjadi tidak tenang.
Ia mengaku sudah berusaha untuk memperbaiki keadaan, tetapi tekanan batin dan masalah komunikasi membuatnya semakin kehilangan arah.
“Kita coba jalanin rumah tangga sampai ada konflik-konflik lain yang buat aku ngerasa di bisnisku jadi banyak rugi karena aku ngerasa capek sendiri, enggak tenang di rumah. Aku lebih banyak kerja, bikin bisnis, sibukin diri dari pagi sampai malam,” ungkap Insanul.
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @mommy_starla, @insanulfahmi
Dalam penuturannya, Insan mengaku sering jatuh sakit karena stres yang menumpuk.
Ia bahkan sampai harus dua kali opname dalam seminggu, menjalani infus rutin, dan sempat mengalami mimisan akibat kelelahan.
“Seminggu bisa dua kali opname, seminggu sekali infus, kadang suntik vitamin. Aku sering mimisan tapi enggak pernah ngeluh. Salah satu bisnisku rugi sampai miliaran. Aku frustasi tapi enggak pernah bilang kalau aku enggak punya uang,” kata Insanul Fahmi.
Konflik rumah tangga yang tak kunjung membaik membuat Insan memilih untuk fokus bekerja di Jakarta, sementara Mawa tinggal di Medan bersama anak mereka.
Ia mengaku sudah berusaha menjaga diri, tapi godaan dari lingkungan tetap datang, terutama karena statusnya sebagai pengusaha yang kerap berinteraksi dengan banyak orang.
“Teman-teman aku semua pada ngajak mabuk, ada beberapa cewek-cewek yang menawarkan diri tapi enggak aku gubris. Aku lebih sibukin diri, cuma aku makin ngerasa enggak punya tempat untuk pulang,” ungkapnya jujur.
Load more