News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sarwendah-Ruben Onsu Memanas, Pengacara Sebut Istri Tak Punya Uang Saku hingga Biaya Rumah Tangga Di-reimbuse

Mantan pasangan suami istri, Sarwendah dan Ruben Onsu kini kembali menjadi sorotan publik setelah adanya polemik diantara mereka terkait nafkah bulanan hingga permasalahan anak-anak.
Rabu, 19 November 2025 - 23:54 WIB
Sarwendah dan Ruben Onsu
Sumber :
  • Instagram/@ruben_onsu

tvOnenews.com - Mantan pasangan suami istri, Sarwendah dan Ruben Onsu kini kembali menjadi sorotan publik setelah adanya polemik diantara mereka terkait nafkah bulanan hingga permasalahan anak-anak.

Berkaitan dengan polemik tersebut, kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon mengatakan bahwa selama kliennya menikah dengan Ruben Onsu hanya mendapat uang saku khusus dalam jumlah terbatas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, uang saku tersebut tak lagi Sarwendah terima sejak lahirnya kedua anak mereka, yaitu Thalia dan Thania Onsu.

Sarwendah pun hanya menerima sejumlah uang bulanan untuk kebutuhan anak dan rumah tangga dengan sistem reimburse atau dibayar terlebih dahulu dan diganti kemudian oleh Ruben Onsu.

“Setelah mempunyai anak, tidak ada lagi uang khusus untuk istri. Yang ada hanyalah uang untuk keperluan anak-anak dan keperluan rumah tangga. Ya, dan itu semua di-reimburse,” ungkap kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon dalam konferensi pers, pada Rabu (19/11/2025).

Sarwendah & Ruben Onsu
Sarwendah & Ruben Onsu
Sumber :
  • Instagram/@ruben_onsu

 

Hal ini justru menjadi sorotan lantaran sebelum bercerai Ruben Onsu pernah mengungkapkan dihadapan publik kalau Sarwendah memiliki jatah uang bulanan sebesar 40 juta.

Melalui tayangan YouTube Luna Maya, Ruben Onsu mengungkapkan ia menyediakan uang sebesar 40 juta untuk keperluan bulanan Sarwendah.

“Ya pernah lah, ya justru istri gue dapat bulanan. Uang belanja doang, uang dapurnya dia Rp40 juta sebulan,” tegas Ruben Onsu pada tayangan YouTube Luna Maya.

Ketika ditanya mengenai hal tersebut, Ruben Onsu mengatakan bahwa mantan istrinya tersebut bukan orang yang suka belanja.

“Itu uang dapurnya aja? Bukan uang belanja dia buat beli tas atau apa? Beda lagi itu?” tanya Luna Maya.

“Wendah mah nggak bakal beli apa-apa kalau nggak kita yang belanjain,” kata Ruben Onsu.

Ruben sangat yakin kalau Sarwendah tidak akan membeli apapun untuk dirinya sendiri jika tak dibelikan.

Meski begitu, ayah tiga anak itu tetap memberikan kartu kredit tanpa batas untuk mantan istrinya.

Namun, dirinya menyadari bahwa mantan istrinya tersebut gemar sekali dengan snack.

“Iya, dia mah nggak bakal belanja. Kartu kredit Sarwendah unlimited. Dia kalau nggak dibelanjain ya nggak bakal belanja,” ungkap Ruben. 

“Dia punya tas ini tas itu, itu harus gue yang beliin. Dia mah gila-gila snack. Kalau dia ke Jepang atau Eropa, itu bisa 2 koper,” sambungnya.

Tak hanya itu, dalam kesempatan lainnya Ruben Onsu menjelaskan uang bulanan yang di dapatkan Sarwendah.

Sarwendah & Ruben Onsu
Sarwendah & Ruben Onsu
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Sarwendah & Wendi Cagur

 

Dalam tayangan YouTube deHakim Story, Ruben mematahkan isu yang beredar mengenai uang bulanan Sarwendah yang hanya sebesar 40 juta.

“Honor lu kan padahal udah tinggi banget, katanya ke istri uang bulanannya 40 juta. Orang-orang bertanya, kok cuma Rp40 juta? Katanya gitu,” tanya Irfan Hakim pada tayangan YouTube deHakim Story.

Tak tanggung-tanggung, ia mengeluarkan handphone miliknya untuk menunjukkan bukti transfer pengiriman uang darinya yang diterima Sarwendah.

“Sini mana Handphone gue,” kata Ruben.

“Nih, yang sepuluh itu gua lebihin. Karena waktu itu ada yang dia bayar sendiri,” sambungnya.

Melihat angkanya, Irfan Hakim pun terkejut dan menegaskan bahwa yang ia sebutkan tidak dikurangi maupun ditambahkan.

“Mampus! Dua ratus sepuluh juta sembilan ratus delapan puluh ribu seratus dua puluh tujuh rupiah, (Rp 210.980.127.00),” sebut Irfan Hakim.

Kemudian, Irfan Hakim ingin konfirmasi kembali bahwa nominal yang dikeluarkan presenter tersebut belum termasuk kebutuhan lainnya seperti listrik dan sekolah anak.

“Itu diluar listrik, listrik 55 (juta) sebulan, kalau ada pesta 60 (juta). Tapi pernah lebih murah, 40, 30 (juta) gua pernah,” bilang Ruben.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi saat ditanya mengenai uang makan, Ruben pun merasa bingung karena nominal yang ia keluarkan setiap bulannya bisa berubah-ubah sesuai kebutuhan.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT