News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Gus Elham Ciumi Anak Kecil di Medsos, Waketum MUI Menilai Tidak Haram Selama ...

Gus Elham Kediri yang disapa Gus Elham itu, menjadi viral karena video yang menciumi anak kecil dianggap berlebihan mengarah "pelecehan".
Selasa, 11 November 2025 - 18:16 WIB
Viral Gus Elham Ciumi Anak Kecil di Medsos, Waketum MUI Menilai Tidak Haram Selama ...
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/tvone Putri - ellhamyahya

Jakarta, tvOnenews.com- Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI), Anwar Abbas memberikan tanggapan soal adanya video Gus Elham yang viral. 

Media sosial tengah diramaikan dengan sebuah video memperlihatkan Gus Elham Kediri, menciumi anak kecil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Elham Kediri
Gus Elham Kediri
Sumber :
  • Instagram @@ellhamyahya

 

Gus Elham Kediri yang disapa Gus Elham itu, menjadi viral karena video dirinya yang menciumi anak kecil dianggap berlebihan mengarah "pelecehan".

Dengan begitu, Anwar Abbas mengatakan perilaku mencium anak kecil hal yang lumrah atau umum biasa dilakukan sebagai bentuk kasih sayang. 

Namun, sebagai Pengamat sosial ekonomi dan keagamaan juga, ia mengatakan mencium anak juga memiliki batasan. Hal ini diperlukan agar tidak disalahartikan.

Melihat anak kecil yang dicium Gus Elham bukanlah orang dewasa atau yang sudah baligh, boleh selama tidak didasari syahwat atau hawa nafsu. 

Viral Gus Elham Ciumi Anak Kecil di Medsos, Waketum MUI Menilai Tidak Haram Selama ...
Viral Gus Elham Ciumi Anak Kecil di Medsos, Waketum MUI Menilai Tidak Haram Selama ...
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/tvone Putri - ellhamyahya

 

"Mencium anak kecil yang belum baligh sebagai tanda kasih sayang tanpa ada dorongan syahwat sedikitpun adalah tidak berdosa," katanya kepada tvOnenews.com, Selasa (11/11).

"Tetapi jika di dalam diri yang mencium ada syahwat maka ciuman tersebut menjadi haram atau terlarang. Jadi ciuman tersebut sifatnya betul-betul hanya sebagai tanda kasih sayang dan tidak lainnya," jelas Buya Anwar Abbas. 

Lebih lanjut, Buya Anwar mengatakan sebaiknya lebih berhati-hati dalam berperilaku yang hobi mencium anak. 

Bila menarik fenomena yang tengah ramai, Gus Elham menciumi anak-anak viral. Bisa menjadi contoh, bisa jadi lebih bijak. 

"Tetapi meskipun demikian bila seseorang akan mencium anak kecil bukan mahramnya  seperti anak teman atau anak tetangga maka sebaiknya berhati-hati. Perhatikan nilai-nilai kelayakan dan kepantasan," pesan Buya.

Di sisi lain, Gus Elham sudah merespons atas perilakunya yang mencium yang diduga pelecehan tersebut, pun mendapatkan respons.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Elham pun langsung mengajak para jemaah agar tidak menyebarkan informasi bohong atau fitnah.

"Permisi gus ada salah oknum damel akun, kamu ngerti nggak?," tanya Gus Elham dari akun santriasik_, dikutip tvOnenews.com pada Selasa (11/11).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT