News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramalan Weton Apes 11 November 2025: 5 Weton ini Harus Berhati-hati di Hari Selasa Pahing

Ramalan weton apes 11 November 2025 ini akan mengingatkan agar berhati-hati untuk mengambil langkah dalam memprediksi karakter, rezeki, jodoh, hingga peruntungan hari ini
Selasa, 11 November 2025 - 11:22 WIB
Ilustrasi pekerja
Sumber :
  • Pexels/Anna Tarazevich

tvonenews.com - Ramalan weton apes 11 November 2025 ini akan mengingatkan agar berhati-hati untuk mengambil langkah dalam memprediksi karakter, rezeki, jodoh, hingga peruntungan hari ini.

Menurut perhitungan kalender jawa, hari ini tanggal 11 November 2025 jatuh pada weton Selasa Pahing dengan total neptu 12, yang energinya dipercaya membawa sifat aktif, dinamis, namun juga mudah tersulut emosi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Energi di hari Selasa Pahing sangat berapi-api dan kuat (berada di bawah pengaruh Lintang Kuku dan Wuku Sungsang yang cenderung keras), sehingga dapat menciptakan benturan dengan beberapa weton lainnya. 

Hal ini yang menyebabkan potensi mendapat kesialan atau tantangan akan jauh lebih besar.

Berikut 5 weton yang diprediksi harus lebih waspada dan berhati-hati pada 11 November 2025:

1. Jumat Wage (Neptu 10)
Pemilik Jumat Wage yang dikenal dengan sifat Lakuning Lintang (seperti bintang yang menyendiri) mungkin merasa kesulitan beradaptasi dengan dinamika tinggi Selasa Pahing. 

Hari ini diprediksi membawa tantangan pada urusan hubungan sosial dan komunikasi. Potensi salah paham atau konflik dengan rekan kerja/pasangan cukup tinggi. 

Dianjurkan untuk menahan diri dari debat yang tidak perlu dan menjaga lisan.

2. Minggu Legi (Neptu 10)
Weton Minggu Legi sering digambarkan sebagai orang yang dermawan namun keras kepala (Sumur Sinaba). 

Benturan energi pada 11 November 2025 dapat memicu masalah pada sektor finansial. 

Mereka disarankan untuk menghindari pengambilan risiko besar, seperti investasi mendadak atau pinjaman, serta berhati-hati dalam setiap transaksi jual beli.

3. Senin Kliwon (Neptu 12)
Meskipun memiliki neptu yang sama kuat dengan Selasa Pahing, weton Senin Kliwon yang berada di bawah Aras Kembang (memesona namun mudah cemburu) bisa mengalami benturan sesama energi kuat. 

Tantangannya fokus pada emosi dan kesehatan mental. Kecenderungan mudah tersulut amarah atau stres dapat mengganggu fokus kerja. 

Disarankan untuk mencari ketenangan dan tidak memaksakan diri bekerja melampaui batas wajar.

4. Sabtu Wage (Neptu 13)
Sabtu Wage dikenal dengan sifat Lakuning Lintang-nya yang cenderung tertutup dan hati-hati. 

Energi Selasa Pahing yang dinamis bisa membuat mereka merasa tidak nyaman dan rentan terhadap masalah teknis atau hambatan pekerjaan yang tak terduga. 

Kehati-hatian ekstra diperlukan saat bepergian dan berurusan dengan mesin atau dokumen penting.

5. Kamis Legi (Neptu 13)
Kamis Legi memiliki Lakuning Angin (mudah berpindah/tidak menentu) dan cenderung ceria namun gampang curiga. 

Pada 11 November 2025, weton ini diprediksi mengalami tantangan pada urusan perjalanan dan kesehatan fisik. 

Potensi kecerobohan saat di jalan atau menurunnya stamina tubuh menjadi perhatian utama. Prioritaskan keselamatan dan istirahat yang cukup.

Perlu diketahui, ramalan weton ini hanya untuk menjadi panduan meningkatkan kewaspadaan, bukan penentu mutlak nasib. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi pemilik kelima weton di atas, hari Selasa Pahing pada 11 November 2025 dapat digunakan sebagai momen untuk berzikir, bersedekah, dan memprioritaskan kesabaran dalam setiap tindakan. Dengan kehati-hatian dan pengendalian diri, energi negatif dapat diminimalisir

(kmr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT