News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kok Jadi Begini? Jauh-jauh Hari Megawati Hangestri Sudah Bilang Tak Mau Diatur, Kini Manisa BBSK Kena Getahnya

Megawati Hangestri ternyata sudah lama mengaku tak suka diatur dan suka hidup bebas. Kini Manisa BBSK memilih mengakhiri kontraknya dengan Megatron.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 11:39 WIB
Megawati Hangestri
Sumber :
  • Instagram/sso.ngiii

tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan publik usai dirinya resmi mengakhiri kontrak dengan klub voli Turki, Manisa BBSK.

Keputusan ini membuat publik geger karena belum genap semusim bintang Timnas Voli Indonesia itu bergabung dengan klub Eropa tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ternyata jauh sebelum polemik ini terjadi, Megawati sudah mengungkapkan sisi kepribadiannya yang tidak suka diatur dan lebih memilih hidup bebas.

Dalam sebuah perbincangan di kanal YouTube Sport77 Official, Megawati secara blak-blakan mengaku bahwa dirinya sejak dulu memang punya sifat keras kepala dan tidak suka diatur.

Bahkan, cita-citanya semasa kecil sempat jauh dari dunia voli.

“Aku dulu tertarik banget jadi polwan, tapi seiring waktu berjalan, hilang cita-citanya. Aku merasa nggak cocok aja di jalan itu. Aku suka yang nggak diatur, suka yang melenceng, aku suka yang bebas aja,” ujar Megawati dalam wawancara santai tersebut.

Megawati Hangestri

Menurut Megawati, keputusan untuk menekuni dunia voli berawal sejak tahun 2013 saat dirinya datang ke Surabaya.

Di sana, ia mulai merasakan bahwa dunia olahraga lebih cocok untuknya dibandingkan profesi lain.

"Semenjak aku datang ke Surabaya ikut voli 2013, dari situ aku kayak, ah, kayaknya enggak cocok di polwan deh. Aku cocoknya di olahraga aja, kayak gitu,” ucapnya.

Menariknya, Megawati juga mengaku bahwa sifat keras kepala dan jiwa bebas yang dimilikinya sudah terlihat sejak kecil.

Megawati di Manisa BBSK

"Sejak kecil, ayah sama mama udah sampai kalau aku maunya ini, nggak bisa apa-apa, mereka udah kayak angkat tangan,” katanya sambil tertawa.

Dalam kesempatan yang sama, Megawati juga menambahkan bahwa dirinya adalah tipe orang yang berbicara apa adanya.

"Aku tuh kalau ngomong ceplas-ceplos, apa adanya, tapi nggak menyakiti hati orang sih,” ujarnya.

Seperti diketahui, Manisa BBSK mengumumkan pemutusan kontrak dengan Megawati pada Selasa (28/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klub tersebut menyatakan bahwa Megawati melanggar kontrak karena tidak kembali ke Turki tiga hari setelah turnamen Livoli Divisi Utama 2025 berakhir.

Dalam pernyataan resmi, pihak klub menulis,

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT