News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Diam Lagi, Borok Mantan Suami, Ibu dan Ayah Mertua Dibongkar Melda Safitri, Betapa Sakit Hatinya Ternyata Sempat...

Ibu rumah tangga asal Aceh, Melda Safitri, kembali menjadi sorotan publik setelah membongkar pengalaman pahitnya diceraikan mantan suami yang dilantik jadi P3K.
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 18:46 WIB
Melda Safitri, ibu ruumah tangga asal Aceh yang diceraikan suaminya jelang dilantik sebagai pegawai PPPK
Sumber :
  • Instagram @shellasaukiaofficial/@melda_safitri92

tvOnenews.com - Ibu rumah tangga asal Aceh, Melda Safitri, kembali menjadi sorotan setelah kisah pahit rumah tangganya viral di media sosial. Video yang memperlihatkan kesedihannya saat meninggalkan rumah dan tetangga di Kampung Siti Ambia, Kecamatan Singkil, Aceh membuat publik ikut terharu.

Melda, yang memiliki dua anak, disebut-sebut diceraikan oleh mantan suaminya, seorang pegawai Satpol PP. Perceraian itu terjadi tepat menjelang sang suami dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K/PPPK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Curhatan Melda Safitri muncul melalui surat tulisan tangan yang diunggah di akun media sosial Safitri Alshop Aceh, Sabtu (25/10). Dalam surat itu, ia menyampaikan perasaannya kepada mantan suami:

"Dear mantan suami, Setiap kebohonganmu adalah pisau yang menekuk hatiku. Aku merasa dikhianati dan dibuang begitu saja, setelah engkau mendapatkan jabatan dan kedudukan yang lebih tinggi."

"Hatiku remuk memikirkan penghianatan kamu dan di air mataku mengalir setiap teringat perbuatanmu. Kamu tidak hanya berbohong padaku. Tapi kamu menghancurkan harapanku bersamamu. Apa arti janji suci pernikahan kita bagimu? Kamu harus ingat terakhir aku belikan kamu baju Korpri dengan keringatku."

Sejauh ini, pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh tengah menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil mantan suami Melda untuk dimintai keterangan. Kepala BKPSDM Aceh, Sengkil Azman, memanggil pegawai tersebut pada Rabu, 22 Oktober.

Tak hanya mantan suami, Melda Safitri juga membongkar pengalaman pahitnya menghadapi orang tua mantan suami. Saat meninggalkan rumah dan kembali ke Aceh Selatan bersama anak-anak, ia sempat mendatangi mertua untuk meminta maaf terlebih dahulu, namun tidak mendapat respons yang baik.

"Sejahat apapun aku dan terzolimi apapun aku, tetap, sebelum aku pulang ke Aceh Selatan membawa anak-anakku, kudatangi mamamu dan ayahmu dan aku rela meminta maaf duluan," tulis Melda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apapun ceritanya mereka tetap orang tua, kami pergi dibantu sama tetangga-tetangga yang baik, sedangkan kalian tidak peduli dan tidak ada rasa belas kasihan sedikit pun ke anak-anakku," tambahnya.

Kisah Melda ini menuai simpati publik, sekaligus menjadi sorotan penting terkait sikap tanggung jawab dan empati dalam keluarga, terutama ketika menyangkut kesejahteraan anak-anak. (klw/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT