News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Weton Apes 12 Oktober 2025: Selasa Wage Waspadalah terhadap Finansial Anda, Sabtu Wage Tolong Kurangi Egoisnya!

Lima weton di bawah ini diprediksi akan apes atau mengalami ketidakberuntungan pada tanggal 12 Oktober 2025. Apakah salah satunya adalah weton milik Anda?
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 18:33 WIB
Ilustrasi stres
Sumber :
  • Pexels/Photo By: Kaboompics.com

tvOnenews.com - Tanggal 12 Oktober 2025 jatuh pada weton Minggu Pahing dengan jumlah Neptu 14.

Dalam perhitungan Primbon Jawa, energi suatu hari yang kuat bisa menjadi tantangan bagi weton lain yang energinya kurang selaras atau bertabrakan, yang sering diistilahkan sebagai "tibo apes" atau harus ekstra waspada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prediksi ini bukan berarti hari kiamat, melainkan sebuah pengingat agar pemilik weton tertentu lebih berhati-hati, sabar, dan tidak mengambil keputusan besar secara impulsif.

Fokus utama tantangan biasanya ada pada masalah emosi, konflik, atau kerugian finansial kecil.

Berikut lima weton yang diprediksi harus meningkatkan kewaspadaan pada 12 Oktober 2025.

 

1. Selasa Wage

Selasa Wage memiliki jumlah Neptu paling kecil (7). Nilai Neptu yang jauh lebih kecil dari Minggu Pahing (14) sering kali membuat weton ini lebih rentan terhadap benturan energi.

Hari ini, pemilik Selasa Wage harus sangat berhati-hati dalam hal finansial. Hindari spekulasi, transaksi mendadak, atau meminjamkan uang dalam jumlah besar. Fokus pada pekerjaan rutin dan hindari konflik dengan atasan atau rekan kerja.

2. Senin Pon 

Dalam hitungan jodoh, Senin Pon sering disebut kurang harmonis dengan Minggu Pahing. Energi ketidakcocokan ini dapat tercermin pada hari tersebut, di mana pemilik Senin Pon mungkin menghadapi masalah komunikasi atau konflik emosional yang intens.

Penting untuk meredam amarah, bersabar, dan menghindari kesalahpahaman, terutama dalam urusan keluarga atau hubungan asmara.

Ilustrasi pasangan bertengkar
Ilustrasi pasangan bertengkar
Sumber :
  • Pexels/Diva Plavalaguna

 

3. Kamis Wage

Kamis Wage memiliki energi yang kuat dalam hal ambisi, namun pada hari yang energinya didominasi oleh ketenangan Minggu Pahing, mereka mungkin merasa frustasi atau terhambat.

Prediksi apes bagi weton ini sering terkait dengan rasa kecewa karena target yang meleset atau usaha yang hasilnya tidak maksimal.

Disarankan untuk bersikap realistis, tidak memaksakan kehendak, dan menunda keputusan penting yang membutuhkan persetujuan banyak pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Rabu Legi

Weton ini dikenal bijaksana dan mudah bergaul, namun energinya sering berbenturan dengan energi "penguasa" yang dominan. Pada 12 Oktober 2025, pemilik Rabu Legi perlu mewaspadai masalah yang timbul dari kesalahpahaman sosial atau fitnah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT