GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Selamat Ungkap Detik-detik Ambruknya Ponpes Al Khoziny, Tukang Masih Ngecor Saat Santri Salat!

Korban selamat ungkap detik-detik ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo saat santri salat ashar, tukang masih ngecor di lantai empat, 36 meninggal dunia.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 16:58 WIB
Kepala BNPB Jabarkan Kendala Proses Evakuasi Al Khoziny
Sumber :
  • tim tvone - khumaidi

tvOnenews.com - Tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/9/2025), masih menyisakan duka mendalam.

Di tengah proses salat ashar yang berlangsung khusyuk, bencana datang secara tiba-tiba dan menelan puluhan korban jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu korban selamat, Nanang Saiful Rizal, menceritakan detik-detik mencekam ketika bangunan ponpes runtuh dan para santri berusaha menyelamatkan diri di tengah kepanikan.

Nanang, yang sudah menimba ilmu di Ponpes Al Khoziny sejak tahun 2022, menjadi saksi hidup atas tragedi maut yang menewaskan 67 orang dan menyebabkan lebih dari 104 santri berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Dengan mata yang masih menyiratkan trauma, Nanang mengisahkan bagaimana dirinya harus berjuang keluar dari reruntuhan bangunan yang ambruk dalam hitungan detik.

Menurut penuturannya, sore itu para santri sedang melaksanakan salat ashar berjamaah di lantai dasar.

Namun di saat bersamaan, beberapa tukang dibantu santri lain sedang melakukan pengecoran di lantai empat.

Aktivitas tersebut rupanya menjadi awal dari petaka yang tak terduga.

“Saat salat masih berlangsung dan memasuki rakaat ketiga, bambu-bambu dari atas mulai berjatuhan ke bawah. Lalu bangunan bergetar seperti kena gempa, dan semua santri langsung panik berlarian,” ujar Nanang saat diwawancarai dalam tayangan YouTube Kompas TV.

Nanang yang berada di bagian kanan bangunan berusaha menyelamatkan diri ketika getaran makin kuat.

Namun belum sempat keluar, bagian atap dan asbes ambruk menimpa tubuhnya.

"Saat itu, posisi saya berada di pinggir kanan dan saat bangunan bergetar, saya berusaha lari tapi terkena runtuhan asbes dari atas. Setelah itu, bangunan ambruk dan saya sempat terjebak sekitar setengah jam," ungkapnya.

Dalam situasi gelap dan penuh debu, Nanang mendengar suara teman-temannya yang berteriak meminta tolong.

Salah satunya adalah Mamat, teman sekelasnya yang terlihat mengalami kejang karena tertimpa reruntuhan.

Dengan tenaga tersisa, Nanang merangkak menghampiri dan berusaha menolong Mamat.

“Saya panik lihat teman saya kejang. Saya dekati dan coba bantu dia. Saat dia bisa duduk, saya lihat ada lubang kecil di samping tembok. Sambil tiarap, saya merangkak keluar lewat celah itu,” tuturnya lirih.

Setelah berhasil keluar, Nanang langsung mendapatkan pertolongan medis dari tim penyelamat.

Ia mengalami luka lecet di telinga kanan, kening, dan tangan.

Sementara Mamat yang ia tolong berhasil diselamatkan, namun harus dirawat intensif di rumah sakit karena mengalami luka serius.

Nanang mengaku masih trauma setiap kali mengingat suara ledakan dan reruntuhan yang menimpa teman-temannya.

Namun di balik rasa takut itu, ia tetap bertekad untuk melanjutkan pendidikannya di Ponpes Al Khoziny.

"Kalau sekolahnya berhenti. Saya tetap akan kembali ke pondok,” katanya dengan suara tegas namun lirih.

Di sisi lain, tragedi ini memicu gelombang kemarahan publik di media sosial.

Banyak netizen di platform X menyoroti kelalaian pengelola pondok yang tetap mengizinkan aktivitas pengecoran di saat para santri sedang beribadah di bawah.

“Lagi tahap pembangunan (cor) tapi di lantai bawah masih ada aktivitas? Ini jelas kelalaian pihak ponpes. Coba statemennya diganti, akui ada kelalaian yang mengakibatkan banyak santri meninggal, bukan malah bilang insyaAllah sahid,” tulis seorang warganet.

Komentar serupa juga disampaikan pengguna lain yang menilai pengawasan konstruksi sangat lemah.

"Harusnya konstruksi dilanjutkan pas area steril. Lah ini malah di bawah ada orang, edan,” tulis akun lainnya.

Bahkan, ada juga yang menuntut agar pihak yang memberi perintah pengecoran diperiksa.

"Yang nyuruh ngecor juga harus jadi tersangka, termasuk penanggung jawab pondok. Polisi harus tegas, jangan melempem,” tegas salah satu netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, proses investigasi masih berlangsung.

Aparat kepolisian setempat sudah menutup sementara lokasi ponpes dan memeriksa sejumlah saksi dari pihak pengurus serta kontraktor proyek bangunan tersebut. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes baru-baru ini sebut biang kerok praktik sunat perempuan di Indonesia. Sontak, hal ini menuai pertanyaan publik, apakah sunat bagi perempuan bagus untuk
Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Sebagian warga Indonesia masih banyak belum mengetahui detail terkait urus alih hak sertifikat tanah warisan. Lantas, bagaimana cara urus alih hak sertifikat
Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Tyson Fury engklaim akan menjalani persiapan tanpa pelatih jelang duel melawan Arslanbek Makhmudov pada 11 April di Tottenham Hotspur Stadium.
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H, ide caption media sosial.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur
Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan, 
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT