News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Main, Bayaran Evan Dimas di Tarkam Setara dengan Para Mantan Pemain Senior Timnas Indonesia yang Jumlahnya Capai...

Walau menjadi pemain Timnas Indonesia yang pensiun dini, nasib Evan Dimas tidak begitu buruk. Ketika main tarkam, jebolan Persebaya ini meraup bayaran yang fantastis. Berapa?
Minggu, 21 September 2025 - 21:44 WIB
Evan Dimas
Sumber :
  • Instagram @evhandimas

tvOnenews.com - Jumlah bayaran tarkam Evan Dimas menggemparkan publik karena setara dengan para mantan pemain senior di Timnas Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Evan Dimas merupakan bintang Timnas Indonesia yang kini memutuskan pensiun dari Liga profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal nama Evan Dimas bersinar sejak membawa Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2013.

Pada saat itu, Evan Dimas menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia U-19 di bawah tangan dingin pelatih Indra Sjafri.

Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas dkk
Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas dkk
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

 

Bahkan, Evan Dimas pernah membawa Timnas Indonesia U-23 meraih medali perunggu pada ajang SEA Games 2017, dan medali perak SEA Games 2019.

Keberhasilan ini membuat nama Evan Dimas kian menonjol, bahkan kariernya yang semakin melejit tak luput dari pusat perhatian.

Kesuksesannya ini menjadikan Evan Dimas juga telah melanglang buana di berbagai klub raksasa di Liga Indonesia.

Sayangnya pemain jebolan Persebaya ini memilih pensiun secara dini, Evan terakhir membela Persik Kediri pada Liga 1 musim 2024-2025.

Mantan gelandang kelahiran Surabaya ini terakhir kali kembali menyedot perhatian karena sempat kepergok merokok hingga main tarkam di Banjarnegara.

Pangestu agung, agen pemain spesialis tarkam mengungkapkan alasan Evan Dimas memilih pensiun dini.

"Sempat kemarin ngobrol kita ngobrol satu kamar sih ya, Evan Dimas itu jiwa sosialnya tinggi banget," ungkap Agung dalam podcast YouTube Bicara Bola dikutip tvOnenews.com, Minggu (21/9/2025).

Potret mantan wonderkid Timnas Indonesia, Evan Dimas di laga tarkam Potato Reborn vs GRKP FC di Banjarnegara
Potret mantan wonderkid Timnas Indonesia, Evan Dimas di laga tarkam Potato Reborn vs GRKP FC di Banjarnegara
Sumber :
  • Kolase TikTok ISC Cup & Gaza Viral

 

Bukan tanpa alasan memilih pensiun, kata Agung, Evan memikirkan nasib para pemain lokal yang kini mulai tersingkirkan di kompetisi profesional.

Hal ini mengingat kompetisi Super League 2025-2026 bahkan memperbolehkan setiap klub memiliki 11 pemain asing.

"Karena ngelihat kompetisi sekarang asingnya banyak banget di Liga, kesempatan pemain lokal ini untuk bermain tipis, dia ngerasa udah nggak sehat di Indonesia. Talenta anak muda bangsa ini mau dibawa ke mana," bebernya.

Evan Dimas pun kini menjadi pelatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Saraswati di Tulungagung, Jawa Timur.

Meski sedang melatih, Evan juga sembari mengisi luangnya sebagai pemain tarkam yang terakhir kali terekam di Banjarnegara.

Agung sedikit membocorkan nasib Evan saat main di tarkam tidak begitu buruk, sebab mantan gelandang Timnas Indonesia ini dapat bayaran yang fantastis.

"Dia kemarin di Banjarnegara, terakhir saya mau bawa dia diundang gubernur itu tiga digit di luar transport, akomodasi hotel, makan semua. Itu buat dia aja tiga digit," katanya.

Jumlah tersebut, kata Agung, hal ini setara dengan para mantan pemain senior yang pernah membela Timnas Indonesia.

"Kita contoh yang kemarin di Banjarnegara kayak model Bang Maman Abdurrahman, Bang Gunawan Dwi Cahyo, Bang Ismed, Ferdinand Sinaga itu 20 semua ke atas," paparnya.

Tentu saja, pendapatannya bisa menyamakan sejumlah mantan pemain senior karena pernah mencetak sejarah untuk Timnas Indonesia.

Terakhir, Agung mengatakan alasan bayaran Evan Dimas sentuh tiga digit karena berdasarkan jarak tempat digulirnya tarkam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau di luar Jabodetabek pasti harganya juga beda lagi karena ada transport, ada uang makan. Kalau di sini Rp2 juta, kalau ke luar daerah bisa tambah Rp3 juta," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT