News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Seperti di Film, Anak Jenderal Ahmad Yani Bongkar Kekejaman Pasukan Cakrabirawa saat Sang Ayah Tertembak Dihadapannya

Tak pernah lupa dari ingatan bangsa Indonesia akan tragedi G30S PKI pada 60 tahun yang lalu. Jenderal Ahmad Yani tertembak di rumahnya hingga tersungkur dan dibawa oleh pasukan Cakrabirawa
Senin, 1 September 2025 - 23:04 WIB
Jenderal Ahmad Yani
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Wikipedia

tvOnenews.com - Tak pernah lupa dari ingatan bangsa Indonesia akan tragedi G30S PKI pada 60 tahun yang lalu. 

Dimana para prajurit terbaik Indonesia tewas akibat kekejaman dari Partai Komunis Indonesia (PKI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu Jenderal yang gugur dalam tragedi tersebut yaitu Jenderal Ahmad Yani, seorang perwira tinggi militer TNI Angkatan Darat (AD). 

tvonenews

Masih tergambar jelas di ingatan anak-anaknya, Jenderal Ahmad Yani tertembak di rumahnya hingga tersungkur dan dibawa oleh pasukan Cakrabirawa yang ternyata menjadi bagian dari PKI.

Melalui tayangan pada YouTube Deddy Corbuzier, Anak Ahmad Yani, Untung Murfeni dan Indriyah Ruliati menceritakan tentang yang terjadi di rumah pada 60 tahun lalu.

Pada malam itu, terdapat 12 orang tentara yang setiap hari berjaga di rumah. Ditambah 5 orang lagi yang selalu melekat bersama Jenderal Ahmad Yani dari Polisi Militer.

Tapi pada malam itu kelima orang tersebut tidak ada ditempat, karena diminta untuk menjaga dan mengawal istri Ahmad Yani ke rumah dinas Menteri Panglima Angkatan Darat ke-2 di wilayah Taman Suropati.

Jenderal Ahmad Yani
Jenderal Ahmad Yani
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Wikipedia

 

Akan tetapi, pasukan Cakrabirawa mampu membobol penjagaan dari 12 orang tentara tersebut. 

Meski 12 orang tidaklah sedikit, namun Untung Murfeni mengatakan pasukan Cakrabirawa yang datang sangat banyak dengan bus dan truk.

Pasukan tersebut masuk melalui pintu belakang yang setiap hari tidak pernah dikunci. 

Disaat pasukan Cakrabirawa masuk, Indriyah Ruliati mengatakan tidak ada kecurigaan yang timbul dari pihak keluarga.

Sebab, pasukan ini sudah sangat dekat dengan keluarga dan setiap hari datang kerumah untuk menemui Ahmad Yani.

Cakrabirawa yang berjumlah 5 orang meminta kepada anak Ahmad Yani yang paling kecil untuk membangunkan sang ayah yang sedang tertidur.

Anak-anak Jenderal Ahmad Yani, Untung Murfeni dan Indriyah Ruliati
Anak-anak Jenderal Ahmad Yani, Untung Murfeni dan Indriyah Ruliati
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Deddy Corbuzier

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat Ahmad Yani keluar dari kamar bersama anaknya, salah satu anggota Cakrabirawa memerintahkan sang Jenderal untuk segera menemui Presiden Soekarno.

Ketika Ahmad Yani hendak bersiap-siap, namun ia tidak diperbolehkan dan memaksa untuk segera mengikutinya hingga terjadi pertengkaran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT