News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Mpok Alpa Akui Tabungan Habis untuk Biaya Pengobatan, Asuransi Tak Lagi Bisa Menolong, Netizen Pro Kontra

Suami Mpok Alpa blak-blakan soal perjuangan finansial untuk biaya pengobatan. Asuransi sudah habis, tabungan pun terkuras demi kesembuhan istrinya.
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:33 WIB
Suami Mpok Alpa
Sumber :
  • YouTube/IntensInvestigasi

tvOnenews.com - Suami mendiang komedian Mpok Alpa, Ajie Darmaji, akhirnya buka suara soal perjuangan berat yang dialaminya selama mendampingi sang istri berjuang melawan penyakit kanker payudara.

Bukan hanya secara emosional, namun juga finansial, karena biaya pengobatan yang tinggi membuat keluarga harus menguras segala sumber daya yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajie menceritakan bahwa asuransi kesehatan yang dimiliki keluarga sudah tidak lagi dapat digunakan karena habis limit.

Setelah itu, tabungan yang disiapkan selama bertahun-tahun, termasuk dana untuk pendidikan anak-anak, habis digunakan demi perawatan Mpok Alpa.

“Asuransi udah habis limit,” kata Ajie saat ditemui usai tahlilan tujuh hari wafatnya Mpok Alpa di kediamannya, kawasan Ciganjur.

Menurutnya, perjuangan itu berlangsung hampir dua tahun, sejak sang istri mulai menjalani pengobatan intensif. Semua dana tabungan habis terkuras.

Mpok Alpa

“Untuk (tabungan) anak-anak sekolah, alhamdulillah ya, habis kepakai buat semuanya yang kemarin waktu Mpok masih sakit,” ujarnya dengan nada berat.

Ketika tabungan benar-benar menipis, Ajie mengaku terpaksa menjual aset berupa kendaraan.

Setidaknya dua unit mobil harus dilepas untuk menutup biaya rumah sakit dan perawatan.

“Ada bahkan udah beberapa kendaraan yang kita lepas. Dua mobil,” ungkapnya.

Salah satu mobil yang dijual bahkan punya kenangan emosional karena merupakan kendaraan yang menemani masa-masa awal karier Mpok Alpa di dunia hiburan.

Ajie menyebut kondisi keuangan keluarga kini benar-benar terkuras akibat rangkaian pengeluaran tersebut.

“Pokoknya yang jelas, (kantong) kita udah pada kering. Abis banget mah enggak, udah kering kayak gitu,” paparnya.

Setelah kepergian Mpok Alpa, Ajie mengungkap sikapnya terkait tawaran bantuan dari sahabat-sahabat sang istri.

Sebagai orang tua tunggal yang kini harus mengurus anak, ia menegaskan tidak pernah menolak kebaikan orang lain.

“Saya tegaskan lagi, saya nggak pernah nolak pemberian seseorang. Kalau dikasih, saya ambil,” ucap Ajie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, menolak bantuan sama saja dengan bersikap sombong pada ketetapan Tuhan.

“Itu rezeki dari Allah melalui tangan hamba-Nya. Kalau kita tolak, berarti kita manusia yang sombong,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT