News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tahan Lagi Lihat Balita Tubuhnya Dipenuhi Cacing Meninggal, Dedi Mulyadi Bekukan Dana Desa Ini: Ini Peringatan!

Kasus tragis ini menimpa seorang balita bernama Raya di Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, Jawa Barat. Ini mendapatkan kecaman Dedi Mulyadi
Kamis, 21 Agustus 2025 - 23:27 WIB
Tak Tahan Lagi Lihat Balita Tubuhnya Dipenuhi Cacing Meninggal, Dedi Mulyadi Bekukan Dana Desa Ini: Ini Peringatan!
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com- Tengah viral video Balita perempuan tubuhnya dipenuhi dengan Cacing. Hingga mendapatkan sorotan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Tak Tahan Lagi Lihat Balita Tubuhnya Dipenuhi Cacing Meninggal, Dedi Mulyadi Bekukan Dana Desa Ini: Ini Peringatan!
Tak Tahan Lagi Lihat Balita Tubuhnya Dipenuhi Cacing Meninggal, Dedi Mulyadi Bekukan Dana Desa Ini: Ini Peringatan!
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ viva.co.id

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kasus tragis ini menimpa seorang balita bernama Raya di Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Sukabumi, Jawa Barat. Ini mendapatkan kecaman Dedi Mulyadi. 

Melihat kabar ini, Dedi Mulyadi pun mengambil sikap tegas. Bocah berusia empat tahun tersebut, meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan tubuh dipenuhi cacing. 

Sebab telur cacing juga ditemukan di dalam otaknya. Kondisi ini diduga kuat disebabkan kebiasaan Raya bermain di bawah rumah panggung orang tuanya, bercampur dengan kandang ayam.

Hal ini memantik kemarahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menilai Pemerintah Kabupaten Sukabumi lalai untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warganya.

“Ini warning bagi pemerintah kabupaten Sukabumi dan pemerintah desanya,” tegas Dedi saat ditemui di Bale Pakuan, Bandung, Rabu 20 Agustus 2025, dikutip dari viva.co.id.

Lebih lanjut, Ia menekankan kondisi balita seharusnya bisa terpantau sejak dini melalui posyandu, dengan penimbangan dan pencatatan rutin.

Balita meninggal karena cacingan
Balita meninggal karena cacingan
Sumber :
  • YouTube/tvOneNews

 

“Fungsi bidan desa itu tidak berjalan. Anak-anak balita setiap bulan harus ditimbang, harus ada data di posyandu, ada kartu bayinya," sambungnya. 

"Anak ini pernah ditimbang enggak? Terdata enggak di posyandu? Masa sih tetangganya nggak tahu? Artinya ada pembiaran, ada sikap abai terhadap problem warga,” jelas Dedi dengan nada geram.

Bahkan emosinya kian memantik karena menilai kecepatan pemerintah untuk bantu rakyat kalah cepat dengan yayasan. 

Kendatinya, Dedi Mulyadi menjatuhkan sanksi tegas dengan membekukan pencairan dana desa tahun 2025 untuk Desa Cianaga.

"Masa negara kalah kecepatannya sama yayasan?” ucapnya menyesalkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahu ini, nggak saya kasih,” ketus Deddy Mulyadi. (klw).

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT