News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Jadinya Indonesia Tanpa Hutan Hujan Tropis? Tanam Pohon Rasamala dan Puspa jadi Kunci Ekosistem Hutan Indonesia

Hutan hujan tropis merupakan salah satu ekosistem paling vital di Indonesia, sekaligus menjadi benteng terakhir bagi keanekaragaman hayati dan stabilitas iklim global
Jumat, 8 Agustus 2025 - 23:59 WIB
Ilustrasi Hutan Hujan Tropis
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Hutan hujan tropis merupakan salah satu ekosistem paling vital di Indonesia, sekaligus menjadi benteng terakhir bagi keanekaragaman hayati dan stabilitas iklim global. 

Kawasan ini tidak hanya menyimpan ribuan spesies flora dan fauna, tetapi juga memainkan peran kunci dalam menyerap emisi karbon, menjaga kualitas udara, serta mengatur siklus air. Menjaga kelestariannya berarti menjaga napas bumi dan masa depan generasi mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, seiring masifnya alih fungsi lahan dan eksploitasi sumber daya, keberadaan hutan hujan tropis kian terancam. Jika tidak ada langkah strategis dan kolaboratif, kerusakan yang terjadi hari ini akan berdampak jangka panjang: bencana ekologis, krisis air, hingga terganggunya ketahanan pangan. 

Oleh karena itu, gerakan konservasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan yang harus digerakkan dari akar, secara harfiah dan simbolis.

Salah satu strategi efektif dalam menjaga kelestarian hutan adalah melalui aksi penanaman pohon berbasis partisipasi. Tak sekadar menambah tutupan hijau, kegiatan ini juga berfungsi sebagai edukasi publik dan bentuk komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan. 

Dua jenis pohon lokal yang memegang peran penting dalam ekosistem hutan Indonesia adalah Rasamala (Altingia excelsa) dan Puspa (Schima wallichii). 

Kedua spesies ini dikenal kuat menahan erosi, menjadi habitat alami berbagai satwa, serta mendukung regenerasi hutan yang sehat.

Semangat inilah yang melandasi aksi penanaman pohon yang digelar di kawasan Situgunung, Sukabumi. Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan ulang tahun kedua TB Global Group (TBG), yang mengusung tema “TBG 2nd Anniversary: Beyond Collaboration”. 

Dengan menanam 200 pohon Rasamala dan Puspa, TBG ingin mengukuhkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan yang tak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga harmoni dengan alam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kawasan Situgunung yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dipilih karena memiliki nilai ekologis tinggi dan merupakan habitat dari banyak spesies endemik Jawa Barat. 

Kegiatan ini turut mendapatkan dukungan teknis dari Balai Besar TNGGP, termasuk Kepala Bidang Wilayah II Sukabumi serta jajaran pengelola wilayah Situgunung, yang memastikan proses penanaman berlangsung sesuai kaidah konservasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT