News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Habis Pikir Arya Daru Sempat Alami 2 Penyakit, Ahli Kesehatan Ungkap Sakit Diplomat Kemlu itu Tidak Bisa Diremehkan

Atas sakit yang dialami Diplomat Kemlu Arya Daru ini, dijelaskan Ahli Kesehatan kalau tidak disepelekan oleh siapapun. Informasi sakit disampaikan sang istri
Selasa, 29 Juli 2025 - 18:17 WIB
Tak Habis Pikir Arya Daru Sempat Alami 2 Penyakit, Ahli Kesehatan Ungkap Sakit Diplomat Kemlu itu Tidak Bisa Diremehkan
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/istimewa

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus kematian Diplomat Kemlu, Arya Daru yang belum lama ini terjadi menyita perhatian publik, hingga viral disosmed.

Namun, muncul beragam spekulasi soal kematian Arya Daru yang bekerja sebagai Diplomat Kemlu ini. Sebelum meninggal dunia, ternyata ia memiliki 2 sakit yang pernah dialami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak Habis Pikir Arya Daru Sempat Alami 2 Penyakit, Ahli Kesehatan Ungkap Sakit Diplomat Kemlu itu Tidak Bisa Diremehkan
Tak Habis Pikir Arya Daru Sempat Alami 2 Penyakit, Ahli Kesehatan Ungkap Sakit Diplomat Kemlu itu Tidak Bisa Diremehkan
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/istimewa

 

Pria bernama lengkap Arya Daru Pangayunan alias ADP (39) memiliki riwayat penyakit yang umum dialami oleh kita.

Atas sakit yang dialami Arya Daru ini, dijelaskan Ahli Kesehatan kalau tidak disepelekan oleh siapapun.

Informasi sakit itu disampaikan oleh sang istri, Meta Ayu Puspitantri secara langsung ke pihak Kepolisian.

Sang Istri mengatakan bahwa Arya Daru mengalami sakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dan kolestrol.

Wakasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Sigit Karyono menyampaikan hal itu, berdasarkan keterangan istri korban dalam pemeriksaan.

Sehubungan dengan sakit yang dialami ADP tersebut, bakal disandingkan dengan hasil autopsi jasad korban yang dilakukan di RSCM.

"Untuk sementara hasil pemeriksaan istri sih memang dia punya sakit lah ya, punya gerd, dan sakit kolesterol saja sebenarnya," kata Sigit kepada wartawan, Rabu (9/7).

Ahli Kesehatan Jelaskan Bahayanya Sakit GERD

Ilustrasi asam lambung
Ilustrasi asam lambung
Sumber :
  • Istimewa

 

Menurut Profesor Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH MMB FINASIM, dokter spesialis gastroenterologi dari FKUI-RSCM bahwa sakit asam lambung atau GERD ini tidak bisa dianggap sebagai sakit remeh.

Pasalnya ada bahaya dibalikya. Bahaya itu bila disertai dengan sakit bawaan (penyakit lain dialami atau sedang dialami) dan pola hidup seseorang kurang sehat.

"Jadi GERD ini tidak bisa dianggap remeh oleh siapapun, karena bisa ganggu kualitas hidup seseorang dengan mengganggu tidurnya, bisa ganggu makannya, olahraganya juga kerjanya, bahkan juga bisa ganggu seksual bagi penderita gerd ini" jelasnya kepada tvonenews.com, Senin (28/07/2025).

"Sekali lagi kalau gerd disarankan ltu ikut hidup sehat, dan juga rutin minum obat, karena gerd ini tidak menyebabkan kematian ya," kata Prof Ari menambahkan.

Sehingga dengan penjelasan di atas seputar sakit GERD, kalau sakit yang dialami almarhum tidak bisa diremehkan tapi tidak menyebabkan sesoerang meninggal dunia.

Sementara untuk gejala sakit GERD yang perlu diwaspadai, berupa tenggorokan sakit dan dada sesak hingga jantung berdebar.

Pasalnya, kata Prof Ari sakit GERD, seperti pernah dialami Arya Daru atau umumnya, bisa ganggu kesehatan mental seseorang. Bisa picu rasa cemas ataupun takut.

"Saya mau menyampaikan bahwa gerd tidak menyebabkan kematian, tapi bagi orang-orang yang alami gerd ini bisa sebabkan gangguan kualitas hidup. Bisa juga mereka mengalami gangguan secara psikis. atau mental muncul rasa cemas, rasa takut," ungkap Prof Ari.

"Konsisi orang gerd kaya gitu, saat serangan gerd itu terjadi, pasien akan mengalami hal panas dada seperti terbakar, dan mulut rasa pahit karen efek dari gerdnya," sambung Dokter spesialis Gaestro.

Dengan demikian, pesan Prof Ari kalau bagi yang mengalami sakit GERD sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Tidak didiamkan, apalagi disepelakan karena bisa memicu penyakit lainnya muncul bila tidak segera diatasi tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Oleh karean itu, orang yang mengalami gerd harus berobat ke doter dengan benar, guna memastikan apakah dia memiliki penyakit dalam atau tidak dan didiskusikan dengan dokter spesialis gastroenterologi. Jadi nanti dokter bisa meriksa secara mendalam," pesannya.

"Kondisi ini, bisa buat rasa cemas sehingga memicu gangguang (kesehatan) lainnya kaya irama jantung, akhirnya bisa menyebabkan penyakit lainnya. Sehingga disarankan untuk berobat secara teratur, sebab bisa sebabkan komplikasi dan penyakit lain," pungkasnya.(klw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT