News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tren Menikmati Roti Sambil Ngopi di Kafe Legendaris Kartika Bakery, Dari Gaya Hidup Urban ke Ruang Hangat Bernuansa Rumah

Tren menikmati roti sebagai ngopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Salah satunya kafe legendaris Kartika Bakery menyajikan kopi dan roti klasik
Kamis, 17 Juli 2025 - 12:10 WIB
Tren Menikmati Roti Sambil Ngopi di Kafe Legendaris Kartika Bakery, Dari Gaya Hidup Urban ke Ruang Hangat Bernuansa Rumah
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Dalam beberapa tahun terakhir, tren menikmati roti sebagai teman minum kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. 

Roti tak lagi sekadar makanan pengganjal perut, melainkan menjadi pelengkap sempurna untuk momen bersantai sambil menyeruput kopi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perpaduan antara aroma kopi yang pekat dan kelembutan roti yang hangat menciptakan pengalaman kuliner yang menenangkan, apalagi jika disajikan di tempat yang nyaman dan estetik.

Fenomena ini turut mendorong banyak pelaku usaha menghadirkan konsep kafe yang memadukan sajian roti dan kopi dengan suasana yang homey. 

Konsep ruang yang terbuka, dekorasi yang Instagramable, serta area ramah anak menjadi daya tarik utama bagi keluarga maupun komunitas. 

Salah satu contoh keberhasilan transformasi tren ini adalah Cafe Kartika Bakery, yang bukan hanya menyajikan roti klasik, tetapi juga menciptakan ruang hangat yang bagi pengunjung. Cafe Kartika Bakery adalah bukti nyata bahwa tren kuliner tak hanya sekadar makanan, tapi juga pengalaman. 

Kafe ini tumbuh dari sejarah panjang dan semangat ibu-ibu Persit yang berhasil mengangkat toko roti internal Kopassus menjadi destinasi publik yang populer.

Didirikan pertama kali pada tahun 1997, Kartika Bakery awalnya hadir untuk melayani kebutuhan roti bagi internal Kopassus. Namun, seiring berjalannya waktu dan perubahan gaya hidup masyarakat, toko ini mulai berkembang menjadi tempat yang lebih terbuka bagi publik. 

Diprakarsai oleh Ria Djon Afriandi, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus, Kartika Bakery terus mengalami inovasi. Meski sempat tutup sementara pada tahun 2023, kafe ini bangkit kembali di tahun 2024 dengan wajah dan konsep yang lebih segar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selama membangun usaha toko roti Kartika Bakery ini, pada tahun 2023 tutup dan 2024 kami rintis kembali dan reopening kami lakukan hari ini, dengan inovasi baru dan roti yang bervarian,” ujar Ria Djon Afriandi, Rabu (16/7/2025).

Tak hanya memperbanyak variasi roti dan makanan berat, Kartika Bakery kini juga menghadirkan barista profesional untuk menyajikan kopi berkualitas, mengikuti kebutuhan pelanggan masa kini yang lebih apresiatif terhadap kopi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT