News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melihat Teknologi Karbon Pertama di Asia di Tengah Cuaca Ekstrem dan Krisis Iklim

Krisis iklim kian nyata, teknologi penangkap karbon jadi solusi baru. Teknologi penangkap karbon jadi harapan baru dunia, Aceh siap jadi pelopor Asia
Sabtu, 12 Juli 2025 - 00:06 WIB
Cuaca Ekstrem & Krisis Iklim Meningkat, Simak Teknologi Penangkap Karbon Pertama di Asia!
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, namun kini menjadi realitas yang memengaruhi kehidupan sehari-hari. 

Lonjakan suhu ekstrem, pola cuaca tak menentu, dan meningkatnya kejadian bencana alam menjadi bukti bahwa bumi tengah menghadapi tekanan besar akibat akumulasi emisi karbon di atmosfer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menghindari dampak yang lebih parah, dunia kini tengah berpacu mencari solusi konkret dalam menurunkan emisi gas rumah kaca secara signifikan.

Salah satu pendekatan yang tengah mendapatkan perhatian luas di berbagai belahan dunia adalah teknologi penangkapan karbon. 

Dikenal sebagai Carbon Capture and Storage (CCS) serta Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS), teknologi ini memungkinkan penangkapan karbon dioksida dari sumber emisi industri sebelum dilepaskan ke udara, untuk kemudian disimpan atau dimanfaatkan kembali. 

Negara-negara dengan jejak industri tinggi mulai mengadopsi teknologi ini sebagai bagian penting dari strategi transisi menuju energi bersih.

Indonesia pun mulai mengambil peran dalam tren global ini. Menariknya, terobosan justru datang dari Aceh, yang kini tengah bersiap menjadi salah satu pionir penerapan teknologi CCS/CCUS di Asia. 

Sebuah langkah maju yang menandai kesiapan daerah dalam mendukung transformasi energi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Langkah awal pengembangan teknologi penangkapan karbon ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Pema Global Energi (PGE), anak usaha dari PT Pembangunan Aceh (PEMA), dan PT Pupuk Indonesia (Persero). 

Kerja sama ini akan difokuskan di kawasan Lapangan Arun, yang memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat industri energi di Indonesia.

“Kami di PT PEMA sebagai BUMD milik Pemerintah Aceh terus berkomitmen dan bekerja keras untuk menciptakan lapangan kerja baru demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami juga mendukung iklim investasi yang sehat di Aceh,” ujar Mawardi Nur.

Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga membawa misi sosial dan lingkungan yang lebih luas. 

Teknologi CCS/CCUS dianggap strategis karena dapat membuka peluang kolaborasi lintas sektor, mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan.

Serta meningkatkan kapasitas industri lokal untuk bersaing dalam ekonomi rendah karbon yang sedang berkembang secara global.

Dengan mulai diterapkannya proyek CCS/CCUS di Lapangan Arun, Aceh akan memiliki posisi yang semakin penting dalam peta energi bersih regional.

“Keamanan dan kenyamanan investasi di Aceh kami jamin sepenuhnya. Pemerintah Aceh siap mengawal setiap investasi yang masuk demi kemajuan daerah,” tegas Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

Wilayah ini memiliki potensi besar untuk mendukung program penurunan emisi berkat infrastruktur energi yang sudah tersedia dan letaknya yang strategis. 

Hal ini sejalan dengan arah baru industri global yang bergerak menuju efisiensi energi dan pengurangan dampak lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolaborasi antara pelaku industri nasional dan entitas lokal seperti PEMA menjadi contoh bagaimana sinergi bisa mempercepat penerapan solusi iklim. 

Dengan pendekatan yang terencana dan dukungan teknologi yang tepat, diharapkan tidak hanya mengurangi emisi karbon secara signifikan, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT