News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inikah yang Bikin Megawati Hangestri Tak Mau Balik ke Korea? Hatinya Teriris Bicara Jujur: Waktu itu aku…

Megawati Hangestri ungkap alasan tak kembali ke Korea Selatan bela Red Sparks. Kini ia resmi bergabung ke Manisa BBSK Turki dan mengaku sempat teriris karena...
Kamis, 10 Juli 2025 - 11:21 WIB
Megawati Hangestri dan pelatih Red Sparks Ko Hee-jin
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri kembali jadi sorotan usai memastikan diri tak melanjutkan karier di Korea Selatan bersama Red Sparks

Megawati Hangestri kini memulai lembaran baru di Liga Voli Turki. Megawati Hangestri pun mencurahkan isi hatinya soal keputusan penting yang ia ambil itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

megawati hangestri
Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Liga Voli Turki. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / Instagram @red__sparks / Instagram @manisabbsk)

Pemain andalan Timnas Voli Putri Indonesia ini baru saja bergabung dengan Manisa Büyükşehir Belediyespor Kulubu (Manisa BBSK) yang berlaga di Kadinlar 1 Ligi, kasta kedua Liga Voli Turki. 

Kepindahan ini menjadikan Megawati sebagai pevoli Indonesia pertama yang tampil di kompetisi Turki dan menjadi sebuah pencapaian bersejarah yang membuka jalan baru bagi atlet Indonesia di dunia internasional.

Musim lalu, Manisa BBSK tampil luar biasa dan berhasil promosi dari Kadinlar 2 Ligi ke Kadinlar 1 Ligi. 

Kini mereka membidik tiket ke liga tertinggi, Sultanlar Ligi. Klub percaya bahwa pengalaman Megawati di panggung internasional, termasuk saat membela Red Sparks di Korea Selatan, bisa menjadi aset berharga.

Namun di balik gebrakan barunya ini, publik bertanya-tanya, mengapa Megawati tidak kembali ke Red Sparks atau melanjutkan karier di Korea Selatan?

Jawaban itu datang langsung dari Megawati dalam sebuah wawancara eksklusif di podcast Close the Door bersama Deddy Corbuzier. 

Dengan suara bergetar, Megawati akhirnya mengungkap alasan terdalamnya yang membuat banyak hati terenyuh.

"Waktu itu aku ke Korea gara-gara ayah yang suruh. Aku awalnya gak mau. Aku gak mau karena terlalu lama 9 bulan, itu percobaan pertama yang Mas Wibi tawar ke aku. Aku bilang, 'aku gak bisa'," ucap Megawati dengan jujur.

Ia melanjutkan bahwa dorongan dari sang ayah menjadi penentu. Namun, takdir berkata lain. Sebelum sempat melihat Megawati tampil di Korea, sang ayah telah lebih dulu berpulang.

megawati hangestri
Megawati Hangestri saat di podcast Close the Door di YouTube Deddy Corbuzier. (Sumber: YouTube/Deddy Corbuzier)

"Ayah udah almarhum (tahun) 2023, sebelum aku ke Korea," kata Megawati dengan mata berkaca-kaca. 

"Sedih, tapi gak papa. Ya, gimana? Takdir. Aku juga awalnya kayak 'kenapa (ayah) harus meninggal duluan?'"

Kenangan tentang sang ayah rupanya sangat membekas dalam diri Megawati. Bahkan, ia merasa sang ayah masih menyertainya dari dunia lain. 

"Mangkanya sedihnya itu. Ya, mungkin lihatnya di dunia lain. Mungkin ayah ikut aku terus," ucapnya, menahan tangis.

Dengan tekad penuh, ia akhirnya menerima tantangan bermain di Korea meski awalnya enggan. Ia bahkan harus melewati seleksi yang ketat melalui sistem draft. 

"Jadi, tujuh klub itu dikasih video semua pemain. Terus kita masuk draft. Kita gak datang ke Korea, kita lewat Zoom," jelasnya tentang proses unik itu.

Meski tak tahu klub mana yang akan memilihnya, Megawati akhirnya bergabung dengan Red Sparks. 

"Aku kayak 'kayaknya aku gak kepanggil deh'. Pas nama pertama, kedua, ketiga terus nama aku yang terpanggil di tim Red Spark," ujar Megawati.

Namun, ternyata Red Sparks bukan klub yang diinginkannya. "Gak. Itu gak kepingin. Jadi, kita itu random dipilihnya," jelasnya.

Deddy Corbuzier pun sempat menggoda, "Jadi yang untung Red Sparks-nya? (karena mendapat Megawati)" 

Megawati menjawab bijak, "Ya gak sih, Om. Yang untung aku juga, kan. Sama-sama menguntungkan. Gak boleh kayak egois gitu , Om," ucapnya sambil tertawa.

Kini, meski meninggalkan kenangan manis di Korea, Megawati memilih langkah baru. Di Turki, ia tak hanya membawa harapan Manisa BBSK untuk naik kasta, tapi juga membawa semangat dari ayahnya yang selalu hidup dalam hatinya.

Keputusan Megawati untuk tidak kembali ke Korea mungkin bukan hanya soal teknis atau gaji, tapi luka hati yang belum sepenuhnya sembuh. Hatinya sudah terikat dengan kenangan yang sulit untuk diulang. 

Kini di Turki, ia berharap bisa melangkah maju dengan lebih tenang dengan satu nama yang terus menemani, yaitu Ayah.

Pilihan Megawati Hangestri untuk tidak kembali ke Korea Selatan bukan karena kecewa, melainkan karena luka dan kenangan yang terlalu dalam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini ia melangkah ke Turki dengan semangat baru, sekaligus membawa warisan cinta dari sang ayah ke dalam setiap pertandingan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT