News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Kontroversi GRIB Jaya, Sosok Ini Ternyata Satu-Satunya yang Bisa Hentikan Hercules, Bukan Prabowo, Tapi…

Sosok ini bukan Prabowo, tapi justru berhasil hentikan Hercules di tengah kontroversi GRIB Jaya dan ucapan kontroversial Ketumnya. Siapa sebenarnya?
Selasa, 3 Juni 2025 - 21:33 WIB
Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Sumber :
  • Dokumentasi tvOnenews.com

tvOnenews.com - Nama Hercules Rozario Marshall atau lebih dikenal dengan Hercules tengah menjadi sorotan tajam publik.

Sosok yang dikenal sebagai tokoh ormas dan juga Ketua Umum GRIB Jaya ini kembali mencuri perhatian, setelah namanya terseret dalam polemik panas terkait sengketa lahan yang melibatkan BMKG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontroversi GRIB Jaya makin mencuat setelah beberapa orang yang disebut-sebut sebagai anggota organisasi tersebut diamankan oleh pihak berwajib.

Sebelum masalah lahan, Hercules sendiri sempat menjadi sorotan jajaran TNI purnawirawan yang merasa tersinggung atas pernyataan kontroversial dari Hercules.

Hercules sebelumnya sempat mengeluarkan pernyataan keras terhadap para purnawirawan TNI, salah satunya menyebut Sutiyoso sebagai “orang tua yang sudah bau tanah.”

Namun yang mengejutkan, Hercules kemudian terlihat melakukan hal tak biasa, ia mendatangi langsung kediaman Sutiyoso dan meminta maaf secara terbuka.

Tak tanggung-tanggung, Hercules bahkan mencium tangan Sutiyoso sebagai bentuk penyesalan mendalam.

Dalam pernyataannya, Hercules mengatakan bahwa dirinya menganggap Sutiyoso seperti ayah sendiri.

Ia mengungkapkan bahwa semasa muda, dirinya dan kawan-kawan sempat dididik oleh para tentara dari satuan elite baret merah, termasuk dalam hal loyalitas dan kesetiaan.

“Mudah-mudahan Bapak terima. Karena saya anggap Bapak ini bapak saya sendiri. Kami ini dididik bapak-bapak dari baret merah, kami diajarin kesetiaan, diajari loyalitas,” ujar Hercules saat menemui Sutiyoso.

Namun di balik permintaan maaf yang mendadak itu, ternyata ada sosok penting di balik layar yang memainkan peran sangat krusial.

Hercules dan Dudung Abdurachman

Sosok tersebut bukan Prabowo Subianto, tokoh yang selama ini identik dengan dunia militer dan pertahanan, melainkan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman yang saat ini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden untuk urusan Pertahanan Nasional.

Dudung Abdurachman dikenal sebagai mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan memiliki kedekatan emosional dengan berbagai kalangan, termasuk tokoh-tokoh ormas seperti Hercules.

Saat kasus GRIB Jaya mencuat dan Hercules menuai sorotan karena pernyataannya terhadap para purnawirawan TNI, Dudung tak tinggal diam.

Dalam program Metro TV, Dudung secara terbuka menyampaikan bahwa dirinya bersedia langsung menelepon Hercules.

Bahkan ia dengan tegas mengatakan, “Saya bisa telepon sekarang,” ketika ditanya apakah dekat dengan Ketum GRIB Jaya tersebut.

Dalam panggilan video tersebut, Dudung berperan sebagai juru damai.

Ia dengan tegas meminta Hercules agar segera meminta maaf secara terbuka kepada para jenderal purnawirawan yang merasa tersinggung, termasuk Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo dan Letjen TNI (Purn.) Yayat Sudrajat.

“Minta maaf atas ucapan yang salah pada bapak-bapak purnawirawan, jenderal, aku minta maaf sebesar-besarnya,” ucap Hercules dalam tayangan Metro TV yang kemudian viral di media sosial.

Dudung menegaskan bahwa permintaan maaf dari Hercules mencakup semua nama yang sebelumnya tersinggung oleh pernyataannya.

Ia menyebut secara eksplisit bahwa Hercules meminta maaf kepada para jenderal senior, termasuk mereka yang tergabung dalam Komunitas Besar TNI (KBT).

“Dia (Hercules) minta maaf Pak Gatot, Pak Yayat, jenderal-jenderal di KBT atas pernyataan kemarin di media. Beliau minta maaf,“ ujar Dudung saat wawancara di Metro TV.

Lebih lanjut, Dudung juga mengingatkan bahwa pemerintah akan bersikap tegas terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dinilai meresahkan dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kepada Hercules, ia menyampaikan bahwa pembubaran ormas bermasalah adalah langkah yang sah dan konstitusional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, Hercules justru menyambut baik pernyataan tersebut. Ia bahkan secara terbuka menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah.

“Bubarkan!” ucap Hercules dengan lantang, menandakan kesiapannya tunduk pada aturan hukum dan otoritas negara. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT