News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Mendekam di Tahanan, Nikita Mirzani Tetap Sumbang 6 Ekor Sapi Kurban Jumbo, Harganya Fantastis!

Meski mendekam di tahanan, Nikita Mirzani tetap berkurban 6 ekor sapi jumbo seharga Rp125–150 juta per ekor untuk Idul Adha 2025.
Minggu, 1 Juni 2025 - 21:43 WIB
Nikita Mirzani
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Meski tengah menghadapi proses hukum dan mendekam di dalam tahanan, Nikita Mirzani tetap menunjukkan kepeduliannya dalam menjalankan ibadah.

Pada Hari Raya Idul Adha 2025, artis kontroversial ini tetap berkurban dengan jumlah yang tak main-main, yakni sebanyak enam ekor sapi jumbo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah mengejutkan Nikita Mirzani itu terungkap melalui unggahan akun TikTok miliknya.

Dalam unggahan tersebut, admin akun menjawab komentar netizen yang merasa iba dengan kondisi sang artis yang kini ditahan atas dugaan pemerasan terhadap dr. Reza Gladys.

Namun, admin menegaskan bahwa Nikita Mirzani tetap hidup berkecukupan dan tidak pernah lupa untuk bersedekah, bahkan dari balik jeruji besi.

“Jangan kasihanin bos gue, masih bisa beli 6 sapi buat kurban kok,” tulis admin TikTok Nikita Mirzani di kolom komentar, seperti yang terlihat dalam unggahannya.

Dalam video lainnya yang diunggah, terlihat anak bungsu Nikita, Arkana, bersama asisten pribadi Nikita Mirzani mendatangi salah satu tempat penjualan sapi.

Di sana, mereka terlihat memilih-milih sapi kurban yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan sang artis.

Asisten Nikita Mirzani menyebutkan bahwa mereka memang mencari sapi berukuran besar, dengan bobot di atas 1 ton.

Tidak hanya satu, tetapi lima hingga enam ekor sekaligus yang rencananya akan dikurbankan atas nama Nikita Mirzani.

“Kita mau cari sapi yang di atas satu ton, ini yang dikeluarin udah lebih dari satu ton ya bu?” tanya sang asisten kepada penjual sapi.

Setelah sapi-sapi pilihan berhasil ditemukan, terungkap bahwa harga satu ekor sapi jumbo tersebut berkisar antara Rp125 juta hingga Rp150 juta.

Bila dikalikan dengan jumlah sapi yang dibeli, maka total biaya yang dikeluarkan Nikita untuk kurban bisa mencapai Rp900 juta.

“Iya, Kak Niki bilang dia mau beli 5 sampai 6 ekor, kita tinggal pilih-pilih dulu. Harganya per ekor sekitar Rp125 juta sampai Rp150 juta,” lanjut sang asisten.

Video tersebut juga memperlihatkan lima hingga enam ekor sapi yang akan dijadikan hewan kurban oleh Nikita.

Tak hanya itu, asisten tersebut juga menyebutkan bahwa sapi-sapi tersebut akan didistribusikan ke berbagai wilayah, mulai dari Bandung, Jawa Timur, Parung Panjang, Pesanggrahan, hingga Mandalawangi, Cipatat.

“Sapi-sapi Kak Niki dikeluarin semua untuk didata dan nanti dikirim ke tempat-tempat yang sudah ditentukan. Ada yang ke Bandung, Jawa Timur, Parung Panjang, Pesanggrahan, dan Cipatat,” jelasnya.

Di tengah ibadah kurban ini, kasus hukum yang menjerat Nikita Mirzani masih terus berjalan.

Diketahui bahwa hingga awal Juni 2025, ia sudah tiga kali menjalani masa perpanjangan penahanan.

Sejak ditangkap pada 4 Maret 2025, berkas perkaranya yang dilimpahkan ke kejaksaan pada 17 Maret 2025 hingga kini masih berstatus P-19, atau belum lengkap.

Pihak kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid, mengungkapkan keheranannya terhadap lamanya proses pelengkapan berkas tersebut.

Ia menyayangkan tindakan penahanan terhadap kliennya padahal bukti-bukti belum rampung.

“Kalau memang berani menahan, seharusnya penyidik sudah punya bukti yang cukup. Bukan malah sekarang masih mencari-cari bukti,” ujar Fahmi Bachmid seperti dikutip dari kanal YouTube Cumicumi pada 1 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fahmi pun menyampaikan pesan dari Nikita Mirzani kepada masyarakat untuk ikut mengawal proses hukum yang tengah dihadapinya agar berjalan adil dan transparan.

“Itu yang Nikita minta. Tolong sampaikan ke masyarakat supaya mereka bisa menilai bagaimana proses hukum terhadap dirinya sejauh ini,” pungkas Fahmi. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT