News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Posko sudah Rata dengan Tanah, GRIB Jaya Akui Ogah Angkat Kaki Selama Syarat ini Belum Terpenuhi

Buntut dari masalah tersebut, BMKG bersama beberapa pihak terkait sudah membongkar posko GRIB Jaya yang berdiri di atas lahan.
Sabtu, 31 Mei 2025 - 03:44 WIB
Posko sudah Rata dengan Tanah, GRIB Jaya Akui Ogah Angkat Kaki Selama Syarat ini Belum Terpenuhi
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube Grib Jaya

Jakarta, tvOnenews.com- Permasalahan kasus tanah sengketa BMKG dengan GRIB Jaya di Pondok Aren, Tangerang Selatan, terus menyorot perhatian publik karena masih didalami oleh Kepolisian.

Posko sudah Rata dengan Tanah, GRIB Jaya Akui Ogah Angkat Kaki Selama Syarat ini Belum Terpenuhi
Posko sudah Rata dengan Tanah, GRIB Jaya Akui Ogah Angkat Kaki Selama Syarat ini Belum Terpenuhi
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube Grib Jaya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

GRIB Jaya merupakan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang dipimpin Hercules atau pria bernama lengkap Rosario de Marshal. Ia dikenal sebagai eks Preman.

Buntut dari masalah tersebut, BMKG bersama beberapa pihak terkait sudah membongkar posko GRIB Jaya yang berdiri di atas lahan.

Kini Markas anak buah Hercules itu rata dengan tanah. Pihaknya pun terus bersikeras.

Pasalnya, kubu Hercules atau GRIB Jaya meyakini lahan yang dipermasalahkan itu, merupakan milik ahli waris, bukan BMKG. 

Keyakinan itu diperkuat, dengan bukti girik kepemilikan ahli waris.

Sejauh ini, GRIB Jaya belum mau angkat kaki dari lahan tersebut. Bahan mereka telah menyediakan Tim Advokat khusus.

Posko GRIB Jaya di lahan milik BMKG, Tangerang Selatan dirobohkan, Sabtu (24/5).
Posko GRIB Jaya di lahan milik BMKG, Tangerang Selatan dirobohkan, Sabtu (24/5).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Satu Syarat yang Diinginkan GRIB Jaya 

Sehubungan dengan tanah itu, GRIB Jaya tidak akan meninggalkan lahan itu, selama satu syarat ini dipenuhi.

Hal tersebut disampaikan Tim Hukum GRIB Jaya, mereka semata-mata merupakan upaya untuk melindungi lahan milik ahli waris.

Bahkan atas kericuhan lahan itu, sudah ada belasan anggota GRIB Jaya telah ditangkap pihak Kepolisian.

Menurut Wilson Colling sebagai ketua tim hukum dan advokasi GRIB Jaya bahwa ormas Hercules itu akan menarik diri dari kasus ini, jika terbukti bersalah dan sah lahan itu milik BMKG.

"Kalau kami yang salah, kami mundur," tegas Wilson Colling sebagai perwakilan ormas Hercules, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube GRIB TV., beberapa waktu lalu tayang, dikutip Jumat (30/5).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, GRIB Jaya diwakili Wilson Colling menantang untuk segera mengecek bersama-sama terkait kepemilikan lahan tersebut.

"Kita cek, bila perlu kita plotting tanah itu," ujar Wilson Colling.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT