News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Meninggal Dunia, Mantan 'Musuh Bebuyutan' Hercules Sempat Bilang Begini soal Premanisme: Khususnya Tanah Abang. Ini perintah, Ini Ultimatum

Sebelum meninggal dunia, mantan 'musuh bebuyutan' Hercules ini sempat ngomong begini soal banyak premanisme di Tanah Abang. Ucu Kambing memberikan perintah
Selasa, 27 Mei 2025 - 17:30 WIB
Sebelum Meninggal Dunia, Mantan 'Musuh Bebuyutan' Hercules Sempat Bilang Begini soal Premanisme Khususnya Tanah Abang. Ini perintah, Ini Ultimatum
Sumber :
  • Kolase tvonenews

Semua ormas harus bersatu, di bawah satu pemimpin di mana bernaungnya. Ini Gua dateng kemarin bukan karena apa-apan, karena Allah," ujar Ucu Kambing sebelum wafat, dilansir dari YouTube d'Badar Channel.

Pernyataan itu menjadi viral karena mencerminkan penyesalan dan tekad perubahan dari seseorang yang dulunya menjadi simbol kerasnya premanisme Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak yang menafsirkan bahwa Ucu ingin menyampaikan pesan damai, sekaligus meninggalkan warisan moral agar generasi muda tidak lagi mengulang sejarah kekerasan yang pernah ia jalani.

Menurut laporan dari berbagai sumber, termasuk wawancara dengan mantan anggota ormas dan pengamat sosial perkotaan.

Rivalitas Hercules dan Ucu sempat memecah konsentrasi penguasa pasar dan mendorong konflik antar kelompok, terutama saat perebutan kontrol atas jalur distribusi barang dan pengamanan wilayah. 

Namun, seiring dengan pembenahan kota oleh pemerintah dan tekanan dari aparat keamanan, keduanya perlahan mulai kehilangan pengaruh langsung di lapangan, meskipun masih dihormati oleh para loyalis mereka.

Di sisi lain, Hercules juga telah melalui proses transformasi pribadi yang cukup signifikan. 

Sebagaimana diungkap sang istri, Nia Dania, dalam wawancara dengan Satgasus Channel yang dikutip oleh tvOnenews.com, Hercules bahkan telah menjadi mualaf dan menunjukkan perubahan karakter.

“Kalau keputusannya itu sendiri tepatnya tahun berapa itu saya sudah lupa takutnya salah. Memang sudah sangat lama sih beliau memutuskan untuk menjadi mualaf,” kata Nia.

“Cuma pada saat itu, saya pikir kan ‘ah gitu hanya omongan biasa’ begitulah. Tapi, sampai besoknya lagi dia nanya ‘udah diurusin belum?’,” lanjutnya.

Hercules mengucapkan dua kalimat syahadat di sebuah masjid di Indramayu, dan sejak saat itu, menurut Nia, ia menjadi lebih tenang dan bijaksana dalam menjalani kehidupan. 

Perubahan ini turut tercermin dalam sikap Hercules sebagai Ketua Umum GRIB Jaya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam berbagai unggahan di kanal YouTube GRIB Jaya TV, ia kerap menyuarakan pentingnya persatuan dan kepedulian terhadap rakyat kecil.

Sementara itu, kepergian Ucu Kambing membawa banyak refleksi di kalangan mantan pengikut dan masyarakat luas. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT