News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pamer Penghargaan Internasional, UNESCO Beri Pernyataan Tegas Tak Ada Award untuk Syahrini, Fakta Sebenarnya…

Syahrini klaim dapat penghargaan dari UNESCO di Cannes 2025, tapi UNESCO beri bantahan tegas tidak ada award dalam ajang tersebut, ini fakta yang sebenarnya.
Minggu, 25 Mei 2025 - 23:43 WIB
Syahrini
Sumber :
  • Instagram/princessyahrini

tvOnenews.com - Nama penyanyi ternama Indonesia, Syahrini, kembali menjadi sorotan usai dirinya mengklaim telah menerima penghargaan internasional dalam ajang bergengsi Festival Film Cannes 2025.

Melalui akun Instagram pribadinya, istri dari Reino Barack ini tampak membagikan potret dirinya mengenakan gaun glamor, sembari memegang sebuah penghargaan yang disebut-sebut berasal dari UNESCO.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unggahan tersebut sontak menuai reaksi beragam dari netizen.

Banyak yang memberi selamat atas prestasi tersebut, namun tak sedikit pula yang mempertanyakan kebenaran klaim tersebut.

Terlebih lagi, nama UNESCO, badan dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dibawa-bawa sebagai pihak pemberi penghargaan, yang tentu saja menjadi sorotan serius.

Melihat polemik yang beredar semakin meluas, pihak UNESCO pun akhirnya buka suara.

Syahrini

Melalui perwakilan resmi mereka di Indonesia, UNESCO Regional Office Jakarta merilis pernyataan klarifikasi untuk menjernihkan informasi yang simpang siur.

“UNESCO tidak terlibat dalam pemberian penghargaan pada acara di Cannes yang dimaksud. Meskipun acara tersebut mungkin melibatkan UNESCO Artist for Peace dalam kapasitas pribadi atau simbolis, acara tersebut bukan merupakan upacara atau bentuk pengakuan resmi dari UNESCO,” demikian kutipan resmi dari pernyataan UNESCO.

Klarifikasi ini sekaligus menegaskan bahwa penghargaan yang diterima oleh Syahrini bukanlah bagian dari program atau agenda resmi UNESCO.

Pernyataan tersebut juga menampik adanya bentuk pengakuan langsung dari organisasi internasional tersebut terhadap sang penyanyi.

Dalam keterangannya lebih lanjut, UNESCO juga menjelaskan bahwa ajang penghargaan yang dikaitkan dengan nama mereka sesungguhnya merupakan acara terpisah.

Penghargaan tersebut berasal dari sebuah organisasi bernama United Society Council (USC), yang menyelenggarakan program bertajuk Listen to Her Parole.

Acara ini merupakan salah satu platform yang mendukung pemberdayaan perempuan dan digelar beberapa hari sebelum puncak Festival Film Cannes 2025 berlangsung.

Dalam acara tersebut, sejumlah individu dari berbagai latar belakang budaya dan seni menerima penghargaan, termasuk Syahrini.

USC dalam pelaksanaannya memang didukung oleh Guila Clara Kessous, seorang seniman asal Prancis yang pada tahun 2012 pernah ditunjuk sebagai UNESCO Artist for Peace.

Namun, kehadiran Kessous dalam ajang tersebut disebut tidak mewakili lembaga UNESCO secara resmi.

Ia datang dalam kapasitas pribadi sebagai pendukung acara, bukan sebagai representasi lembaga dunia tersebut.

“Mungkin akan lebih tepat jika disebut sebagai penghargaan dari United Society Council melalui acara Listen to Her Parole, yang didukung oleh Guila Clara Kessous, salah satu UNESCO Artist for Peace,” lanjut pernyataan dari pihak UNESCO.

Penjelasan ini tentu memberikan perspektif yang lebih jelas mengenai asal-usul penghargaan yang diterima Syahrini.

Meskipun tetap merupakan sebuah bentuk apresiasi atas kontribusinya, penghargaan tersebut bukan berasal dari institusi sekelas UNESCO sebagaimana diklaim di media sosial.

Sementara itu, Syahrini sendiri nampak santai menanggapi terkait klarifikasi dari pihak UNESCO.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di laman media sosialnya, ia masih mempertahankan unggahan terkait kehadirannya di ajang penghargaan tersebut, lengkap dengan keterangan bahwa penghargaan tersebut datang dari lembaga dunia.

Hal inilah yang kemudian memicu polemik dan keraguan publik atas validitas informasi tersebut. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT